Manajemen Konservasi Iktiofauna di Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi

Authors

  • Tedjo Sukmono Universitas Jambi
  • Yoppie Wulanda Universitas Jambi
  • Lauura Hermala Yunita Universitas Jambi
  • Rizky Janatul Magwa Universitas Jambi
  • Tri Syukria Putra Universitas Jambi
  • Pradita Eko Prasetyo Utomo Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.15408/kauniyah.v19i2.42701

Keywords:

Fish conservation, habitat-based zonation, threatened species, Batanghari River, KCBN Muaro Jambi.

Abstract

Penurunan kualitas perairan Sungai Batanghari akibat aktivitas pencemaran antropogenik telah mengurangi keanekaragaman ikan secara signifikan dari 297 spesies menjadi ±134 spesies dalam dua dekade terakhir. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi untuk mengidentifikasi spesies ikan langka dan terancam punah, menilai karakteristik habitatnya, serta menyusun rancangan konservasi berbasis zonasi. Data diperoleh pada musim hujan 2023 dan musim kemarau 2024 melalui survei, pemetaan habitat, studi populasi ikan, dan wawancara dengan masyarakat setempat. Hasil penelitian yang dilakukan di berbagai stasiun di KCBN Muaro Jambi, ditemukan 38 spesies ikan dengan status konservasi menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), seperti Betta rubra dan Betta picta (EN), Hemibagrus planiceps (VU), dan Trichopodus leerii (NT). Rancangan zonasi konservasi meliputi zona inti (Danau Klari, Sungai Melayu) untuk perlindungan habitat dan populasi ikan langka, zona pemanfaatan Terbatas (Sungai Jambi, Parit Johor) untuk kegiatan restocking dan penangkapan ikan terbatas, serta zona penyangga (Hilir Sungai Berembang, Danau Tebat Patah, Kolam Telago Rajo) untuk pemulihan habitat oleh masyarakat. Zonasi ini diharapkan dapat melestarikan keanekaragaman hayati perairan Sungai Batanghari dan mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Author Biographies

  • Tedjo Sukmono, Universitas Jambi
    Department Biology. Faculty Science and Technology Universitas Jambi
  • Yoppie Wulanda, Universitas Jambi
    Prodi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Peternakan Universitas Jambi
  • Lauura Hermala Yunita, Universitas Jambi
    Prodi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Peternakan Universitas Jambi
  • Rizky Janatul Magwa, Universitas Jambi
    Prodi Pemanfatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan Universitas Jambi
  • Tri Syukria Putra, Universitas Jambi
    Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Jambi
  • Pradita Eko Prasetyo Utomo, Universitas Jambi
    Program Studi Informatika, Universitas Jambi

References

Acreman, M., Hughes, K. A., Arthington, A. H., Tickner, D., & Dueñas, M. A. (2020). Protected areas and freshwater biodiversity: A novel systematic review distils eight lessons for effective conservation. Conservation Letters, 13(1), e12684.

Américo-Pinheiro, J. H. P., & Mercado, L. S. (2022). Pesticides, water resources and bioindicators. Periódico Eletrônico Fórum Ambiental Da Alta Paulista, 18(1). https://doi.org/10.17271/1980082718120223107

Augusta, T. S. (2016). Upaya domestikasi ikan Tambakan (Helostoma temminckii) yang tertangkap dari sungai Sebangau. Jurnal Ilmu Hewani Tropika (Journal Of Tropical Animal Science), 5(2), 82-87.

Bachry, Syamsul, Febri Ayu dan Andi Saputra. (2023). Budidaya Ikan Jelawat (Leptobarbus Hoevenii) Berdasarkan Sistem Keramba Di Sungai Kampar. Journal Of Engineering Science And Technology Management (JES-TM), 1(2), 52-56.

Filipović Marijić, V., Mijošek, T., Dragun, Z., Retzmann, A., Zitek, A., Prohaska, T., Bačić, N., Redžović, Z., Grgić, I., Krasnići, N., Valić, D., Kapetanović, D., Žunić, J., Ivanković, D., Vardić Smrzlić, I., & Erk, M. (2022). Application of Calcified Structures in Fish as Indicators of Metal Exposure in Freshwater Ecosystems. Environments - MDPI, 9(2). https://doi.org/10.3390/ENVIRONMENTS9020014

Hariyanto, T., Wahyudi, Artama, P., & Suntoyo. (2010). Penggunaan Citra Satelit Landsat ETM 7+ untuk Evaluasi Perubahan Garis Pantai. Geoid, 5 (2).

