PENERAPAN BAHAN AJAR BERBASIS POTENSI LOKAL EKOSISTEM MANGROVE PONDOK BALI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF

siti sriyati, Wahyu Rimbun, Amprasto Amprasto

Abstract


IMPROVEMENT OF CREATIVE THINKING BY TEACHING MATERIALS BASED ON LOCAL POTENTIAL OF PONDOK BALI MANGROVE

 

Abstract

The mangrove ecosystem of Pondok Bali in Subang can be used as a learning resource in the form of contextual teaching materials for students around it. This study aims to apply teaching materials based on the local potential of Pondok Bali Subang mangrove ecosystem to improve students' creative thinking skills. This study uses a pre-experimental design method. The research subjects were class XI Fisheries Department with a total of 17 students.The instruments in the study included teaching materials based on the local potential of mangrove ecosystems, questions of creative thinking and student response questionnaires. Teaching materials based on local potential mangrove ecosystems were developed first and tested for their feasibility and readability before being used by students. Teaching materials are equipped with practice questions that explore students' creative thinking abilities. The results showed an increase in students' creative thinking skills before and after the application of teaching materials was applied. N-gain values of the indicators of creative thinking are consecutive: fluency, flexibility, originality and elaboration are 0.41, 0.54, 0.44 and 0.55 which are in the medium category. The increase in N-gain is: 23.5% of students in the high category, 58.8% in the medium category, 11.8% in the low category and 5.9% in no increase. Student responses to teaching materials showed a positive response (93.9%).

Abstrak

Ekosistem mangrove Pondok Bali di Subang dapat dijadikan sumber belajar dalam bentuk bahan ajar yang kontektual bagi siswa-siswa di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan bahan ajar berbasis potensi lokal ekosistem mangrove Pondok Bali  Subang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Jurusan Perikanan dengan  jumlah siswa sebanyak 17 orang. Instrumen pada penelitian meliputi bahan ajar berbasis potensi lokal ekosistem mangrove, soal berpikir kreatif dan angket respon siswa. Bahan ajar berbasis potensi lokal ekosistem mangrove disusun terlebih dahulu dan diuji kelayakan serta keterbacaannya sebelum digunakan oleh siswa. Bahan ajar dilengkapi dengan pertanyaan-pertanyaan latihan yang menggali kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum dan sesudah diterapkan bahan ajar.  Berturut-turut nilai N-gain dari indikator berpikir kreatif:  fluency, flexibility, originality dan elaboration  adalah 0,41, 0,54, 0,44 dan 0,55 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan N-gainnya adalah: 23,5% siswa berkategori tinggi, 58,8%  berkategori sedang,  11,8% berkategori rendah dan 5,9% tidak mengalami peningkatan. Tanggapan siswa terhadap bahan ajar menunjukkan respon yang positif (93,9%).

 


Keywords


teaching materials;bahan ajar; berbasis potensi lokal; ekosistem mangrove; berpikir kreatif; respon siswa; based on local potential; mangrove ecosystem; creative thinking; student response

Full Text:

PDF

References


Amtiningsi, S., dkk. (2016). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Penerapan Guided Inquiry dipadu Brainstorming Pada Materi Pencemaran Air. Jurnal Biologi, Sains, Lingkungan dan Pembelajarannya. 13(10).868-872Dasar-dasar

Arikunto, S. (2011). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Revisi Edisi). Jakarta: Bumi Aksara.

BNSP. (2010). Laporan BNSP. Online; http://www.bnsp-indonesia.org/id/wp-content/uploads/2012/04/Laporan-BNSP-2010.pdf

Boss, S. (2015). PBL for 21St Century Success. Teaching Critical Thinking, Collaboration, Communication and Creativity. California: Buck Institute for Education.

Hake, R.R. (2017). Analyzing Change/Gain Scores. AREA-D American Education Research Association’s Devision. D, Measurement and Research Methodology.

Herianingtyas, N.R.R. & Harmawati, R.E. (2018). Optimalisasi Kemampuan Berpikir Kreatif Pembelajaran Sains Melalui Discovery Learning Berwawasan Lingkungan. Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek. ISSN: 2527-533x.547-556

Lisliana, dkk. (2016). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi Segitiga di SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Untan. 1(11), 1-26

Maxwell, J.C. (2004). Berpikir lain dari yang Biasanya (Thinking For A Change). Batam: Karisma Press.

Munandar, U. (1999). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: Rinaka Cipta.

Putra, T.T. dkk. (2016). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Siswa Kelas XI MIA 1 SMA Negeri Colomadu Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Biologi, Sains, Lingkungan dan Pembelajarannya. 13(1).330-334

Rahmawati, D. (2017). Upaya memfasilitasi Kemampuan Memecahkan Masalah dan kesadaran Lingkungan Siswa SMA melalui Pembelajaran SETS. Tesis. Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Santoso, A.M.S. dkk. (2017). Pembangunan Karakter Melalui Lesson Study pad Pendidikan Lingkungan Hidup Berbasis Keunggulan Lokal. Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi.

Situmorang & Risya, P. (2016). Analisis Potensi Lokal untuk Mengembangkan Bahan Ajar Biologi di SMA Negeri 2 Wonosari. Jurnal Pendidikan Sains, 4(1). Diakses dari https://media-neliti.com/media/publications/1222544-ID-analisis-potensi-lokal-untuk-mengembangk.pdf.

Suparman & Husen, D.N. (2015). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Penerapan Model Problem Based Learning. Jurnal Bioedukasi. 3(2). 367-372.

Suraida. (2013). Pendidikan Berwawasan Lingkungan dalam Pembejaran Biologi, Jurnal Edu-Bio. 4, 12-20

Taofiqurohman, A. (2014). Pemodelan Tinggi Gelombang Akibat Keberadaan Hutan Mangrove di Desa Mayangan Kabupaten Subang. Jurnal Akuatika. 5(1). 1-7

Tinja, Y. Dkk. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Melestarikan Nilai Budaya pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan. 2(9), 1257-1261.

Thiagarajan, S. Dkk. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Expectional. Minneapolis, Minnesota: Leadership Training Institute/Special Education, University of Minnesota.

Widodo, C. & Jasmadi. (2008). Buku Panduan Menyusun Bahan Ajar. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Wijaya, E,, dkk. (2016). Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global. Seminar Nasional Pendidikan Matematika. Universitas Kanjuruhan Malang. 1 ISSN 2528-259x

Winarti. (2015). Contextual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan. 1(1). 1-8

Winayarti, E. (2015). Development Model Pembelajaran “ Wisata Lokal” Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Sains Jurnal Pendidikan. 3(1), 34-42.




DOI: https://doi.org/10.15408/es.v11i1.11664 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).

EDUSAINS.  P-ISSN:1979-7281
;E-ISSN:2443-1281

 Web Analytics Made Easy - StatCounterView My Stats