Executorial Power of Constitutional Court Decisions on Legislative Follow-Up by the People's Representative Council

Authors

  • Rahmi Agustin Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Nur Rohim Yunus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.15408/sjsbs.v13i1.50624

Keywords:

Executorial Power; Constitutional Court Decisions; DPR Legislative Follow-up

Abstract

This study analyzes the executive power of Constitutional Court Decision No. 135/PUU-XXII/2024 in the Indonesian general election system and the legal implications of the lack of legislative follow-up. The study focuses on the decision's final and binding nature, its non-self-executing character, and the role of legislators. This qualitative, normative-juridical research uses legislative, conceptual, and case-based approaches. Data collection was conducted through library research of relevant books, journals, and regulations, analyzed using content analysis. The results show that, despite its final and binding nature, the executive power of the decision does not always take effect immediately when it requires changes to statutory norms. The lack of legislative follow-up to Constitutional Court Decision No. 135/PUU-XXII/2024 creates legal uncertainty, weakens the effectiveness of constitutional supremacy, and has the potential to trigger constitutional issues in the implementation of elections. Therefore, it is necessary to strengthen the design of Constitutional Court decisions to make them more implementable and provide a clear legislative follow-up mechanism to ensure the effective enforcement of decisions within the Indonesian constitutional system.

 

References

Almunawar, Agil. “Implikasi Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal.” Jurnal Hukum Keberadaban 1.1 (2025).

Amanullah, Muhammad Afif, et al. “Ketidakpatuhan Lembaga Pembentuk Undang-Undang Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 91/PUU-XVIII/2020 Ditinjau Dari Asas Penyelenggaraan Negara Yang Baik.” Jurnal Diskresi 3.2 (2024).

Arbie, Ardiansyah, Toar Neman Palilingan, dan Harly Stanly Muaja. “Sifat Final Dan Mengikat Putusan Mahkamah Konstitusi Berdasarkan Asas Erga Omnes.” Jurnal Lex Privatum 13.1 (2024).

Asshiddiqie, Jimly. Hukum Acara Pengujian Undang-Undang. Konstitusi Press, 2006.

Asshiddiqie, Jimly. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Sinar Grafika, 2010.

Asshiddiqie, Jimly. Model-Model Pengujian Konstitusional di Berbagai Negara. Sinar Grafika, 2010.

Asshiddiqie, Jimly. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Rajawali Pers, 2009.

Basuki, Udiyo dan Rudi Subiyakto. “25 Tahun Reformasi: Mengawal Upaya Mewujudkan Supremasi Hukum dan Meningkatkan Kualitas Demokrasi di Indonesia.” Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam 3.1 (2023).

Basuki, Udiyo, Rumawi, dan Mustari. “76 Tahun Negara Hukum: Refleksi atas Upaya Pembangunan Hukum Menuju Supremasi Hukum di Indonesia.” Jurnal Supremasi 16.2 (2021).

Basuki, Udiyo. “77 Tahun Negara Hukum: Refleksi atas Dinamika Politik Hukum dalam Tata Hukum Menuju Masyarakat Hukum Indonesia yang Demokratis.” Jurnal Supremasi Hukum 11.2 (2022).

Basuki, Udiyo. “Struktur Lembaga Yudikatif: Telaah atas Dinamika Kekuasaan Kehakiman Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945.” Jurnal Cakrawala Hukum 9.2 (2014).

Carias, Brewer dalam Efik Yusdiansyah. Implikasi Keberadaan Mahkamah Konstitusi Terhadap Pembentukan Hukum Nasional Dalam Kerangka Negara Hukum. Bandung: Lubuk Agung, 2010.

Fatullah, Ahmad Ari, M. Maghfur Agung, dan Rahmah Meladiah. “Implikasi Konstitusional dan Sistemik: Analisis Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang Pemisahan Pemilu Nasional dan Pilkada.” Elqonun: Jurnal Hukum Ketatanegaraan 3.1 (2025).

