Upaya Menyelamatkan Pemilihan Umum Di Tahun 2020

Andrian Habibi

Abstract

Abstract:

The continuation of the 2020 general election in political view is seen as a spring in the dry season of the Covid-19 pandemic uncertainty. Therefore, the holding of elections answers all political endeavors of regional head candidates. Political communication efforts before the Covid-19 Pandemic will be answered automatically. Thus, prospective election participants can reduce excess expenditure during a pandemic, because the political competition budget does not reach a maximum surplus.

Keywords: General Election, Covid-19

 

Abstrak:

Keberlangsungan pemilihan umum 2020 dalam pandangan politik dianggap bagaikan mata air di kemarau ketidakpastian pandemi Covid-19. Karenanya, penyelenggaraan pemilihan menjawab semua ikhtiar politik dari para calon kepala daerah. Usaha komunikasi politik sebelum Pandemi Covid-19 akan terjawab dengan sendirinya. Dengan demikian, calon peserta pemilihan bisa mengurangi pengeluaran yang berlebih saat pandemi, karena anggaran kompetisi politik tidak mencapai surplus maksimal.

Kata Kunci: Pemihan Umum, Covid-19


References

Buana, Dana Riksa, "Analisis Perilaku Masyarakat Indonesia dalam Menghadapi Pandemi Virus Corona (Covid-19) dan Kiat Menjaga Kesejahteraan Jiwa," Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, Volume 7, No. 3 (2020).

Harian Republika pada 20 Maret 2020

http://perludem.org/2020/03/20/opsi-penundaan-pilkada-oleh-titi-anggraini/

Maggalatung, A.S.; Aji, A.M.; Yunus, N.R. How The Law Works, Jakarta: Jurisprudence Institute, 2014.

Yunus, N.R.; Rezki, Annissa. "Kebijakan Pemberlakuan Lock Down Sebagai Antisipasi Penyebaran Corona Virus Covid-19," Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, Volume 7, No. 3 (2020).


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/adalah.v4i1.15685

Refbacks

  • There are currently no refbacks.