THE ANALYSIS OF STUDENT’S WRITTEN COMMUNICATION SKILLS IN SCIENCE LEARNING BASED ON GENDER IN THE MIDDLE SCHOOL IN SOUTH TANGERANG REGION

Hariyanto Hariyanto, S Yamtinah, Sukarmin Sukarmin, Sulistyo Saputro, L Mahardiani

Abstract


ANALISIS KETERAMPILAN KOMUNIKASI TERTULIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) BERDASARKAN GENDER DI SEKOLAH MENENGAH DI WILAYAH TANGERANG SELATAN

 

Abstrak

Keterampilan komunikasi tulisan merupakan keterampilan yang sangat penting didalam era globalisasi dan termasuk kedalam salah satu keterampilan belajar abad 21 yang harus diberdayakan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk komunikasi tulisan peserta didik secara real di sekolah berdasarkan gender. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 186 orang dengan rincian 88 orang laki-laki dan 98 orang perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuatitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Data yang didapatkan kemudian dianalisis secara kuantitatif sehingga didapatkan nilai keterampilan komunikasi peserta didik. Hasil penelitian mengungkapkan tidak terdapat perbedaan yang terlalu besar antara nilai keterampilan komunikasi tulisan peserta didik laki-laki dan perempuan. Masing-masing gender(laki-laki dan perempuan) mendapatkan rata-rata nilai 1,44 dan 1,45, namun keduanya masih masuk kedalam kategori nilai huruf D+. Nilai keterampilan komunikasi tulisan peserta didik masih relative rendah dengan nilai rata-rata 1,44 (D+). Hasil ini masih jauh dibawah standar pemerintah dalam Permendikbud No. 104 tahun 2014 yaitu 2,67 (B-) untuk aspek keterampilan. Hal tersebut mengindikasikan perlu ditingkatkannya pelatihan keterampilan komunikasi didalam pembelajaran.

Abstract

Written communication skills are essential for the globalization era, and it is one of the 21st-century skills that must be empowered in learning. This study aimed to determine the profile of learners’ written communication skills in real terms by gender. The subjects in this study were 186 students, consisted of 88 male and 98 female students in detail. The method used in this research was a descriptive-quantitative research method. The research instrument used was an observation sheet and the form of an interview. The data obtained were then analyzed quantitatively so that the value of the students’ communication skills was appropriately obtained. The results of the study had found that there were not too differences in the mean values of male and female written communication skills. Each of them got an average score of 1.44 and 1.45, but both are still in the D+ category of value. The value of the students’ written communication skills was still relatively low, with a value of 1.44, interpreted as a D+ category. The results were far below government standards as regulated in the Minister of Education and Culture No. 104 of 2014, which is equal to 2.67 (B-). Further study is needed to improve training in students’ written communication skills in learning.

 


Keywords


Communication skills, verbal communications, non-vocal verbal communication, written communication, written communication by gender

Full Text:

PDF

References


Adler, R., & Rodman, G. 2006. Understanding Human Communication. New York: Oxford University Press.

Bahri, N.A. 2018. Peran Komunikasi Antar Pribadi pada Lingkungan Kerja dalam Perspektif Islam. Jurnal Ilmu Sosiologi Agama, 1 (1): 128-142.

Chaeruman. A. U. 2009. Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Aneka Sumber Belajar. Pusat Teknologi Komunikasi Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta: Kemdiknas.

Fatimah, S. 2018. Salip Singapura, Publikasih Ilmiah Indonesia Peringkat 2 Asean. Dikutip dari: https://news.okezone.com/read/2018/04/11/65/1885240/salip-singapura-publikasi-ilmiah-indonesia-peringkat-2-asean , pada tanggal 19 April 2019.

Gloria.2018. Kemampuan Komunikasi Penting untuk Masuki Dunia Kerja. Dikutip dari: https://ugm.ac.id/id/berita/16922-kemampuan.komunikasi.penting.untuk.masuki.dunia.kerja, pada tanggal 17 April 2019.

Gross, J.J. & Thompson, R.A. 2007. Emotion Regulation: Conceptual Foundation. Handbook of Emotion Regulation, (eds.) James J. Gross. New York: Guilford Publications.

Indonesian Skills Report. 2010. Trens in Skills Demand, Gap, and Supply in Indonesia. Report No. 54741-EAP.

Kurniawan, A. T. 2011. Konsep Komunikasi Ilmiah Dalam Pemanfaatan Informasi di Perpustakaan dan Dokumentasi. Jurnal Komunikasi Massa, 4 (1): 12-22.

Mckinsey Global Institute. 2011.Big Data: The Next Frontier for Innovation, Competition, and Productivity. Report. No. 76889.

Nuryati. 2016. Peningkatan Kemampuan Komunikasi dan Berpikir Kritis Melalui Model Kooeperatif STAD dan MURDER. Jurnal Pengajaran MIPA, 21 (1): 9-13.

Pramisti, N.Q. 2016. Muramnya Dunia Riset Indonesia. Dikutip dari: https://tirto.id/muram nya-wajah-dunia-riset-indonesia-bsF6 , pada tanggal 19 April 2019.

Putri, A., Enawaty, E., Lestari, I. 2016. Deskripsi Keterampilan Komunikasi Siswa SMA Negeri 9 Pontianak Melalui Metode Praktikum pada Materi KSP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA. 5(9): 1-11

Sari, R. 2015. Aktivitas Metakognisi dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Gender Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Nanggulan Kabupaten Kulon Progo. Tesis S2 PPS Universitas Sebelas Maret. Surakarta. (Unpublished).

Sufairoh. 2016. Pendekatan Saintidik dan Model Pembelajaran K13. Jurnal Pendidikan Profesional. 5 (3): 12-21.

Triling & Fadel. 2009. 21st Century Skills: Learning for Life in our times. San Fransisco.

Wijaya, H.P.I., Sujadi, I., & Riyadi, R. 2016. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sesuai Gender Dalam Pemecahan Masalah Pada Materi Balok dan Kubus. Jurnal Elektronika Pembelajaran Matematika, 2 (9) 778-788.




DOI: https://doi.org/10.15408/es.v11i2.11320 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


@ EDUSAINS.  P-ISSN:1979-7281;E-ISSN:2443-1281

This is an open access article under CC-BY-SA license

 

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats