BEBAN GANDA PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA DI SOKA GUNUNGKIDUL: PANDANGAN FEMINIS DAN ISLAM

Ainul Luthfia Al Firda, Neli Zulfa Diana, Yulianti Yulianti

Abstract


Abstract. The double burden of women has been going on for so long in a society that it has become a habit, thus considered normal, although this is a form of gender injustice in one specific gender. It is very interesting to study using socialist feminist theory and the position of women in Islam in terms of gender analysis of the position of women in the household. The purpose of this research is to find out more about feminist and Islamic views on the double burden experienced by women in Soka Gunungkidul. This study is a descriptive qualitative method with data collection through interviews with the people of Soka Gunungkidul. The data analysis technique employs the analysis technique proposed by Miles and Huberman that are: data codification, data presentation and concluding. The result of this research is that the dual role of women in Soka Gunungkidul occurs due to the absence of knowledge and awareness that there is oppression they experience so that their survival is considered normal. Islam views women and men as having an equal position, even in household matters, it must be based on the principle of equality and an agreement between the two parties. The significance of the study offers a micro portrait of the double burden issue in a specific locus whereas it may provide a glimpse of similar potential research in other regions.


Abstrak. Peran ganda perempuan sudah terjadi sangat lama di masyarakat sehingga menjadi suatu kebiasaan yang dianggap normal. Padahal hal tersebut merupakan suatu bentuk ketidakadilan gender pada salah satu jenis kelamin. Hal tersebut sangat menarik untuk dikaji menggunakan teori feminis sosialis dan posisi perempuan dalam Islam ditinjau dari analisis gender terhadap kedudukan perempuan dalam rumah tangga. Tujuan dari penelitian ingin melihat lebih jauh mengenai pandangan feminis dan islam dalam beban ganda yang dialami perempuan di Soka Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada masyarakat Soka Gunungkidul. Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu: kodifikasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ialah peran ganda perempuan di Soka Gunungkidul terjadi karena tidak adanya pengetahuan serta kesadaran bahwa adanya penindasan yang mereka alami, sehingga keberlangsungannya dianggap normal. Islam memandang perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang setara bahkan dalam urusan berumah tangga harus dilandaskan dengan prinsip setara dan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak. Signifikansi penelitian ini menawarkan potret mikro dari masalah peran ganda di lokus tertentu dan dapat memberikan gambaran sekilas tentang potensi penelitian serupa di wilayah lain.


Keywords


peran ganda; feminis sosialis; islam; double burden; socialist feminist;

References


Adichie, C. N. (2019). A Feminist Manifesto. Odysee Publishing.

Afrizal. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Depok: Raja Grafindo.

Agger, B. (2003). Teori Sosial Kritis. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Asmaeny, A. (2007). Feminisme Profetik. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Candraningrum, D. (2018). Ekofeminisme III: Tambang. Perubahan Iklim dan Memori Rahim. Bandung: Jalasutra.

Fakih, M. (2000). Membincang Feminisme Diskursus Gender Perspektif Islam. Surabaya: Risalah Gusti.

Hamidi. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Malang: UMM Press.

Hardiansyah, H. (2016). Gender dalam Perspektif Psikologi. Jakarta: Salemba Humanika.

Herdayanti, A. (2018). Peran Ganda Perempuan Petani Cengkeh di Desa Benteng Gantarang Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba.

Holidin, S. (2014). Teori Feminism Sebuah Refleksi Ke Arah Pemahaman. Surabaya: Holidon Press.

Ihromi, T. (2015). Kajian wanita dalam pembangunan. Perpustakaan Komnas Perempuan. Website: https://perpustakaan.komnasperempuan.go.id/web/index.php?p=show_detail&id=917

Kadir, F. A. (2019). Qira’ah Mubadalah. IRCiSoD.

Kusumawati, Y. (2013). Peran Ganda Perempuuan Pemetik Teh. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 4(2). https://doi.org/10.15294/komunitas.v4i2.2411

Moleong, L. J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Mulia, M. (2016). Pedagodi Feminisme dalam Perspektif Islam. Jurnal Perempuan Jakarta.

Nofianti, L. (2016). Perempuan di Sektor Publik. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 15(1), 51. https://doi.org/10.24014/marwah.v15i1.2635

Pujileksono, S., & Muryantari, M. (2017). Implementasi Teori Teknik dan Prinsip pekerjaan Sosial. Intan Publishing.

Rahmatullah, B. B. (2013). Makanah al-Mar’ah wa Waqi’uha Qabla alIslam. Jurnal Al- Muktamar AlJurnal Al-Mukatamar -Duwali Al- Awwal Li Al-Sirah Al-Nabawiyah,.

Rohmaniyah, I. (2009). Gender dan Konstruksi Perempuan dalam Agama. Jurnal Studi Llmu-IImu AI-Qur’an Dan Hadis.

Shihab, N. (2021). Mata Najwa: KPK Riwayatmu Kini.

Shihab, Q. (1992). Membumikan Al-Qur’an; Tafsir Mawdhui atas Pelbagai Persoalan Umat (II). Jakarta: Mizan.

Sjahrir, S. (1987). Sosialisme Indonesia, Pembangunan. Jakarta: Lembaga Penunjang Pembangunan Nasional.

Teams, S., & Doss, C. (2011). The Role of Women In Agriculture. Agricultural Development Economics Division, 2, 11.

Tuwu, D. (2018). Peran Pekerja Perempuan Dalam Memenuhi Ekonomi Keluarga: Dari Peran Domestik Menuju Sektor Publik. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 13(1), 63. https://doi.org/10.31332/ai.v13i1.872

Twyman, J., Muriel, J., & García, M. A. (2015). Identifying women farmers: Informal gender norms as institutional barriers to recognizing women’s contributions to agriculture. In Journal of Gender, Agriculture and Food Security (Vol. 1, Issue 2).

Umar, N. (2010). Argumen Kesetaraan Gender. Jakarta: Paramadina.

Werdiningsih, W. (2020). Penerapan Konsep Mubadalah Dalam Pola Pengasuhan Anak. Ijougs: Indonesian Journal of Gender Studies, Vol. 1(Nomor 1), 1–16. http://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/ijougs/article/view/2062/1266


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/empati.v10i1.19223

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Yulianti Yulianti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.