INCOME COMPARISON ON INTENSIFICATION AND NON INTENSIFICATION OF RUBBER FARMERS IN MONTERADO VILLAGE, MONTERADO DISTRICT, BENGKAYANG REGENCY KOMPARASI PENDAPATAN PETANI KARET INTENSIFIKASI DAN NON INTENSIFIKASI DI DESA MONTERADO KECAMATAN MONTERADO KABUPATEN BENGKAYANG

Frans Hengky Kurniawan

Abstract


Perkebunan karet di Indonesia memiliki peranan penting, baik ditinjau dari segi sosial maupun ekonomi. Petani dalam melaksanakan budidaya karet sebagian besar masih bersifat konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan nyata perbedaan pendapatan petani karet dengan menggunakan dua metode yaitu metode usahatani intensifikasi dan non intensifikasi. Penelitian ini dimulai pada bulan November 2018 hingga bulan Desember 2018 di Desa Monterado, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling(SRS) dengan metode alokasi proporsional dan total sampel 58 orang. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata petani karet di Desa Montado, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, yang menerapkan intensifikasi produk usaha pertanian Rp. 5.533.198,46/ha/tahun. Sedangkan petani yang tidak membudidayakan intensifikasi memperoleh Rp. 3.206.725,00/ha/tahun. Ada perbedaan antara pendapatan karet rata-rata antara petani yang menerapkan intensifikasi pertanian karet dan yang tidak menerapkan non intensifikasi. Perbedaan pendapatan rata-rata adalah Rp. 2.267.797,07, dan perbedaan tersebut berkisar antara Rp. 2.020.110,99 sampai Rp. 2.515.483,14.


Keywords


Petani Karet, Perbandingan Pendapatan, Intensifikasi, Non Intensifikasi

Full Text:

Untitled


DOI: https://doi.org/10.15408/aj.v14i1.16313 Abstract - 0 Untitled - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

CrossRef CrossRef

ISSN : 1979-0058

AGRIBUSINESS JOURNAL CONTACT

DR. Ir. Elpawati, MP.
Jln. Ir.H. Juanda No. 95 Ciputat Tangerang 15412
» Tel / fax : (021) 7493315 / (021) 7493315


View My Stats