Pengaruh perfectionism dan dukungan sosial terhadap prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan tesis dan disertasi

Putri Anisahwati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perfectionism dan dukungan sosial terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam menyelesaikan tesis dan disertasi. Penelitian kuantitatif dengan analisis regresi berganda ini menggunakan subjek penelitian sebanyak 112 mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dari seluruh jumlah populasi sebanyak 1055 mahasiswa.
Alat ukur prokrastinasi akademik yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner model skala Likert yang diadaptasi dari Syahputri (2013). Alat ukur perfectionism yang digunakan adalah kuesioner model skala Likert yang dimodifikasi dari skala Multidimensional Perfectionism Scale (MPS) oleh Hewitt dan Flett (1991). Sedangkan alat ukur dukungan sosial yang digunakan adalah kuesioner skala Likert yang dimodifikasi dari alat ukur Interpersonal Support Evaluation List (ISEL) oleh Cohen, Kamarck, dan Hoberman (1985).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara perfectionism dan dukungan sosial terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam menyelesaikan tesis dan disertasi dengan proporsi varians sebesar 25%. Berdasarkan hasil uji hipotesis minor, diperoleh 4 dimensi yang memiliki pengaruh signifikan yaitu other-oriented perfectionism, tangible support, appraisal support, dan self-esteem support.

Keywords


prokrastinasi akademik, perfectionism, dukungan sosial

References


Andarini, S.R & Fatma, A. (2013). Hubungan antara distress dan dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa dalam menyusun skripsi. Talenta Psikologi, II (2), 159-180.

Blackler,K. (2011). The efect of adaptive perfectionism, maladaptive perfectionism, and feedback on procrastination behavior. Thesis. Queen’s University Kingston, Ontario, Canada.

Bungin, B. (2006). Metodologi penelitian kuantitatif: komunikasi, ekonomi, dan kebijakan publik serta ilmu-ilmu sosial lainnya. Jakarta: Kencana.

Burka, J. B., & Yuen, L. M. (1985). Procrastination: Why you do it and what to do about it. Reading, PA: Addison-Wesley.

Burns, D. 0. (1980). Feeling good: the new mood therapy. New York: New American Library.

Burns, L., Dittmann, K., Nguyen, N., & Mitchelson, J. (2000). Academic procrastination, perfectionism, and control: Associations with vigilant and avoidant coping. Journal of Social Behavior & Personality, 15(5), 35-46.

Cao, L. (2012). Differences in procrastination and motivation between undergraduate and graduate students. Journal of the Scholarship of Teaching and Learning, 12 (2), 39-64.

Cobb, J. (1976). Social Support as a moderator of life stress. Psychosomatic Medicine. 38, 300-314.

Cohen, S. Underwood, L.G. & Gottlieb. B.H. (2000). Social support measurement and intervention: A guide for health and social scientists. New york: Oxford University Press.

Cohen S., Mermelstein R., Kamarck T., & Hoberman, H.M. (1985). Measuring the functional components of social support. In Sarason, I.G. & Sarason, B.R. (Eds), Social support: theory, research, and applications. The Hague, Netherlands: Martinus Niijhoff.

Corneau, K.Amy. (2007). Doctoral student social support and satisfaction with life. Disertation. The State University of New York.Buffalo.

Ferrari,J.R, Johnson,J., & McCown,W.G.(1995). Procrastination and task avoidance theory and research. New York: Plenum Pers.


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/tazkiya.v4i1.10832

Refbacks

  • There are currently no refbacks.