HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA RANTAU FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
THE RELATIONSHIP OF RELIGIUS AND ACADEMIC RESILIENCE OF RANTAU STUDENTS FACULTY OF DAKWAH AND COMMUNICATION SCIENCE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.15408/jpa.vi.46402Keywords:
religiosity, academic resilience, students rantau, religiusitas, resiliensi akademik, mahasiswa rantauAbstract
Abstract: overseas students face various challenges, including adaptation to new environments, academic pressure, and isolation social, which can influence performance and well-being they. Religiosity is often seen as a source of support psychology that can help individuals deal with stress and life challenges. Therefore, in facing challenges of course Religiosity factors play an important role in determine the level of student academic resilience. The objectives of this research are: (1) To analyze the relationship overseas students from the Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2) Describe each level the variable. This research uses research methods quantitative with a correlational quantitative approach. Technique The sampling used in this research is the Quota Technique Sampling was 70 respondents. Data analysis techniques used are normality test, descriptive test, correlation coefficient test and Pearson product moment correlation test. The results of this research show that: (1) There is a relationship significant relationship between religiosity and academic resilience overseas students from the Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta with a significant value of 0.000 or less than 0.05 and a correlation coefficient value of 0.810** strong and unidirectional. (2) The level of religiosity is moderate amounting to 93% and the level of academic resilience is medium 74%.
Asbtrak: mahasiswa rantau menghadapi berbagai tantangan, termasuk adaptasi terhadap lingkungan baru, tekanan akademik, dan isolasi sosial, yang dapat mempengaruhi kinerja dan kesejahteraan mereka. Religiusitas sering dianggap sebagai sumber dukungan psikologis yang dapat membantu individu menghadapi stres dan tantangan hidup. Maka dari itu, dalam menghadapi tantangan tentu faktor-faktor religiusitas memainkan peran penting dalam menentukan tingkat resiliensi akademik mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk menganalisis hubungan mahasiswa rantau Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2) Mendeskripsikan setiap tingkatan variabelnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teknik Qouta Sampling yaitu dengan 70 respoden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji deskriptif, uji koefisien korelasi dan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas terhadap resiliensi akademik mahasiswa rantau Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan nilai signifikan sebesar 0.000 atau kurang dari 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0.810** kuat dan bersifat searah. (2) Tingkat religiusitas yaitu sedang sebesar 93% dan tingkat resiliensi akademik yaitu sedang sebesar 74%.
References
Darmawanti. (2012). Hubungan Antara Tingkat Religiusitas dengan Kemampuan dalam Mengatasi stres (Coping Stress). Teori & Terapan, 24-29.
Dewi, L. E. (2018). Coping Stress Pada Mahasiswa Rantau Tingkat Pertama Ditinjau Dari Tingkat Religiusitas.
Dewi, N. A., & Solihin, M. M. (2023). Tingkat Resliensi Anak Didik Pemasyarakatan Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Class II Jakarta. Penyuluhan Agama, 67.
Fraenkel, J. R., & E, W. N. (2008). How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill.
Ibrahim, A., Alang, A. H., & dkk. (2018). Metodologi Penelitian. Jakarta: Gunadarma Ilmu.
J, M. A., & W, M. H. (2006). Academic Resilience and its Pyschological and Educational Correlates: A Construct Validity Approach. Psychology in the School, 267.
Poerwanto, A., & Prihastiwi, W. J. (2017). Analisis Prediktor Resiliensi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Surabaya. Psikosains, 45-57.
Priyanto, D. (2014). SPSS 22: Pengolah Data Terpraktis. Yogyakarta: Andi.
Ridwan, & Lestari, T. (1999). Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.
Sori, A. (2018). Pemerataan dan Kualitas Pendidikan di Indonesia. Jurnal Ketatanegaraan, 165.
Sugiyono. (2004). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualiatatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supardi. (1998). Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suprapto, S. A. (2020). Pengaruh Religiusitas terhadap Resiliensi Pada Santri Pondok Pesantren. Cognica, 69-78.
Tanamal, N. A. (2021). Hubungan Religuisitas Dan Resiliensi Dalam Mempengaruhi Kesehatan Mental Masyarakat Terhadap Pandemic Covid 19. Kebhinekaan dan Wawasan Kebangsaan, 25.
Zuraidah. (2011). Statistika Deskriptif. Kediri: Kediri Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zahra Janatun Nafisah, Muhtar Mochamad Solihin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

