Hubungan Filsafat dan Agama Dalam Perspektif Ibnu Rusyd

Sahilah Masarur Fatimah

Abstract


Abstract

This article was written aimed at discussing the relationship between philosophy and religion in the view of Ibn Rushd. In the historical development between philosophy and religion this has become something that is debated by some experts. There are some experts who argue that philosophy and religion are different things and cannot be united, and there are also those who argue that philosophy and religion are things that have a relationship. In this connection, Ibn Rushd, a great philosopher tried to link or connect between philosophy and religion. In the thought of Ibn Rushd, he assured that between philosophy and religion are interrelated. Philosophy itself tries to uncover a truth, so with religion that is trying to express a truth so that the two cannot be separated or interrelated. He also poured this in a book called fashl al-maqal wa taqrir ma bain al-hikmah wa al-sharia min al-ittishal.

Keywords: Philosophy, religion, Ibn Rusyd.

 

Abstrak

Artikel ini ditulis bertujuan untuk membahas mengenai hubungan antara filsafat dengan agama dalam pandangan Ibnu Rusyd. Dalam perkembangan sejarah antara filsafat dan agama hal ini telah menjadi sesuatu yang diperdebatkan oleh beberapa ahli. Ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa filsafat dan agama merupakan suata hal yang berbeda dan tidak dapat disatukan, dan juga ada yang berpendapat bahwa filsafat dan agama merupakan hal yang memiliki hubungan kertekaitan.  Dalam kaitannya, Ibnu Rusyd seorang filosofis besar berusaha untuk mengkaitkan atau menghubungkan antara filsafat dan agama. Dalam pemikiran Ibnu Rusyd beliau meyakinkan bahwa antara filsafat dan agama merupakan hal yang saling berkaitan. Filsafat sendiri berusaha untuk mengungkap suatu kebenaran, demikian dengan agama yaitu berusaha untuk mengungkapkan suatu kebeneran sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan atau saling berkaitan. Hal ini pula telah beliau tuangkan dalam buku yang berjudul fashl al-maqal wa taqrir ma bain al-hikmah wa al-syariah min al-ittishal.

Kata kunci : Filsafat, agama, ibnu rusyd.


Full Text:

PDF

References


Aji, A.M. Rasionalitas ijtihad Ibn Rusyd: kajian atas fiqh jinayat dalam kitab "Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al-Muqtashid, Bogor: Pustaka Pena Ilahi, 2010.

Aji, A.M.; Yunus, N.R. Basic Theory of Law and Justice, Jakarta: Jurisprudence Institute, 2018.

Fahmi, Chairul. transformasi filsafat dalam penerapan syariat islam. Al-manahij, 2012,Vol.6 No.2. 2012.

Faturohman, histori Ibnu Rusd dan Pemikirannya, Tsarwah (Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam). 2016, Vol. 1 No. 1.

Hamzah. Epistemologi Ibnu Rusyd Dalam Merekonsiliasi Agama Dan Filsafat. Jurnal pemikiran islam. 2018, Vol. 4 No. 1.

Hasan, Mustofa. Sejarah Filsafat Islam. (Bandung: Pustaka Setia, 2015).

Ibnu, Rusyd. Tahafut at-tahafut. Terj. Khalifurahman Fath. Yogjakarta: Pustaka Pelajar. 2004.

Madani, Muhammad Thoyib. Ibnu Rusd Dan Kontribusinya Terhadap Perkembangan Ilmu Fiqih, Kabilah, 2017, Vol. 2 No. 1.

Maggalatung, A.S.; Aji, A.M.; Yunus, N.R. How The Law Works, Jakarta: Jurisprudence Institute, 2014.

Soleh, Khudori. Mencermati Sejarah Perkembangan Filsafat, Jurnal TSAQAFAH ,2014, vol. 10, No.1.

Sulaiman, Asep. Mengenal Filsafat Islam. (Bandung, yrama widya, 2016).

Syamsudin, Mukhtasar. Hubungan Wahyu Dan Akal Dalam Tradisi Filsafat Islam. Jurnal Filsafat. 2012, Vol. 1 No. 2.

Tiam, Sunardji Dahri. Historiografi Filsafat Islam, (Malang:Intrans Publising, 2015).

Yunus, N.R. Restorasi Budaya Hukum Masyarakat Indonesia, Jakarta: Jurisprudence Press, 2012




DOI: https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i1.13787 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.