Fodhi, Azhari Sellomitha, et al. “Pentingnya Pemisahan Kekuasaan Dalam Mempertahankan Pemerintahan Yang Seimbang.” Jurnal Hukum, Politik, dan Ilmu Sosial (JHPIS) 3.3 (2024).

Fudika, Moza Dela dan Ellydar Chaidir. “Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Perumusan Norma Peraturan Perundangan di Indonesia Oleh Dewan Perwakilan Rakyat.” Jurnal Kodifikasi 1.1 (2019).

Gani, Abdul dalam Padmo Wahjono. Masalah Ketatanegaraan Indonesia Dewasa Ini. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1985.

Gunawan, Gugun, Deny Guntara, dan Muhamad Abas. “Implikasi Konstitusional Putusan Mk Nomor 135/PUU-XXII/2024 Tentang Pemisahan Pemilu Nasional Dan Pemilu Daerah.” JIHHP: Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora, dan Politik 6.1 (2025).

Habibi, Nur. “Praktik Pengawasan Etika Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.” Jurnal Cita Hukum 1.1 (2014).

Himawan, Charles. Hukum sebagai Panglima. Jakarta: Buku Kompas, 2003.

Huroiroh, Ernawati, Titik Triwulan Tutik, dan Dossy Iskandar Prasetyo. “Implications of Constitutional Court Decision Number 135/PUU-XXII/2024 on the Separation of DPR and DPRD Elections on the Electoral System in Indonesia.” Justitia Jurnal Hukum 9.2 (2025).

Indra, Mexsasai, Geofani Milthree Saragihb, dan Mohamad Hidayat Muhtar. “Kekuatan Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Pengujian Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945 di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 20.2 (2023).

Indrati Soeprapto, Maria Farida. Ilmu Perundang-undangan: Jenis, Fungsi, dan Materi Muatan. Yogyakarta: Kanisius, 2007.

Indrayana, Denny dan Zainal Arifin Muchtar. “Komparasi Sifat Mengikat Putusan Judicial Review Mahkamah Konstitusi dan Pengadilan Tata Usaha Negara.” Jurnal Mimbar Hukum 19.3 (2007).

Jauhari, Imam. Sosiologi Hukum. Medan: Pustaka Bangsa Press, 2009.

Krippendorf, Klaus. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. California: SAGE Publication, 2019.

Latif, Abdul. Fungsi Mahkamah Konstitusi: Upaya Mewujudkan Negara Hukum Demokrasi. Yogyakarta: Total Media, 2009.

Limbach, Jutta. “The Concept of The Supremacy of the Constitution.” The Modern Law Review 64.1 (2001).

Mahendra, Yusril Ihza. Mewujudkan Supremasi Hukum di Indonesia: Catatan dan Gagasan Yusril Ihza Mahendra. Jakarta: Tim Pakar Hukum Departemen Kehakiman dan HAM RI dan Sekretariat Jenderal Departemen Kehakiman dan HAM RI, 2002.

Mahfud, Moh. Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca Amandemen Konstitusi. Jakarta: Rajawali Pers, 2011.

Majelis Permusyawaratan Rakyat. Check and Balances dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Jakarta: Badan Pengkajian MPR RI, 2017.

Manan, Bagir. Lembaga Kepresidenan. Yogyakarta: FH UII Press, 2006.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada, 2011.

Maulidi, M. Agus. “Menyoal Kekuatan Eksekutorial Putusan Final dan Mengikat Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Konstitusi 16.2 (2019).

Montesquieu. The Spirit Of Law. Kitchener: Batoche Books, 2001.

Narwoko, Rifki Ridho Phahlevy dan Abdul Fatah. “Non-Compliance with the Constitutional Court's Decision from the Perspective of Constitutional Law (Ketidakpatuhan terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi dari Perspektif Hukum Tata Negara).” Jurnal Academia Open 6.6 (2022).

Nasir, Liana, Syamsul Rijal, dan Muhamad Aksan Akbar. “Kedudukan Putusan Mahkamah Konstitusi Dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia.” Jurnal USM Law Review 8.2 (2025).

