Metode Dakwah Pada Masyarakat Islam Formalitas di Kampung Cipedang Lasdam RT 007 RW 002 Desa Jayamulya Kecamatan Kroya Indramayu

Sobirin Sobirin, Rohayani Rohayani, Sudirman Tebba

Abstract


In general, rural residents are still impacted by their ancestors' views. Therefore, it is necessary to seek out and implement acceptable da'wah ways in order to carry out da'wah counseling activities that can be well received, without any rejection, particularly for individuals with a formal Islamic character. This study employs descriptive qualitative research methods, a literature-based and empirical methodology, and interview, observation, and documenting procedures for data collecting. Al-Hikmah is the ideal da'wah strategy for the formality Islamic community in Cipedang Lasdam Village RT 007 RW 007 Jayamulya Village, Kroya Indramayu District, according to the findings of the study. This is because the prevalent da'wah method corresponds to the features of the local population. This style emphasizes persuasive strategies and a prior awareness of the features of the da'wah's target. Due to the fact that the material and manner of distributing da'wah are adapted to the community's circumstances and requirements, this method is ideally suited for application in a rural setting.

Keywords: Da'wah Method; Public; Islamic Formality; Rural

 

Abstrak

Umumnya, masyarakat yang bertempat tinggal di pedesaan masih dipengaruhi kepercayaan yang dianut terdahulu. Karena itu, metode dakwah yang sesuai perlu dicari serta diaplikasikan agar bisa melakukan kegiatan penyuluhan dakwah yang dapat diterima dengan baik, tanpa adanya penolakan, terkhusus untuk masyarakat dengan karakter Islam formalitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan pendekatan literatur dan empiris serta teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa metode dakwah yang sesuai untuk masyarakat Islam formalitas yang bertempat tinggal di Kampung Cipedang Lasdam RT 007 RW 002 Desa Jayamulya Kecamatan Kroya Indramayu adalah Al-Hikmah. Hal ini dikarenakan adanya kesesuaian antara metode dakwah yang digemari dan karakteristik dari masyarakat setempat. Bentuk metode ini mengedepankan tehnik persuasif dan pemahaman karakteristik terlebih dahulu mengenai objek sasaran dakwah. Maka dari itu, metode ini sangat sesuai diaplikasikan pada lingkungan pedesaan karena materi serta proses penyampaian dakwah yang dilakasanakan menyesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan dari masyarakat.

Kata Kunci: Metode Dakwah; Masyarakat; Islam Formalitas; Pedesaan


Full Text:

PDF

References


A. Haviland, William. (1985). Antropologi Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Aliyudin. (2010). Prinsip-Prinsip Metode Dakwah Menurut Al-Qur’an, Dosen UIN SGD Bandung, Jurnal Ilmu Dakwah, Vol. 4.

Amin, M. Samsul. (2009). Ilmu Dakwa. Jakarta: Amzah, 2009.

Arif, Mohammad. (2017). Studi Islam Dalam Dinamika Global. Kediri: STAIN Kediri Press.

Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Suatu Penelitian Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Dailami, Imam. (2019). Komunikasi Secara Bi Al-Hikmah Dalam Al-Qur’an, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Jurnal Peurawi, Vol. 2.

Departemen Agama RI. (2015). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: Diponegoro.

Enjang & Aliyuddin. (2009). Dasar-Dasar Ilmu Dakwah. Bandung: Widya Padjajaran.

Geertz, Clifford. (1985). Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya.

Harahap, Muhammad. K. (2017). Tinjauan Sisiologis Tentang Dakwah di Pedesaan, STAI Hubbulwathan Duri, Jurnal Dakw ah dan Pemberdayaan Masyarakat (Al-Qolam), Vol 1.

Hasan, Ridwan. (2012). Kepercayaan Animisme dan Dinamisme Dalam Masyarakat Islam Aceh, Jurusan Dakwah STAIN Malikussaleh, Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman (Miqot), Vol. 36, Juli.

Hasbullah, Nurhasanah; Jailani, M. Syahran. (2020). Tradisi Bepapai Suku Banjar: Mandi Tolak Bala Calon Pengantin Suku Banjar Kuala-Tungkal Provinsi Jambi, Indonesia, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Jurnal Studi Islam dan Humaniora (Khazanah), Vol. 18.

Hassan, Zulkefli, & Suyurno, Salahudin. S. (2012). Asas Komunikasi Dakwah.

Ismatulloh, AM. (2015). Metode Dakwah Dalam Al-Qur'an (Studi Penafsiran Hamka Terhadap QS. An-Nahl:125), Institut Agama Islam Samarinda, Vol. 19, Desember.

Kastulani, Mhd. (2015). Hukum Adat. Jakarta: PT Gramedia.

Mahmuddin. (2013). Strategi Dakwah Pada Masyarakat Agraris, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Jurnal Dakwah Tabligh, Vol. 14, Juni.

Majid, Abdul & Andayani, Dian. (2013). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Manzur, Ibnu. (2009). Lisan Al-Arab. Bairut: Daru Sadir.

Marfu’ah, Usfiyatul. (2017). Strategi Komunikasi Dakwah Berbasis Multikultural, Jurusan KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo, Islamic Comunication Journal, Vol. 2, Juli.

Moleong, J. Lexy. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Novelia, Intan. (2019). Strategi Al-Qur’an Dalam Perspektif Masyarakat Islam Kejawen dan Implikasinya Dalam Kehidupan Praksis, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora IAIN Purwokerto, Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (MAGHZA), Vol. 4.

Ruslan, R. (2008). Manajemen Public Relations & Media Komunikasi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Shohib. (2018). Hakikat dan Tujuan Dakwah Dalam Mewujudkan Kehidupan Yang Damai dan Harmonis, Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandung, Jurnal Diklat Keagamaan, Vol. 12, Januari.

Sukardi, Akhmad. (2015). Dakwah Pada Masyarakat Pedesaan (Suatu Tinjauan Sosiologis), Dosen Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kendari, Jurnal Al-Munzir, Vol. 8, November.

Tasmoro, Toto. (1987). Komunikasi Dakwah. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Zaini, Ahmad. (2016). Upaya Pengembangan Metode Dakwah di Pedesaan, STAIN Kudus, Jurnal Community Development, Vol. 1, Desember.




DOI: https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i12.28255 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.