Kemunculan Gerakan Sosial di Surakarta 1912-1924 Sebagai Akibat Kebijakan Restrukturisasi Agraria
DOI:
https://doi.org/10.15408/sh.v3i1.38625Keywords:
Ekonomi, Protes Sosial, Restrukturisasi Agraria, Surakarta, Tanah LungguhAbstract
Penelitian ini membahas kemunculan dampak sosial setelah penerapan kebijakan pemerintah kolonial tentang restrukturisasi agraria dan berakhirnya sistem pembagian tanah lungguh yang dibagikan oleh raja untuk punggawa istana di Surakarta 1912-1924. Penelitian ini merupakan penelitian historis, dengan pendekatan sosiologi dan teori perubahan sosio-ekonomi. Dampak yang terjadi akibat diterapkannya reorganisasi agraria, khususnya wilayah Surakarta, bersamaan dengan adanya pergeseran sistem kebijakan tanah dan diterapkannya sistem persewaan tanah. Sebagai akibatnya, masyarakat tidak mempunyai pendapatan ekonomi yang pasti dan berkurangnya hak kepemilikan tanah. Tanah yang diambil alih oleh pemerintah kolonial dan disewakan kepada pengusaha swasta menyebabkan tidak berfungsinya kebijakan tradisional yang dilakukan oleh Kasunanan dan Mangkunegaran. Banyak sekali pabrik perkebunan yang didirikan oleh pengusaha swasta dengan menggunakan buruh dari kalangan masyarakat pribumi. Walaupun penarikan pajak tanah yang sebelumnya dilakukan oleh bekel (petani pemungut pajak, pengawas keamanan desa, penyedia tanah dan tenaga kerja) hilang akibat diterapkannya restrukturisasi tanah, namun masyarakat merespon sangat keras akibat kebijakan ini. Restrukturisasi ini mengubah pola kepemilikan tanah yang telah merugikan Kasunanan, karena semua tanah di Surakarta kembali kepada kepemilikan komunal atau desa masing-masing. Sebagai dampak yang memuncak adalah munculnya ekspresi yang dilakukan masyarakat atas kerugian dan keresahan yang timbul dari penerapan sistem pengelolaan tanah baru. Ekspresi tersebut dalam bentuk pemberontakan, begal, maling atau kecu sebagai protes yang dilakukan atas berbagai kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat.
References
Adi Darmarastri , Hayu. “Pekerja Anak di Surakarta masa Kolonial: Dari Pekerja Keluarga menjadi Pekerja Upah.” SASDAYA, Gadjah Mada Journal of Humanities 2 (November 2017). https://jurnal.ugm.ac.id/sasdayajournal/index.
Ahmad Kosasih, Hudi Husin, and Andri Kurnianto. “Gerakan Protes Petani Surakarta sebuah Refleksi Pergolakan Agraria di Jawa.” Prosiding SNaPP: Sosial, Ekonomi, dan Humaniora (2012).
ANRI, “Memori Serah Jabatan 1921-1930 (Jawa Timur dan Tanah Kerajaan),” 1978. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
C. Ch Van den Haspel. Overwicht in Overlag. Hervormingen van Justitie, Grondgebruik En Bestuur in de Voerstenlanden Op Java 1880-1930, 1985.
Darsiti Soeratman. Kehidupan Dunia Keraton Surakarta 1830-1939. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Tamansiswa Yogyakarta, 1989.
Fredyastuti Andryana. Radikalisme Muslim di Surakarta 1850-1920. Surakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, 2011.
Louis Gottschalk, and Nugroho Notosusanto. Mengerti sejarah. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 1985.
Peter Carey, Simbolon, Parakitri T, Christina M Udiani. Kuasa ramalan Pangeran Diponegoro dan akhir tatanan lama di Jawa, 1785-1855 Jilid 2. Jakarta; (Kepustakaan Populer Gramedia (KPG): KITLV-Jakarta) 2011.
Prof. Dr. D. H Burge. and Prof. Dr. Mr. Prajudi. Sejarah Ekonomi Sosiologis Indonesia. Jakarta: J. B. Wolters, 1957.
Sartono Kartodirdjo. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Edited by Sarwono Pusposaputro. Cet. 2. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, 1993.
Soepomo. Reorganisatie van Het Agrarische Stelsel in Het Gewest Soerakarta. Leiden, 1927.
Suhartono. Apanage Dan Bekel: Perubahan Sosial Di Pedesaan Surakarta 1830-1920. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1991.
Takashi.Shiraishi. Zaman Bergerak Radikalisme Rakyat Di Jawa 1912-1926. Cet. 1. Jakarta: Pustaka Utama Grafit, 1997
Vincent J. H. Houben. Keraton dan Kompeni: Surakarta dan Yogyakarta, 1830-1870. Yogyakarta: Mata Bangsa, 2017.
* Koran
Islam Bergerak, May 20, 1919.
* Arsip
G. P. Rouffaer. “Vorstenlanden, Adatrechtbundels,” 1931.
“Jaarcifers Voor Koninkrijk Der Nederlanden. Kolonien,” 1920.
“Jaarcifers Voor Koninkrijk Der Nederlanden. Kolonien,” 1924.
“Koloniaal Verslag,” 1915.
“Koloniaal Verslag.” 1925.
“Rijksblad Mangkunegaran, No 14.” Surakarta, 1917.
“Rijksblad Mangkunegaran, No 8.” Surakarta, 1919.
“Statistich Jaarovericth van Nederlandsch Indie (Indisch Verslag II),” 1925
“Verslag: Betreffende Eene door den Inspecteur bij het Kantoor van Arbeid P. De Kat Angelino op de Vorstenlandsche Tabaksondernemingen Gehouden Enquete; Publicatie No.5, Van Het Kantoor Arbeid.” Weltreveden, 1929.