Kottelat M, Whitten AJ, Kartikasari SN, Wirjoatmodjo S. 1993. The Freshwater Fishes of western

Indonesia and Sulawesi. Periplus Edition & EMDI Project.Jakarta. 293 p.,

Muhammad, Syafrialdi., Hertati, R. (2020). Keanekaragaman Jenis Jenis Ikan Di Sungai Tembesi Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sorolangun Provinsi Jambi. Fakultas Perikanan Universitas Muara Bungo

Muñoz-Meneses, N.-R., Oyaga-Martínez, R.-F., & Troncoso-Palacio, A. (2023). Bioindicadores Acuáticos Como Estrategia Pedagógica para el Fortalecimiento de la Calidad Ambiental en Cuerpos de Agua. Boletín de Innovación, Logística y Operaciones, 5(1), 121–130. https://doi.org/10.17981/BILO.5.1.2023.12

Maniagasi, R., Tumembouw, S. S., & Mudeng, Y. (2013). Analisis kualitas fisika kimia air di areal budidaya ikan Danau Tondano Provinsi Sulawesi Utara. E-Journal Budidaya Perairan, 1(2).

Nur, F. M., Batubara, A. S., Fadli, N., Rizal, S., Siti-Azizah, M. N., & Muchlisin, Z. A. (2022). Diversity, distribution, and conservation status of Betta fish (Teleostei: Osphronemidae) in Aceh waters, Indonesia. The European Zoological Journal, 89(1), 142–151. https://doi.org/10.1080/24750263.2022.2029587.

Pinna, M., Zangaro, F., Saccomanno, B., Scalone, C., Bozzeda, F., Fanini, L., & Specchia, V. (2023). An Overview of Ecological Indicators of Fish to Evaluate the Anthropogenic Pressures in Aquatic Ecosystems: From Traditional to Innovative DNA-Based Approaches. Water (Switzerland), 15(5). https://doi.org/10.3390/W15050949

Rais, A.H., Sevi S., Dina M. 2020. Dinamika Pertumbuhan Sepat Siam (Trichopodus pectoralis, Regan 1910) di Perairan Rawa Patra Tani, Sumatera Selatan. Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan. Vol. 9 No.3 Hal: 444-451.

Ridwantara D, Buwono ID, Handaka AA, Lili Bangkit I. 2019. Uji kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih Ikan Mas Mantap (Cyprinus carpio) pada rentang suhu yang berbeda. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 10 (1), 46-54.

Safei, L. S. 2017. Keanekatragaman Hayati dan Konservasi Ikan Air Tawar. Jurnal Iktiologi Indonesia. Vol 11 (1) hal. 48-62. Masyarakat Iktiologi Indonesia. Bogor.

Salazar-Sánchez, M. del R., Arias-Hoyos, A., Rodríguez-Alegría, D. C., & Morales-Velazco, S. (2023). Microorganisms Bioindicators of Water Quality. Microbial Biodiversity, Biotechnology and Ecosystem Sustainability, 247–269. https://doi.org/10.1007/978-981-19-4336-2_12.

Setiawati, S. D. & Pangaribuan, R. D. 2017. Studi Makanan dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Rawa Biru Distrik Sota Kabupaten Merauke. Fisherina: Jurnal Penelitian Budidaya Perairan, 1(1). 79-89.

Sukmono. T, & Pradita Eko. (2023). Kajian Ekologis Pembersihan Kanal dan Kolam Kuno Di KCBN Muaro Jambi.

Supratikno R. Wiwin Juwita R, Semiarto AP, Osrifoel. 2022. Rencana Induk Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Nasional Muarajambi (Buku 2). Direktorat Pengembangan Dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. Jakarta

Ubamnata, B., Diantari, R., dan Hasani, Q. 2015. Kajian pertumbuhan ikan tembakang (Helostoma temminckii) di Rawa Bawang Latak Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 15(2): 90- 99.

Downloads

Published

2026-07-09

How to Cite

Manajemen Konservasi Iktiofauna di Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi. (2026). Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 19(2), 218-230. https://doi.org/10.15408/kauniyah.v19i2.42701