Green Open Space Governance Strategy Against City Development in East Jakarta Mayor Perspective of Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning

Pamungkas Alukman Nulhakim, Siti Ngainnur Rohmah, Abu Tamrin, Mufidah Mufidah

Abstract


The existence of Law Number 26 of 2007 concerning spatial planning is a shared hope, both for the local government and the community in East Jakarta Municipality. Urban problems arise due to unclear urban spatial planning, as well as inconsistencies in environmental management. The purpose of this study is to explain the importance of managing urban spatial planning as a strategy for designing and developing environmentally friendly areas in East Jakarta Municipality based on Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning. The research method used is qualitative with a normative and empirical juridical approach. The results of the study found that one of the benchmarks for the application of the Green City concept is the existence of Green Open Space (RTH) in urban areas. Green Open Space in a city must meet a minimum area of 30% of the total land area, with a composition of 20% public green open space and 10% private green open space (Law No. 26 of 2007).


Keywords


Governance, Green Open Space, City Development

Full Text:

PDF

References


Budihardjo, Eko. 1993. Kota Berwawasan Lingkungan. Penerbit Alumni.Bandung.

Dirjen Penataan Ruang. 2005. “Ruang Terbuka Hijau sebagai Unsur Pembentuk Kota Taman”.

Peraturan Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2011 – 2031, Pasal 3 ayat 1

Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 1 Tahun 2007 Pasal 6.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 05/Prt/M/2008 tentang pedoman Penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan.

Samad, Sadli. 2003. Hukum Tata Ruang Wilayah. Jakarta: Gramedia pustaka.

Sitorus, Patria, & Panuju, 2010. Analisis Perubahan Penggunaan Lahan ruang terbuka hijau di Jakarta Timur. Jurnal Lanskap Indonesia, vol.4: 2 (2012): 28-36.

Sumantri, Hermawan. 2004. Hukum Tata Ruang Perkotaan. Bandung: PT Alumni.

Suyanto, Bagong dan sutinah. 2011. Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan.Edisi Revisi, Jakarta: Kencana.

Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Jakarta Timur Tahun 2011-2042.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang Pasal 1 angka 5.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-undang Penataan Ruang nomor 26 Tahun 2007 pasal 29.

Zahnd, Markus.1999. Perancangan Kota Secara Terpadu: Teori Perancangan Kota dan Penerapannya, Semarang: Kanisius.

https://gres.web.id/peta-jakarta/




DOI: https://doi.org/10.15408/jlr.v4i2.25602 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.