Nugroho, Fadzlun Budi Sulistyo. “Sifat Keberlakuan Asas Erga Omnes Dan Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi.” Gorontalo Law Review 2.2 (2019).

Ru'ati, Amien, Garciano Nirahua, dan Ronny Soplantila. “Kekuatan Eksekutorial Putusan Mahkamah Konstitusi Yang Bersifat Final Dan Mengikat di Indonesia.” Pattimura Legal Journal 1.1 (2025).

Safa’at, Muchammad Ali, dan Agus Riewanto. Hukum Acara Mahkamah Konstitusi. Jakarta: Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi, 2020.

Safa’at, Muchammad Ali. Modul Negara Hukum dan Demokrasi. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi, 2016.

Safa'at, Muchamad Ali. “Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi yang Eksekutabilitas.” Jurnal Hukum dan Peradilan 7.1 (2018).

Saifulloh, Putra Perdana Ahmad. “Penafsiran Pembentuk Undang-Undang Membentuk Kebijakan Hukum Terbuka Presidential Threshold Dalam Undang-Undang Pemilihan Umum Yang Bersumber Dari Putusan Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Rechts Vinding 11.1 (2022).

Saputra, Padil, dkk. “Menakar Kekuatan Mengikat Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan.” South East Asia Law Aspect 1.1 (2024).

Siahaan, Maruarar. “Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Penegakan Hukum Konstitusi.” Jurnal Hukum 16.3 (2009).

Siahaan, Maruarar. Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Cetakan Pertama. Jakarta: Konstitusi Press, 2005.

Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press, 1986.

Soeroso, Fajar Laksono. “Pembangkangan Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Yudisial 6.3 (2013).

Suadi, Amran. Sosiologi Hukum “Penegakan Hukum, Realitas dan Nilai Moralitas”. Jakarta: Prenamedia Group, 2018.

Sudarsono. Kamus Hukum. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2005.

Sunarto. “Prinsip Checks And Balances Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.” Journal Article 45.2 (2016).

Syamsarina, et al. “Kesadaran Hukum Dan Kepatuhan Hukum: Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kesadaran Hukum Dan Kepatuhan Hukum Masyarakat.” Jurnal Selat 10.1 (2022).

Tamanaha, Brian Z. On the Rule of Law: History, Politics, Theory. Cambridge: Cambridge University Press, 2004.

Thompson, Dennis. Etika Politik Pejabat Negara. Ed. Terjemahan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2000.

Wahyudi, Rizki, M. Gaussyah, dan Darmawan. “Optimalisasi Pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Hal Pengujian Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.” Mercatoria, Jurnal Magister Hukum UMA 11.2 (2018).

Werdiningsih, Mega Ayu. “Check and Balances dalam Sistem Peradilan Etik.” Jurnal Konstitusi dan Demokrasi 1.1 (2021).

Widayati. “Problem Ketidakpatuhan Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Pengujian Undang - Undang.” Jurnal Pembaharuan Hukum 4.1 (2017).

Wignjosoebroto, Soetandyo dalam Abdul Manan. Aspek-aspek Pengubah Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2018.

Wignjosoebroto, Soetandyo. Hukum Paradigma: Metode dan Dinamika Masalahnya. Jakarta: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), 2002.

Wijaya, Atmaja. “Anomali Kewenangan Mahkamah Konstitusi ditinjau dari Teori Separation of Power Montesquieu: Studi Kasus Putusan Mahkamah Konstitusi No.90/PUU-XXI/2023.” STAATSRECHT Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam 3.2 (2023).

Yunus, Nur Rohim. “Etika dan Moralitas Politik Anggota Dewan (ETHICS AND MORALITY BOARD MEMBER).” Mizan: Jurnal Ilmu Syariah 2.2 (2014).

Yusa, I Gede. Hukum Tata Negara Pasca Perubahan UUD NRI 1945. Malang: Setara Pers, 2016.

Downloads

Published

2026-01-31