KELIMPAHAN BERUANG MADU (Helarctos malayanus Raffles, 1821) DI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT, SUMATERA

Authors

  • Khohirul Hidayah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Fahma Wijayanti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.15408/kauniyah.v12i2.9341

Keywords:

Beruang madu, Kelimpahan, Taman Nasional Kerinci Seblat, Tipe habitat

Abstract

Beruang madu (Helarctos malayanus Raffles, 1821) merupakan satwa karnivora yang dilindungi berdasarkan IUCN dengan status rentan. Kurangnya informasi tentang beruang madu menyebabkan konservasinya di Indonesia kurang mendapatkan prioritas, maka sebagai langkah awal perlu diketahui kelimpahannya. Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan salah satu tempat penyebaran beruang madu di Sumatera. Penelitian kelimpahan beruang madu telah dilakukan dengan menggunakan metode line transect, di 4 lokasi Taman Nasional Kerinci Seblat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tanda-tanda keberadaan beruang madu meliputi  tapak,  cakaran,  kotoran,  galian  di  tanah,  galian  di  kayu  busuk, dan gigitan. Kelimpahan relatif beruang madu pada habitat sub-pegunungan dan pegunungan sebesar 0,05%, sedangkan   di   habitat   perbukitan   kelimpahan relatifnya 0,03%. Bila dilihat dari tipe hutan, kelimpahan relatif beruang madu cenderung lebih tinggi di hutan primer (5,7%) dibandingkan di hutan sekunder (4,1%).

Downloads

Published

2019-10-31