Kecerdasan Komunikasi dan Kesehatan Mental
Abstract
Cara dan pesan yang disampaikan dalam proses komunikasi seseorang dipengaruhi oleh kecerdasan emosi bahkan spiritual. Semakin cerdas emosi dan spiritualnya, maka akan semakin baik dan efektif serta konstruktif pembawaan komunikasinya. Sebaliknya, semakin buruk komunikasi seseorang, maka semakin rendah tingkat kecerdasan emosi dan spiritualnya.Ini menunjukkan bahwa komunikasi terkait erat dengan kondisi psikologis seseorang, lebih jauhnya, baik buruknya komunikasi seseorang bergantung pada seberapa sehat mental/jiwanya.Akhirnya, ada hubungan antara komunikasi dengan kesehatan mental seseorang.Bagaimana melakukan komunikasi dengan orang-orang yang mempunyai masalah kesehatan mental?Nampaknya komunikasi terapeutik perlu dikedepankan.Komunikasi terapeutik termasuk dalam komunikasi interpersonal dengan titik tolak saling memberikan pengertian antara komunikator dengan komunikan. Stuart dan Sundeen mengatakan bahwa teknik komunikasi terapeutik merupakan cara untuk membina hubungan yang terapeutik di mana terjadi informasi dan perasaan serta pikiran dengan maksud untuk memengaruhi orang lain.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.15408/dakwah.v22i2.12063 Abstract - 0 PDF - 0
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Published by the Dakwah and Communication Faculty of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta