ANALISIS MODAL SOSIAL KELOMPOK TANI HUTAN SRENGSENG HIJAU LESTARI DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PENGOLAHAN KOMPOS ORGANIK
DOI:
https://doi.org/10.15408/jko.v6i2.46840Abstract
Permasalahan ekonomi dan lingkungan di wilayah perkotaan mendorong munculnya inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian organik melalui pengolahan kompos. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modal sosial yang dimiliki Kelompok Tani Hutan (KTH) Srengseng Hijau Lestari dalam pelaksanaan program pengolahan pupuk kompos organik dari daun kering di Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengurus, anggota KTH, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial kelompok terdiri atas kepercayaan, norma, dan jaringan sosial. Kepercayaan antaranggota memperkuat kerja sama dan pembagian peran dalam pengelolaan program. Norma sosial yang terbentuk berupa nilai gotong royong dan pembagian hasil, meskipun masih terbatas pada aspek tertentu. Jaringan sosial kelompok mendukung koordinasi internal, namun masih lemah dalam menjalin kerja sama eksternal. Modal sosial ini berperan penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan dan meningkatkan kesejahteraan anggota, meskipun tantangan seperti keterbatasan teknologi dan akses pasar masih menjadi hambatan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Umar Ghazali, Muhtadi Muhtadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










