PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA SMP

Erin Radien Simbolon, Fransisca Sudargo Tapilouw

Abstract


Tujuan penelitian  ini adalah untuk menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis  siswa yang belajar melalui pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kontekstual yang dilakukan di sekolah SMPN 2 Simanindo di Simarmata. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain penelitian The Matching Pretest-Posttest Control Group. Siswa kelas VII (n = 45) terlibat sebagai subjek penelitian yang diambil dengan teknik cluster random sampling dan penelitian ini terdiri dari 2 kelas.  Teknik pengumpulan data menggunakan dengan 15 butir soal pilihan ganda beralasan. Teknik pengolahan data melalui uji normalitas, uji homogenitas dan N-gain serta uji- t dua pihak dengan bantuan program IBM SPSS Statistic 22 dan Microsoft excel.  Hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan  antara siswa yang belajar melalui pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kontekstual, dengan nilai signifikansi 0.411 > 0.05, yang berarti diterima dan ditolak.  Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa siswa yang belajar melalui pembelajaran berbasis masalah  memiliki nilai rata – rata N-gain 0.41, sedangkan siswa yang belajar melalui pembelajaran kontekstual memiliki nilai rata –rata N-gain 0.31. Sehingga berdasarkan data penelitian tersebut, pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kontekstual dapat membantu meningkatkan berpikir kritis siswa

Keywords


Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Kontekstual, Berpikir Kritis.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15408/es.v7i1.1533

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


@ EDUSAINS.  P-ISSN:1979-7281;E-ISSN:2443-1281

This is an open access article under CC-BY-SA license

 

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats