Relevansi Kebijakan Kenaikan Usia Pernikahan terhadap Kesiapan Berkeluarga: Analisis Pemikiran Prof. Nasaruddin Umar
DOI:
https://doi.org/10.15408/tadabbur.v4i2.53136Keywords:
Family Resilience, Legal Philosophy, Marriage, Maqashid al-Shariah, Progressive LawAbstract
The amendment to the Indonesian Marriage Law through Law Number 16 of 2019, which raised the minimum marriage age to 19 years, was intended to strengthen child protection and promote marital readiness. Nevertheless, the policy has shown limited effectiveness in fostering substantive marriage readiness and long-term family resilience because it primarily emphasizes chronological age while paying insufficient attention to psychological, social, economic, and spiritual preparedness. This study aims to examine Prof. Nasaruddin Umar's concept of the "11 Proactive Mediation Strategies" as an alternative framework for strengthening family resilience. Employing a qualitative library research design with content analysis and hermeneutic approaches, the study analyzes the concept through the perspectives of Progressive Law and Maqashid al-Shariah. The findings reveal that Nasaruddin Umar proposes a multidimensional model of marital readiness that integrates legal, psychological, social, economic, and spiritual dimensions through a tiered mediation system consisting of prevention, early intervention, and post-divorce assistance. This study contributes an integrative framework that bridges state legal policy with the substantive objectives of Islamic law, thereby offering a preventive and holistic approach to strengthening family resilience in contemporary Indonesia.
References
cna.id. (2025). Perceraian meningkat, Menag usul revisi UU Perkawinan dan 11 strategi mediasi. CNA Indonesia. https://www.cna.id/indonesia/menag-usul-revisi-uu-perkawinan-angka-perceraian-meningkat-11-strategi-mediasi-32136
Fakhri, M. H., Khasanah, F., & Marzuki, A. (2026). Perubahan Batasan Umur Pernikahan dalam Perspektif Maqashid Syariah. As- Syar’i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 8(2), 252–270. https://doi.org/10.47476/assyari.v8i2.10427
Firdaus, S. N., Sj, F., & Thoriquddin, M. (2021). Dampak Nikah Siri Terhadap Istri Dan Anak Perspektif Maqashid Al-Syari’ah Al- Syathibi (Studi Desa Bangsalsari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember). Al-Ijtimaiyyah, 7(2), 165–194. https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v7i2.9726
Hariaji, A., & Yulianis, M. S. F. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan dan Anak Dalam Perkara Perceraian di Pengadilan Agama. Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Hukum, 2(3), 166–179. https://doi.org/https://doi.org/10.60126/sainmikum.v2i3.991
Harun, S. F., Majid, A. B. A. bdul, & Yulianis, M. S. F. (2025). Analisis Perubahan UU No. 16 Tahun 2019 Tentang Pembatasan Usia Pernikahan Sebagai Respon Terhadap Problematika Pernikahan Anak di Indonesia. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(6), 1–22.
Hasnawati, Indah, N., & Rahmatullah. (2025). Analisis Sosiologi Hukum Terhadap Praktik Pernikahan Dini di Komunitas Muslim Pedesaan. J-Ceki: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(6), 2728–2733.
Hawari, H. (2025). Angka Perceraian Meningkat, Menag Usul UU Perkawinan Direvisi. detik.com. https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7882041/angka-perceraian-meningkat-menag-usul-uu-perkawinan-direvisi
Hendrah, & Sastrawati, N. (2021). Usia Perkawinan Perspektif Maqashid Syariah ; Analisis terhadap Undang-Undang Perkawinan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Madzhab, 2(2), 543–560.
Hidayat, J. (2022). Dampak Dari Undang-Undang No.16 Tahun 2019 Tentang Batas Usia Perkawinan Terhadap Dispensasi Perkawinan (Studi Kasus di Pengadilan Agama Padang Kelas 1 A). Sakena: Jurnal Hukum Keluarga, 7(1), 71–88.
Husni, S. M. (2022). Efektivitas Penerapan Batas Usia Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan No.16 Tahun 2019 Pada Masa Pandemi Covid-19. Familia: Jurnal Hukum Keluarga, 3(2), 113–128.
Indrasta, B. A. (2024). Pengaturan Batas Minimal Usia Nikah Di Indonesia Perspektif Maqashid Al- Syar ’ iyyah Al -Syatibi Dan Sosiologi Hukum Soerjono Soekanto. Sakina: Journal Of Family Studies, 8(1), 105–120. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/jfs%0APengaturan
Labiba, F. (2021). Analisis Ketentuan Batas Minimal Usia Perkawinan Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 Menjadi Undang-Undang No. 16 Tahun 2019. Khuluqiyya, 3(2), 110–128.
Labibah, K. N., Valentina, F., Moyna, V. S., A’yun, A. F. Q., Erliyawati, I. S., & Hidayah, A. N. (2025). Perkawinan Dini dalam Perspektif Hukum Nasional dan Internasional : Dampak Empiris Terhadap Struktur Keluarga di Indonesia. Journal Evidence Of Law, 4(2), 479–490. https://jurnal.erapublikasi.id/index.php/JEL
M., A. (2025). Interpretation of Marriage Law Determination : An Analysis Study of the Adult Age of Marriage in Indonesia. International Journal Of Law: “Law And World“, 11(2), 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.36475/11.2.10
Naila, E. H., & Saliki. (2023). Penerapan UU No . 16 Tahun 2019 Tentang Batas Minimal Usia Perkawinan Perspektif Teori Efektivitas Lawrence Milton Friedman (Studi Kasus Di Desa Sukosari Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang). AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies, 6(16), 653–664. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v6i3.72
Nurjanah, S., & Hermanto, A. (2022). Hukum Perkawinan Islam Progresif Di Indonesia. CV. Literasi Nusantara Abadi.
Rohman, M. F. (2025). 11 Strategi Tekan Angka Perceraian dan Tingkatkan Jumlah Perkawinan di Indonesia. NU Online. https://nu.or.id/nasional/11-strategi-tekan-angka-perceraian-dan-tingkatkan-jumlah-perkawinan-di-indonesia-O4gYo
Sari, S. K., Husain, H., & Farida, I. (2025). Peran Hifz Al-Mal dalam Membentuk Praktik Frugal Living dan Kontribusinya Terhadap Gaya Hidup Berkelanjutan di Kalangan Rumah Tangga Muslim Watampone. Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi , Keuangan & Bisnis Syariah, 7(8), 3365–3384. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v7i8.8860
Sholihuddin, M., Jazil, S., & Ni’am, S. (2024). Remarriage in the ‘Iddah Perspective of Maqāṣid Al-Usrah: Study in Wedoro Waru, Sidoarjo, Indonesia. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 8(2), 726–749. https://doi.org/10.22373/sjhk.v8i2.15061
Suryantoro, D. S., & Mansur, A. (2026). Tinjauan Maqasid Al-Syari ‘ Ah Terhadap Batas Usia Perkawinan Dalam Hukum Islam Dan Undang- Undang Perkawinan Indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1), 465–478.
Umays. (2025). Tingginya Angka Perceraian, Menag Nasaruddin Usul Revisi UU Perkawinan Tambahkan Bab Ini. Journal Media. https://www.jurnalmedia.co/news-detail/tingginya-angka-perceraian-menag-nasaruddin-usul-revisi-uu-perkawinan-tambahkan-bab-ini
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2ot9 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun T974 Tentang Perkawinan, 1 (2019). peraturan.bpk.go.id.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nila Fadllilatul Husna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
