Kontribusi K.H. Noer Alie Dalam Bela Agama Negara, Politik, Dakwah, dan Pendidikan Islam Bekasi (Era 1940-1992)

Syamsuri Syamsuri

Abstract


Tokoh Agama Kiayi Noer Ali dikalangan masyarakat Bekasi-Karawang dikenal dengan sebutan Singa Karawang-Bekasi, mengapa demikian?, karena kiprahnya dalam masa mempertahankan Kemerdekaan RI era 1940-1949 tidak diragukan lagi, pada masa tersebut Kiayi Noer Ali tidak sekedar berdakwah dan membangun pendidikan, namun jiwa ragapun diserahkan kepada tanah airnya untuk berjuang bersama dengan  Batalyon III Hizbullah (Tentara Allah) dimana K.H. Noer Ali adalah Panglima/Komandannya,  memimpin perang bergerilya untuk mengusir Tentara NICA Sang Penjajah dari Bumi Pertiwi. Kiayi Noer Ali tokoh agama yang kharismatik, seorang pejuang yang berpangkat Kolonel, dan politikus. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa Kiayi Noer Alie berkontribusi besar terhadap negara pada masa mempertahankan Kemerdekaan RI. Adapun kontribusinya adalah Pertama, ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan turut andil dalam peperangan. Kedua, ikut berpolitik terutama lewat Partai Masyumi. Ketiga, berdakwah yang dimulai dari rumahnya sendiri kemudian keliling kampung, dan pada akhirnya mengisi juga pengajian para pejabat dilingkungan Kabupaten Bekasi. Keempat, merintis sebuah lembaga pendidikan Islam plus pesantren guna umum ikut mencerdaskan anak bangsa

Keywords


Epistemologi; Waktu Pagi, Kontribusi; K.H. Noer Ali; Bela Negara; Politik; Dakwah; Pendidikan Islam

References


Anwar, Ali. 2015. Kemandirian Ulama Pejuang KH. Noer Alie. Bekasi: Yayasan Attaqwa.

Anwar Layu, Ben Thayyeb. 2008. Kolonel Noer Alie Sisi Lain Macan Bekasi. Bekasi: Jawa Press.

Ali, Muhammad Mumtaz. 1996. Conceptual and Methodologi Issues in Islamic Research: A Few Milestones. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

Abdurrahman, Soejono. 2005. Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan. Jakarta: Rineka Cipta.

Bizawie, Milal. 2014. Syeikh Muttaqien Perlawanan Kultural Agama Rakyat. Tangerang: Pustaka Compass.

Chaidir, Djabir. 2008. Bang Djabir Berucap Wartawan Mengungkap. Jakarta: Al-Mughni Press.

Gearon, Liam. 2010. Citizenship Making Links with Religiuos Education. Learning to Teach Citizenship in The Secondary School. Canada: Routledge.

Hamka. 2014. Pribadi Hebat. Jakarta: Gema Insani.

Ketua Yayasan Penyelenggara Penterjemah/Pentafsir Al-Qur’an, Al-Qur’an dan Terjemahannya, (Jakarta: 1971), Qs. Al-Baqarah (2): 2

Lubis, H. Nina. 2019. Kiayi Noer Ali Singa Karawang-Bekasi. Link: http://attaqwaputra.sch.id/index,php/tentang-attaqwa/kh-noer-alie

Musthafa As., M, dkk. 1998. Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat Dari Masa ke Masa. Bandung: Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat.

Ma’ruf, Amin. 2017. Panduan Majelis Ulama Indonesia. Bandung: Gema Insani.

Noer Alie, K.H. tth. Kitab Nurul Hidayah Liman Arodas Sa’adah. Bekasi: Yayasan Attaqwa.

Nata, Abudin. 2005. Metodologi Studi Islam.

Ogden, Venessa. 2000. The Role of Religious Education (Ed.) Ron Best, Education for Spritual, Moral, Sosial, and Cultural.

Rosidi, Ahmad. 2017. Hasil Wawancara dengan Santri dari K.H. Noer Ali pada hari Senin.

Saidi, Ridwan. 2001. Profil Orang Betawi: Asal Muasal, Kebudayaan dan Adat Istiadatnya. Jakarta: PT Gunara Kata

Saihu, M. (2022). Intensifikasi Kecerdasan Emosional Anak Introvert Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Pada Pendidikan Dasar. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(03), 1063–1082.

Saihu, M. (2023). Pemikiran Paradigma Pendidikan Islam (Tinjauan Paradigma Pendidikan Islam Holistik Dalam Serat Wulang Reh). Edukasi Islami, 12(1), 615–630.

Saihu, S. (2018). Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia. Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu Dan Budaya Islam, 1(1), 1–33.

Sharma, Ram Nath & Sharma Kumar, Rajendra. 2006. Advanced Educational Psychology. New Delhi: Atlantic Publishers & Distributor.

Tim Harakah Islamiyah. Tth. Buku Pintar Aswaja. Jakarta: Harakah Islamiyah


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33496

Refbacks

  • There are currently no refbacks.