Usaha Mochammad Natsir di Bidang Pendidikan dalam Memajukan Ummat Islam Indonesia 1950-1960

Imas Emalia

Abstract


Abstrak

Artikel ini dimaksudkan sebagai usaha merekonstruksi sejarah pemikiran dari seorang sosok politikus terkenal yang lembut, tegas, dan islami, yakni Mochammad Natsir. Pemikirannya tentang pendidikan adalah sebagai perjuangannya dalam memperhatikan nasib rakyat Indonesia, terutama ummat Islam. Tulisan ini hanya menyoroti Pemikiran Mochammad Natsir tentang pendidikan, pemikirannya ini selain lewat dakwah, berpolitik, juga lewat tulisan-tulisan baik berupa buku, atau pemberitaan-pemberitaan dan artikel-artikel dalam surat kabar, terutama harian Abadi, yaitu surat kabar harian milik Partai Islam Masyumi. Dengan menganalisa artikel dan pemberitaan yang terdapat dalam surat kabar harian Abadi milik Partai Masyumi antara tahun 1950-1960 tentang konsep pendididkan Islam dari Mochammad Natsir. Sebagai pemimpin politik Islam, Mochammad Natsir secara maksimal telah memberikan seluruh tenaga dan pikirannya demi kepentingan ummat Islam di Indonesia dan seluruh bangsa Indonesia. Mochammad Natsir, menggagas konsep dakwah Islam bukan sekedar menyampaikan ajaran Islam, tetapi amar ma’ruf nahi munkar yang di dalamnya mengandung tiga unsur utama yaitu amal perbuatan lisan, aktualisasi ajaran Islam dengan karya nyata, dan kepribadian yang terpuji sebagai sokogurunya.

---

Abstract

This study aims to reconstruct the history of thought of a well-known, gentle, decisive, and islamic politician figure, Mochammad Natsir. His thoughts on Islamic education is his struggle to pay attention to the fate of Indonesian people, especially Muslims. This study highlights Mochammad Natsir’s thought on education through da’wah (the preaching of Islam), his political enggagement, and his writings in the form of books, news, as well as articles in newspapers, especially daily newspaper owned by Partai Islam Masyumi (Islamic Party Masyumi) between 1950-1960. As Islamic political figure, Mochammad Natsir has optimally contributed his energy and thought to the Muslim community in Indonesia especially, and Indonesian people generally. Mochammad Natsir thinks that Islamic preaching is not merely delivering Islamic teachings, but also amar ma’ruf nahi munkar which consists of three primary elements, namely verbal deeds, the actualization of the Islamic teachings with the real work, and commendable personality as the pillar. According to him, Muslim has to be free from poverty, suffer, ignorance, illiterate, blind heart, and oppresion. Therefore, they have to refer to the Koran and hadith in social life.


Keywords


Mochammad Natsir; Education of Thought; 1950-1960

Full Text:

PDF

References


D. Daftar Pustaka

A. Sumber Surat Kabar dan Majalah

Abadi, Surat kabar milik Partai Masyumi, 1950-1960.

Berita Masyumi, 1950-1952.

B. Sumber Primer yang Diterbitkan

Natsir, M. Capita Selecta, Jilid 2, Cetakan Pertama 1957 dan Jilid 3, PT. Abadi, Jakarta 2008.

C. Buku

Benda, Harry J., terj., Bulan Sabit dan Matahari Terbit, Jakarta, Pustaka, 1980.

Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, Edisi Revisi, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008.

Eriyanto, Analisis Wacana, Yogyakarta, LKIS, 2003.

Encyclopedia of Social Sciences, Vol. 13-14

Feith, Herbert & Lance Castles, ed., Pemikiran Politik Indonesia 1945-1965, LP3ES, Jakarta, 1995.

Flournoy, Don Michael, Analisis Isi Surat Kabar Indonesia, Yogyakarta, UGM Press, 1989.

Geertz, Clifford, Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Terj., Jakarta, Pustaka Jaya, 1983.

Hakiem, Lukman, ed., 100 tahun Mohammad Natsit: Berdamai dengan Sejarah: Berdamai dengan Sejarah, Penerbit Republika, Jakarta, 2008.

Husein Heikal, Muhammad, Pemerintah Islam, Terj., Pustaka Firdaus, Jakarta, 1990.

Iskandar, Muhammad, Para Pengemban Amanah: Pergulatan Pemikiran Kyai dan Ulama di Jawa Barat 1900-1950, Yogyakarta, Matabangsa, 2001.

Ismail, Ibnu Qoyyim, Kyai Penghulu Jawa: Peranannya di Masa Kolonial, Gema Insani Pers, Jakarta, 1997.

Kartodirdjo, Sartono, Pemikiran dan Perkembangan Historiografi Indonesia: Suatu Alternatif, Jakarta, Gramedia, 1982.

¬¬¬¬__________________, Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah, Jakarta, Gramedia, 1992.

____________________, Pengantar Sejarah Indonesia baru: Sejarah Pergerakan Nasional, dari Kolonialisme sampai Nasionalisme, Jilid 2, Jakarta, Gramedia.

Korver, A.P.E., Sarekat Islam: Gerakan Ratu Adil?, Jakarta, Grafiti Pers, 1985.

Kuntowijoyo, Budaya dan Masyarakat, Tiara Wacana, Yogyakarta, 1999.

___________, Paradigma Islam: Sebuah Interpretasi Untuk Aksi, Bandung, MIzan, 1991.

____________, ‘Kebudayaan Indonesia Kontemporer’, Makalah Simposium Martabat Manusia Indonesia, Yayasan Sudjatmoko, Jakarta, 23 Januari 1991.

Leirissa, R.Z., et. al., Sejarah Perekonomian Indonesia, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, Departemen Pendidikan dan kebudayaan RI, Jakarta, 1996.

Luth, Thohir, M. Natsir: Dakwah dan Pemikirannya, Jakarta, Gema Insani Press, 1999.

Mubyarto, ‘Islam menghadapi Kemiskinan dan Kesenjangan’, Makalah Simposium Festival Istiqlal, dalam Panduan Simposium: Islam dan Kebudayaan Indonesia Dulu, Kini, dan Esok, Jakarta, Gedung Indosat, 1991.

Nakamura, Mitsuo, Bulan Sabit Muncul dari Balik Pohon Beringin: Studi tentang Pergerakan Muhammadiyah di Kotagede, Yogyakarta, UGM Press, 1983.

Naquib, Al Atas, Muh., Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu, Bandung, Mizan, 1990.

Nasution, Harun, Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Jakarta, Bulan Bintang, 1991.

Natsir, M. Capita Selecta, Jilid 1, 2, dan Jilid 3, PT. Abadi, Jakarta 2008.

Niel, Robert van, Munculnya Elit Modern Indonesia, Jakarta, Pustaka Jaya.

Noer, Deliar, Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942, Jakarta, LP3ES, 1991.

_________, Mohammad Hatta: Biografi Politik, LP3ES, Jakarta, 1990.

_________, Partai Islam di Pentas Nasional: Kisah dan Analisis Perkembangan Politik Indonesia 1945-1965, Bandung, Mizan, 2000.

Pijper, G. F., Penelitian tentang Agama Islam di Indonesia 1930-1950, terj. Jakarta, UI Press, 1992.

Poesponegoro, Marwati Djoened dan Nugroho Notosusanto, ed., Sejarah Nasional Indonesia, Jilid VI, Jakarta, Balai Pustaka, 1984.

Ricklefs, M. C., Sejarah Indonesia Modern, terj., Yogyakarta, UGM Press, 1994.

___________, Sejarah Indonesia Modern 1200-2004, Serambi, Jakarta, 2001.

Stoddarrd, L., Dunia Baru Islam, Jakarta, Percetakan Negara, 1966.

Sumarjan, Selo, Perubahan Sosial di Yogyakarta, Yogyakarta, UGM Press, 1993.

Suminto, Aqib, Politik Islam Hindia Belanda: Het Kantoor voor Indlandsche Zakken, Jakarta, LP3ES, 1996.

Supomo, Prof. Dr., Undang-undang Dasar Sementara Republik Indonesia, Djakarta, 1950.

Surjomihardjo, Abdurrahman, ed., Beberapa Segi Perkembangan Sejarah Pers di Indonesia, Jakarta, Kompas, 2002.

Tanthowi, Pramono U., Kebangkitan Politik Kaum Santri: Islam dan Demokratisasi di Indonesia 1990-2000, PSAP, Jakarta, 2005.

Welirang, Franciscus, Revitalisasi Republik: Perspektif Pangan dan Kebudayaan, Grafindo, Jakarta, 2007.




DOI: https://doi.org/10.15408/bat.v21i2.3843 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Imas Emalia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

Buletin Al-Turas
Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
P-ISSN: 0853-1692 E-ISSN: 2579-5848

Jl. Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Banten, Indonesia 15419
Phone: +6221 7443 329 Fax: +6221 7493 364
Email: alturats@uinjkt.ac.id