Students Metacognitive Level on Solving Chemistry Problems

Burhanudin Milama, Ade Ira Nurjanah, Dila Fairusi

Abstract


Abstract

Metacognitive is knowledge and understanding of the cognitive process or knowledge of mind, and it’s work. Metacognitive is needed on solving the problem. Every student has different metacognitive abilities. This research is to describe students metacognitive level on solving chemicals molarity problem. This research was held in SMAN in South Tangerang, by 104 students as the subject research. This research is a quantitative descriptive by the essay results as the data. This result is analyzed, and the metacognitive level is stated based on the indicators. As the results of this research are 14.42% students are in Aware Use level, 73.08% in metacognitive Strategic Use level and 12.50% in metacognitive Reflective Use level. Metacognitive Reflective Use is the level for the high score students. Metacognitive Strategic Use is for middle score students. And metacognitive Aware Use for the low score students. Metacognitive Strategic Use level as the average. Most of the students can use and realized the right strategy on solving problems. Male students have a metacognitive level that is higher than for women.

Abstrak

Metakognitif adalah pengetahuan dan kesadaran tentang proses kognisi, atau pengetahuan tentang pikiran dan cara kerjanya. Dalam memecahkan masalah kimia, memerlukan keterlibatan metakognitif. Setiap siswa memiliki kemampuan metakognitif yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level metakognitif siswa dalam memecahkan masalah pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri di Tangerang Selatan dengan subjek penelitian sebanyak 104 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif sehingga datanya berupa hasil tes essai. Hasil tes essai tersebut  dianalisis dan ditentukan level metakognitifnya berdasarkan indikator yang telah dibuat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebanyak 14.42 % siswa berada pada level metakognitif Aware Use, sebanyak 73.08 %  siswa berada pada level metakognitif Strategic Use dan sebanyak 12.50 % siswa berada pada level metakognitif Relective Use. Siswa yang memiliki hasil belajar yang tinggi di dalam kelas berada pada level metakognitif Reflective Use. Siswa yang memiliki hasil belajar yang sedang di dalam kelas berada pada level metakognitif Strategic Use. Dan siswa yang memiliki hasil belajar yang rendah di dalam kelas berada pada level metakognitif Aware Use. Rata-rata level metakognitif siswa berada pada level metakognitif Strategic Use, karena rata-rata siswa dapat menggunakan dan menyadari strategi yang tepat dalam menyelesaikan masalah, tidak hanya mampu memahami masalah.


How to Cite : Nurjanah, A., I. Milama, B.  Fairusi, D. (2017). Students Metacognitive Level on Solving Chemistry Problems. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 4(1), 63-73. doi:10.15408/tjems.v4i1.5846.

Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/tjems.v4i1.5846

Keywords


problem-solving; metacognitive level; learning achievement; pemecahan masalah; level metakognitif; hasil belajar.

References


Al-Khayat, M. M. (2012). The Level of Creative Thinking and Metacognitive Thinking Skill of Intermediate

Al-Zoubi, S. M. (2013). The Level of Metacognitive Thinking Among Special Education Students. Prime Research on Education (PRE), 3(2), 437-441.

Amin, I &Sukestiyarno. (2015). Analysis Metacognitive Skills On Learning Mathematics In High School. International Journal of Education and Research, 3(3), 213-222.

Aurah, C. M., Casady, J.C., MCConnell, T. J. (2014). Genetics Problem Solving In High School Testing In Kenya: Effects Of Metacognitive Prompting During Testing.Electronic Journal of Science Education, 18(8), 1-26.

Indriati, M., & Syafrianti, T. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Think Pair Square (TPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII, SMP Islam YLPI Pekan Baru. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. 582-590. ISBN: 978-979-16353-8-7.

Laurens, T. (2010).Penjenjangan Metakognisi Siswa yang Valid dan Reliabilitas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 17(2), 201-213.

Mahromah, L. A., & Manoy, J. T. (2013). Identifikasi Tingkat Metakognisi Peserta didik dalamMemecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Perbedaan Skor Matematika. MATHEdunesa, 2(1), 1-8.

Nurmaliah, C. (2009). Analisis Keterampilan Metakognisi Siswa SMP Negeri di Kota Malang Berdasarkan Kemampuan Awal, Tingkat Kelas, dan Jenis Kelamin. Jurnal Biologi Edukasi, 1(2), 18-21.

Rahayu, P., & Azizah, U. (2012).Students’ Metacognition Level Through Of Implementation Of Problem Based LearningWith Metacognitive Strategies At Sman 1 Manyar. Unesa Journal of Chemical Education, 1(1), 164-173.

Satrock, J. W. (2008). Psikologi pendidikan. Jakarta: Kencana.

Shetty, G.(2014). A Study of the Metacognition Levels of Student Teachers On The Basis Of Their Learning Styles. IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME),4(1), 43-51.

Safitri, K. R., & Saleh, M. (2015).Analisis Pemecahan Masalah Matematika Menggunakan Metakognisi. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UMS, 470-485.ISBN : 978.602.361.002.0.

Sophianingtyas, F., & Sugiarto, B. (2013).Identifikasi Level Metakognitif Siswa dalam Memecahkan Masalah Materi Perhitungan Kimia.UNESA Journal of Chemical Education.2(1), 21-27.

Swartz, R & Chang, A. (1998). Intructional Strategies for Thinking Classroom. Singapura: National Institute of Education.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© Copyright CC-BY- SA
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society
, p-ISSN: 2356-1416, e-ISSN: 2442-9848

Indexed By:

DOAJ BASE-Search Google Scholar ISJD LIPI

Advanced Sciences Index (ASI) IPI Portal Garuda

 

Web Analytics View My Stats