KONSTRUKSI KESEHATAN MENTAL ISLAMI: ANALISIS KOMPARATIF TAFSIR AL-ALUSI DAN TAFSIR AL-AZHAR DALAM SURAH AL-RA’D
Keywords:
Zikir, Kesehatan Mental, Surah Al-Ra’d, Tafsir KomparatifAbstract
Krisis kesehatan mental telah menjadi masalah serius di era modern akibat gaya hidup cepat dan tekanan materialistis, yang seringkali menyebabkan kekosongan spiritual meskipun hidup dalam kesejahteraan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran zikir terhadap kesehatan mental berdasarkan Surah Ar-Ra'd ayat 28, dengan membandingkan perspektif Tafsir Ruh al-Ma'ani karya Al-Alusi dan Tafsir Al-Azhar karya Hamka. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan kualitatif yang menggunakan metode komparatif (muqaran) dan deskriptif-analitis. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka teori psikologi Abu Zayd al-Balkhi yang mencakup konsep keterikatan jiwa-raga (Al-Isytibak), kecemasan (Al-Jaza'), dan terapi kognitif (Al-Ilaj bil-Did). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa menurut Al-Alusi, zikir adalah kehadiran hati yang menyucikan batin dan menjadi fondasi kesehatan mental dengan menghilangkan kelalaian dan keraguan. Sementara menurut Hamka, zikir adalah kesadaran konstan akan kehadiran Allah sebagai benteng yang melindungi jiwa dari kehancuran akibat kekosongan spiritual dan materialisme modern. Kedua mufasir sepakat bahwa zikir bukan sekadar ucapan lisan, melainkan proses terapi kognitif yang merestrukturisasi kesadaran untuk mengusir kecemasan.


