PARTISIPASI PETANI DALAM PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICES (GHP) PADA TANAMAN PAPRIKA DI KECAMATAN CISARUA
DOI:
https://doi.org/10.15408/jko.v6i2.45230Keywords:
Good Handling Practices, Partisipasi dan PetaniAbstract
Pasca panen paprika sesuai dengan SOP dianggap petani akan menguras waktu, tenaga dan biaya tambahan, sehingga mengakibatkan kurangnya partisipasi petani dalam penerapannya. Melalui penerapan Good Handling Practices (GHP) menjadi solusi untuk menjaga kualitas mutu dan penurunan kehilangan hasil paprika. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan partisipasi petani dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi petani, serta menyusun strategi untuk partisipasi petani dalam penerapan GHP pada tanaman paprika. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 sampai dengan Juni 2023 di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat. Penentuan populasi pada kegiatan penelitian ini adalah semua para petani yang melaksanakan usahatani paprika serta melaksanakan pasca panen paprika yang tergabung dalam sebagian kelompok tani. Penarikan sampel dilakukan secara Purposive Sampling sehingga diperoleh sebanyak 155 orang, dalam menentukan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sebanyak 61 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif dengan didukung oleh data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, kuesioner, dan studi literatur. Analisis data yang adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi petani dari indikator kemauan, kemampuan dan kesempatan mayoritas memiliki kategori tinggi 63,9%. Partisipasi petani dipengaruhi secara nyata oleh faktor eksternal dan dukungan pemerintah terhadap partisipasi petani sebesar 91.6% dan beberapa faktor lain di luar penelitian 8,4%. Strategi peningkatan partisipasi petani dilakukan dengan peningkatan penyuluhan pertanian kepada sasaran/kelompok tani, dimana dalam pelaksanaanya materi yang digunakan adalah akses informasi pertanian dan bantuan sarana dan prasarana. Media yang digunakan berupa powerpoint dan leaflet. Metode penyuluhan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan demonstrasi.
Downloads
References
[BPP] Balai Penyuluhan Pertanian. 2021. Programa Penyuluhan Kecamatan Cisarua 2021
[BPS]. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. 2020. Produksi Tanaman Sayuran 2020
Anwarudin O, dan Wardani. 2018. Peran Penyuluh Terhadap Penguatan Kelompok Tani dan Regenerasi Petani di Kabupaten Bogor Jawa Barat. Jurnal Tabaro 2(1):191–200.
Ardita A, Sucihatiningsih DWP dan Widjanarko D. 2017. Kinerja penyuluh pertanian menurut persepsi petani: studi kasus di Kabupaten Landak. Journal of Vocational and Career Education, 2(1).
Effendy L. 2013. Metode Pengkajian Penyuluhan. Bogor : Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor.
Fatchiya A. 2010. Tingkat Kapasitas Pembudidaya Ikan Dalam Mengelola Usaha akuakultur Secara Berkelanjutan. Institut Pertanian Bogor. Jurnal Penyuluhan. 6(1):75-83.
Haryanto dan Eko. 2007. Sawi dan Selada. Jakarta: Penebar Swadaya.
Hasyim H. 2006. Analisis Hubungan Karakteristik Petani Kopi terhadap Pendapatan (Studi Kasus: Desa Dolok Saribu Kecamatan Paguran Kabupaten Tapanuli Utara). Jurnal Komunikasi Penelitian. 18(1) : 23-27.
Koampa MV, Olfie BLS, Sendow MM, dan Moniaga VRB. 2015. Partisipasi Kelompok Tani dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian di Desa Kanonang Lima, Kecamatan Kawangkoan Barat. Jurnal ASE. 11(3A):19-32
Manyamsari I, dan Mujiburrahmad. 2014. Karakteristik Petani dan Hubungannya dengan Kompetensi Petani Lahan Sempit (kasus: Di Desa Sinar Sari Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor Jawa Barat). Jurnal Agrisep. 15(2): 58-70
Mardikanto T. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta : Sebelas Maret University. 177 - 220
Mardikanto T, dan Soebiato P. 2013. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik (2nd ed.). Bandung: Alfabeta. 67 - 90
Mulyandari HSR, dan Ananto EE. 2005. Teknik implementasi pengembangan sumber informasi pertanian nasional dan lokal P4MI. Jurnal Informatika Pertanian. 14: 802-817
Slamet M. 1985. Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Pedesaan. Ditjen-Dikti. Jakarta. 3-7
Sugiyono. 2017. Statistik Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta, Hal : 56 -77
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Hal: 143.
Virianita R, Soedewo T, Amanah S, dan Fatchiya A. 2019. Persepsi petani terhadap dukungan pemerintah dalam penerapan sistem pertanian berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 24(2):168-177.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kommunity Online

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










