EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (EfSD): GAP OF INDICATORS FOR ENVIRONMENTAL LITERACY ACHIEVEMENT IN THE MIDDLE SCHOOL CURRICULUM

Widy - Anggraini

Abstract


Abstrak

Pendidikan lingkungan menjadi salah satu cara untuk memberdayakan literasi lingkungan sehingga dapat mendukung program pembangunan berkelanjutan atau dikenal sebagai Education for Sustainable Development (EfSD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan indikator pencapaian literasi lingkungan dalam kurikulum sekolah menengah pertama (SMP). Rencana perangkat pembelajaran di SMP menjadi subjek utama dokumen yang dianalisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian evaluasi (evaluation research). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik non-tes berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis kualitatif dalam bentuk matriks menjadi alat yang digunakan dalam menganalisis kesenjangan indikator pengetahuan ideal dengan indikator aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 indikator aktual terdapat 10 indikator yang tidak relevan dengan indikator ideal menurut New Ecological Paradigm (NEP) dan konsep ekologi menurut Lewinsohn. Kesenjangan antara indikator pencapaian literasi lingkungan dapat diatasi dengan mensubstitusi konsep ekologi secara utuh kedalam rencana pelaksanaan pembelajaran untuk materi yang berhubungan dengan lingkungan. Adanya konsep ekologi yang kuat diharapkan dapat menjadi bekal sejak dini bagi siswa untuk memberdayakan literasi lingkungan.


Keywords


Pendidikan Lingkungan, Kesenjangan Indikator, Literasi Lingkungan, Sustainable Development



DOI: https://doi.org/10.15408/es.v10i2.9041

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


@ EDUSAINS.  P-ISSN:1979-7281;E-ISSN:2443-1281

This is an open access article under CC-BY-SA license

 

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats

Indexed by: