Jejak Budaya pada Nisan Kuna Islam di Kuningan

Effie Latifundia

Abstract


Abstrak

Kuningan adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat, dengan ibukotanya Kuningan. Di lihat dari posisi geografis Kuningan terletak di bagian timur Jawa Barat berada pada lintasan jalan regional yang menghubungkan Cirebon dengan wilayah Priangan Timur dan sebagai jalan alteratif jalur tengah yang menghubungkan Bandung-Majalengka dengan Jawa Tengah. Beberapa Kawasan di wilayah Kuningan banyak di temukan sebaran peninggalan arkeologis Islam berupa makam-makam kuna yang perlu di ungkap. Makam tersebut merupakan makam para tokoh-tokoh penyebar Islam lokal maupun dari luar Kuningan pada masa Islamisasi di kawasan tersebut. Data diperoleh berdasarkan hasil penelitian arkeologi Islam di kawasan Luragung, dan Garawangi Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat  yang dilakukan pada tahun 2013 dan 2014. Penelitian melalui metode survei permukaan yang dilengkapi studi kepustakaan berupa buku-buku, laporan penelitian, artikel dan ditambah data hasil wawancara. Berkaitan dengan keberadaan stuktur makam permasalahan yang akan dikaji adalah identitas tokoh yang dimakamkan, bentuk jirat, nisan, dan ragam hias nisan. Tujuan tulisan ini adalah mengungkap budaya masa lalu masyarakat Kuningan pada masa masuk dan berkembangnya Islam. Hasil penelitian menunjukkan nisan pada makam makam kuna di wilayah Kuningan selain memakai nisan batu tegak (menhir), juga terdapat bentuk nisan pipih polos dan nisan pipih berhias. Melalui bentuk nisan tersebut dapat disimpulkan bahwa masyarakat Kuningan masa lalu mendapat pengaruh budaya Jawa Tengah (Demak) dan Jawa Timur (Troloyo). Faktor yang mempengaruhi budaya masyarakat Kuningan masa lalu berkaitan dengan Islamisasi di kawasan tersebut.

---

Abstract

Kuningan is one of the districts in West Java Province, with the capital city is Kuningan. Geographically the position of Kuningan is located in the eastern part of West Java is on track Cirebon regional road that connected the region of Priangan Timur and an alternative road in center lane road to connects Bandung-Java with Central Java. In some areas in the Kuningan District , there were many archaeological remains found spread out of Islam in the form of ancient tombs that needs to be disclosed. The tomb is the tomb of the Muslim leaders spreader locally or from outside the Kuningan during the Islamization in this region. Data obtained based on the results of lslam archaeological research in the Luragung area, and Garawangi Kuningan District, West Java Province conducted in 2013 and 2014. Research through the preliminary survey methods that include the study of literature in the form of books, research reports, articles and interview data. Related to the structure of the tomb, the issues to be studied is the identity of the buried figure, shape tomb, tombstone, headstone and ornaments. The purpose of this paper is to reveal the culture of past societies in Kuningan when the entry and development of Islam. The results showed the headstone on the grave of ancient tombs in the Kuningan area, besides shape headstone upright stone (menhir), there is also a form of plain flat headstone and gravestone decorated flat. Through the tombstone shape can be concluded that the Kuningan public in the past received cultural influences in Central Java (Demak) and East Java (Troloyo). Affecting factors in Kuningan cultural in the past were related to the islamization in this region.

Keywords


Culture; Islam; Tomb; Sepulcher; Gravestones

References


Daftar Pustaka

Ambary, Hasan Muarif. 1998. Menemukan Peradaban, Jejak Arkeologis dan Historis Islam Indonesia. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Ambary, Hasan Muarif. 1991. Makam-Makam Kesultanan Dan Parawali Penyebar Islam Di Pulau Jawa. Dalam Aspek-aspek Arkeologi Indonesia. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

Ekadjati, Edi S. 2003. Sejarah Kuningan Dari Masa Prasejarah Hingga Terbentuknya Kabupaten. Bandung : PT Kiblat Buku Utama.

Ghazali, Adeng Muchtar. 2011. Antropologi Agama, Upaya Memahami Keragaman Kepercayaan Keyakinan, dan Agama. Bandung : Alfabeta.

Hadi, Sutrisno. 1987. Metodologi Research. Yogyakarta : Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada

Koentjaraningrat. 1974. Pengantar Antropologi. Jakarta : Aksara Baru.

Latifundia, Effie. 2013. Penelitian Arkeologi Masa Islam Di Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan. Laporan Hasil Penelitian Balai Arkeologi Bandung.

Latifundia, Effie. 2014. Penelitian Arkeologi Masa Islam Di Kecamatan Garawangi dan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan. Laporan Hasil Penelitian Balai Arkeologi Bandung.

Lutan, Rusli, 2001. Keniscayaan Pluralitas Budaya Daerah. Bandung: Angkasa Bandung

Santoso, Halina Budi. 1980. Catatan Tentang Perbandingan Nisan Kubur Dari Beberapa Daerah Indonesia. Dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi : 486-497. Jakarta : Percetakan Offset. PT. Rora Karya.

Suhadi dan Hambali, Halina. 1994/1995. Makam-makam Wali Songo di Jawa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Thresnawaty, Euis, dkk. 2005. Sejarah Berdirinya Kabupaten Kuningan. Bandung : Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tardisional Bandung.

Tjandrasasmita, Uka. 2009. Arkeologi Islam Nusantara. Jakarta : PT Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.15408/bat.v21i1.3825 Abstract - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Effie Latifundia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

Buletin Al-Turas
Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
P-ISSN: 0853-1692 E-ISSN: 2579-5848

Jl. Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Banten, Indonesia 15419
Phone: +6221 7443 329 Fax: +6221 7493 364
Email: alturats@uinjkt.ac.id