Konstruksi Isu Politik Melalui Jurnalisme Satire Di Media Online: Analisis Pemberitaan Isu #2019Ganti Presiden di MOJOK.CO

nani yulianti, bintan humeira

Abstract

Praktik jurnalisme identik dengan tanggung jawab media mengungkap kebenaran melalui bahasa. Kelugasan bahasa dalam menyampaikan pemberitaan menjadi penting untuk menyajikan fakta secara jelas. Penggunaan satire dalam praktik penulisan berita menjadi hiburan bagi pembaca. Akan tetapi disisi lain, gaya bahasa satire yang tidak lugas menunjukkan fakta rentan terhadap munculnya interpretasi yang tidak tepat oleh pembaca. Artikel ini bertujuan untuk melihat bagaimana penggunaan satire dalam kontruksi isu #2019GantiPresiden di media online Mojok.Co. Artikel ini menggunakan paradigma konstruktivis dan tehnik analisa semiotika untuk melihat bagaimana kontruksi isu yang dibangun oleh Mojok.Co tentang isu #2019GantiPresiden melalui penggunaan gaya bahasa satire. Artikel ini menunjukkan bahwa gaya bahasa satire digunakan Mojok.Co untuk menyerang kelompok pendukung isu #2019GantiPresiden secara umum, dan calon presiden yang beroposisi dengan kekuasaan. Penggunaan gaya bahasa satire sebagai praktik jurnalistik tampak jelas mengarah pada cara media membangun sentimen politik   pada kelompok lain daripada menyampaikan kebenaran atas fakta.


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/jsj.v1i1.13951

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Studi Jurnalistik