Pengaruh motivasi berprestasi, self efficacy, dan dukungan sosial terhadap prestasi akademis mahasiswa

Rif’ah Dzatia Rahman

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh motivasi
berprestasi (resiko pemilihan tugas, kesempatan untuk unggul, tanggung jawab,
membutuhkan umpan balik, dan inovatif), self-efficacy (magnitude, strengh, dan
generality), dan dukungan sosial (dukungan emosional, dukungan instrumental,
dukungan informatisional, dukungan penghargaan, dan dukungan network)
terhadap prestasi akademis mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam
penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi
berganda yang melibatkan 218 mahasiswa semester V (lima) ke atas (perempuan
131; laki-laki 87), dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability
sampling. Alat ukur yang digunakan merupakan hasil adaptasi dari teori
McClelland (1987), Skala General Self-Efficacy Ralf Schwazer (1996), dan untuk
skala dukungan sosial diadaptasi dari dimensi-dimensi dukungan sosial yang
dikemukakan oleh Cobb (Sarafino, 1994). Untuk pengujian validitas konstruk
menggunakan Lisrel 8.7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh
yang signifikan dari motivasi berprestasi dan dukungan sosial terhadap prestasi
akademis mahasiswa sebesar 13,6%, sisanya 86,4% dipengaruhi oleh variabel
lain di luar penelitian ini. Variabel-variabel yang memberikan pengaruh tersebut
adalah variabel tanggung jawab, kesempatan untuk unggul, dan dukungan
penghargaan.

Keywords


motivasi berprestasi, self efficacy, dukungan sosial, prestasi akademis, mahasiswa

References


Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W.H.

Freeman and Company.

Baron, R.A. & Byrne, D. (1996). Social psychology. 8th ed. Boston: Allyn &

Bacon.

Chaplin, J.P. (2005). Kamus lengkap psikologi. Alih Bahasa: Dr. Kartini Kartono.

Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Clifton, R.A., Perry, R.P., Stubbs, C.A., & Roberts, L.W. (2004). Faculty

environments, psychosocial dispositions, and the academic achievement of

college students. Research in Higher Education, 45 (8), 801-828.

Crow, L.D. & Crow, A. (1985). Educational psychology. New York: McGraw-Hill.

DeBerard, M. S., Spielmans, G.I., & Julka, D.L. (2004). Predictors of academic

achievement and retention among college freshmen: A longitudinal study.

College Student Journal, 38 (1), 66-80.

Departemen Pendidikan Nasional (2007). Kamus besar bahasa indonesia pusat

bahasa. Edisi keempat. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Dikti (2003). Sistem pendidikan nasional. Diunduh 20 Januari 2014, pukul 13:38

WIB. Website: www.dikti.go.id/files/atur/UU20-2003Sisdiknas.pdf

Duffy, K.G. & Wong, F.Y. (2003). Community psychology. 3rd edition. Boston:

Pearson Education, Inc.

Feist, J. & Feist, G.J. (2010). Teori kepribadian. Alih Bahasa: Smita Prathita S.

Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

Gottlieb, B.H. (1983). Social support strategies: Guidelines for mental health

practice. California: Sage Publications, Inc.

Gupta, M., Devi, M., & Pasrija, P. (2012). Achievement motivation: A major factor

in determining academic achievement. Asian Journal of Multidimentional

Research, 1 (3), 131-145.

Li, Lilian K.Y. (2012). A study of the attitude, self-efficacy, effort, and academic

achievement of cityu students towards research methods and statistics


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/tazkiya.v4i2.10839

Refbacks

  • There are currently no refbacks.