Diskursus"Keraguan Metodis " Dalam Pokok-Pokok Ajaran Al-Ghazali dan Rene Descrates

Authors

  • Anwaruddin Harahap Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.15408/bat.v1i2.6948

Keywords:

Filsuf Yunani, Tawasuf, Filsafat Yunani, Islam

Abstract

Membicarakan tentang hakikat ilmu pengetahuan dan kebenaran, kita memulainya dengan mengingat kembali "pertentangan"  antar dua orang filsuf Yunani Parmenides dan Heraklitos. Parmenides menyatakan  bahwa ilmu pengetahuan yang sejati adalah yang dapat ditangkap oleh/berasal dari intelektual.  Jadi kebenaran menurut Parmenides bersifat apriori dan dapat dicapai melalui perenungan dan refleksi. Dengan demikian kebenaran termaksud dapat diperoleh tan pa harus mengadakan penelitian.


Author Biography

  • Anwaruddin Harahap, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    Dosen Fakultas Adab dan Humaniora  Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

References

D.B. Macdonald, The Life of Al-Ghazali, dalam JAOS, XX, New Haven, 1899

Ahamad Hanafi, Pengantar Filsafat Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1990

Muhammad Hamdi Zaqzuq, Al-Ghazali Sang Sufi Sang Filosof, terjemhan dari kitab Al-Manhaj Al-Falsafi Baina AL-Ghazali Wa Dikart, Bandung: Pustaka, 1987

Downloads

How to Cite

Diskursus"Keraguan Metodis " Dalam Pokok-Pokok Ajaran Al-Ghazali dan Rene Descrates. (2018). Buletin Al-Turas, 1(2), 26-29. https://doi.org/10.15408/bat.v1i2.6948