Sensitivitas gender nusyuz dalam memediasi perkara perceraian akibat nusyuz

Authors

  • Reza UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.15408/nd4x0k10

Keywords:

Mediator , Sensitivitas , Gender

Abstract

 

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan terkait sensitivitas gender mediator sebagai penengah dalam membantu mendamaikan permasalahan perceraian akibat Nusyuz . Serta untuk mengetahui terkait bagaimana peran mediator dalam menegakkan keadilan gender pada kasus perceraian akibat Nusyuz . Skripsi ini menggunakan metode penelitian studi lapangan ( Field Reserch ) dengan metode pendekatan kualitatif deskriptif di mana data diperoleh secara langsung melalui wawancara mediator Pengadilan Agama Bekasi. Serta sumber data sekunder yang digunakan buku, buku teks, jurnal, makalah akademik penelitian terdahulu, maupun internet sebagai acuan untuk menganalisis mediator sensitif gender dalam memediasi perceraian akibat Nusyuz .

Dari hasil penelitian ini menunjukkan mediator-mediator di Pengadilan Agama Bekasi yang berperan membantu para pihak untuk menyelesaikan masalah perceraian sudah cukup baik memiliki sensitif gender dan dari segi pemahaman gender juga sudah baik. Berdasarkan alasan -alasan mediator dalam membantu mediasi tentang hak asuh anak apabila seorang ibu berbuat Nusyuz dalam pendapatnya bahwa hak asuh anak masih terdapat pada ibunya selagi masih bisa bertanggung jawab dan tidak menelantarkannya. Dalam hal ini Mediator di Pengadilan Agama Bekasi telah mengupayakan serta mengusahakan semaksimal mungkin untuk memenuhi unsur keadilan gender dalam menangani masalah Nusyuz baik laki-laki maupun perempuan. Mediator tidak melihat gender, tetapi mencoba memahami permasalahan terkait yang ada.

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles