The Dynamics of The Democratic Process In Legal Politics In Indonesia And Egypt

Nahrowi Nahrowi, Masyrofah Masyrofah, Nurul Handayani

Abstract


Abstract

The implementation of democratic systems in several Muslim countries has obstacles. This is due to the development of people's thinking patterns about understanding democracy itself. Islam as a religion emphasizes the establishment of harmonious relations, but when applying the relationship of Islam and democracy in the life of the state does not necessarily be smooth at the level of practice. But on the other hand, It faced with the reality of the problems in implementing democratization in the Islamic world. Some countries claimed to succeed as democratic countries, generally after going through a transition period of transfer of government power. But on the contrary, not a few countries that have not or are not ready to accept change as a process of democratization are trapped in the struggle for power and lead to conflict and violence. Therefore it is important to discuss the challenges and obstacles of democratization in the Islamic world. With a normative-empirical approach, this article aims to analyze the problems of the democratization process in two Muslim countries, namely Indonesia and Egypt. This study found that the process of democratization as a part of the legal-political system in Muslim countries must adapt to the culture and political conditions of each country. The challenges of the democratization process in Indonesia and Egypt, namely the media, ideology, natural resources, common vision and mission in developing the country, strong commitment from all components of the nation, the political will of the head of state related to power-sharing and strengthening dialogue with the people.

Keywords: Democracy, Muslim Countries, Conflict of Power, Legal Politics

 

Abstrak

Penerapan sistem demokrasi di beberapa negara muslim memiliki kendala. Hal ini disebabkan semakin berkembangnya pola pemikiran masyarakat mengenai pemahaman demokrasi itu sendiri. Islam sebagai agama yang menitikberatkan kepada terjalinnya hubungan yang harmonis dalam kehidupan bernegara, namun ketika menerapkan hubungan Islam dan demokrasi dalam kehidupan bernegara tidak serta merta mulus pada tataran praktiknya. Idealnya sebuah negara yang menjalankan sistem demokrasi memiliki tingkat partisipasi masyarakat yang kian meningkat dalam turut serta membangun negara. Namun di sisi lain dihadapkan pada realitas adanya problematika dalam menerapkan demokratisasi di dunia Islam. Ada negara yang diklaim berhasil sebagai negara demokratis, umumnya setelah melewati masa-masa transisi perpindahan kekuasaan pemerintahan. Namun sebaliknya, tidak sedikit negara yang belum atau tidak siap menerima perubahan sebagai proses demokratisasi justru terjebak dalam perebutan kekuasaan dan berujung kepada konflik dan kekerasan. Oleh karena itu penting untuk dibahas tentang apa saja tantangan dan hambatan demokratisasi di dunia Islam. Dengan pendekatan normatif-empiris, artikel ini bertujuan untuk menganalisa problematika proses demokratisasi di dua negara Muslim yaitu Indonesia dan Mesir. Studi ini menemukan bahwa proses demokratisasi yang merupakan bagian dari sistem politik hukum di negara muslim haruslah menyesuaikan dengan kultur dan kondisi politik masing-masing negara tersebut.

Kata Kunci: Demokrasi, Negara Muslim, Media, Konflik Kekuasaan, sistem hukum ketatanegaraan

 

Аннотация

Внедрение демократической системы в нескольких мусульманских странах сталкивается с препятствиями. Это связано с развитием у людей образов мышления в отношении понимания самой демократии. Ислам, как религия, подчеркивает установление гармоничных отношений в государственной жизни, однако практически применение исламских и демократических отношений в жизни государства не обязательно гладко. В идеале страна, в которой действует демократическая система, дожна иметь все более высокий уровень участия общественности в строительстве страны. Однако, с другой стороны, существуют проблемы в применении демократизации в исламском мире. Есть страны, которые считаются успешными как демократические страны, как правило, после завершения переходного периода передачи государственной власти. Напротив, многие страны, которые не готовы или не готовы принять перемены как процесс демократизации, попадают в ловушку борьбы за власть и приводят к конфликтам и насилию. Поэтому важно обсудить, какие существуют проблемы и препятствия на пути демократизации в исламском мире. Данная статья с нормативно-эмпирическим подходом направлена на анализирование проблем процесса демократизации в двух мусульманских странах, а именно Индонезии и Египте. Это исследование показывает, что процесс демократизации, который является частью правовой политической системы в мусульманских странах, должен адаптироваться к культуре и политическим условиям каждой страны.

Ключевые слова: Демократия, Мусульманское Государство, Сми, Конфликт Власти, Конституционно-Правовая Система.


Keywords


Democracy, Muslim Countries, Conflict of Power, Legal Politics

Full Text:

PDF

References


Books

A. Ubaidillah, et al (2000), Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education), Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani, Cet I; Jakarta: IAIN Press.

Abdillah, M. (1999), Demokrasi Di Persimpangan Makna; Respon Intelektual Muslim Indonesia terhadap Konsep Demokrasi (1966-1993), Yogyakarta, Tiara Wacana.

Awang, A.H. (2007). Islam dan Demokrasi, Malaysia: PTS Islamika.

Azra, A. (1996), Pergolakan Politik Islam: Dari Fundamentalisme, Modernisme hingga Post-Modernisme, Jakarta: Paramadina.

Azra, A. (2016), Transformasi Politik Islam: Radikalisme, Khilafatisme, dan Demokrasi Jakarta: Prenada Media Group dan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Depdikbud (1999), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet I, Jakarta: Balai Pustaka.

Diamond, Juan J. Liz, Seymour Martin Lipset (ed) (1995), Politics in Developing Countries Comparing Experiences with Democracy, Boulder: London, USA.

Esposito & John O. Voll (1999), Demokrasi Di Negara-Negara Muslim, Cet I; Bandung: Mizan.

Huwaydi, F. (1996), Demokrasi, Oposisi dan Masyarakat Madani: Isu-isu Besar Politik Islam, Bandung: Mizan.

Kamil, S. (2002), Islam & Demokrasi: Telaah Konseptual & Historis, Ciputat: Gema Media Pratama.

Kuncahyono, T. (2013), Tahrir Square Jantung Revolusi Mesir, Jakarta: Kompas.

Maarif, A.S. (1985), Islam dan Masalah Kenegaraan, Jakarta: LP3ES.

Masykuri Abdillah (2011), Islam dan Dinamika Sosial Politik di Indonesia, Jakarta : PT Gramedia.

Mufid, M. (2004), Politik Dalam Perspektif Islam, Jakarta : UIN Press.

Sjadzali, M. (1990), Islam dan Tata Negara: Ajaran, Sejarah dan Pemikiran, Jakarta : UI Press.

Sulaiman, S.J. (1988), “Shura and Democracy”, In Charles Khurzan, Liberal Islam, Oxford: Oxford University Press.

Thaha, I. (2005), Demokrasi Religius, Jakarta : Teraju. John L.

Umar, M. (2004), Islam dan Demokrasi di Indonesia; Kemenangan Abangan dan Sekuler, Jakarta: Institute for Social Empowerment and Democracy (INSED) bersama Lembaga Pencegah Korupsi.

United Nations Development Programme (UNDP) (2002), Human Development Report 2002: Deepening Democracy in a Fragmented World, Overview.

Websites

Azra, A. Demokrasi Indonesia kompatibel dengan Islam, http://kalbar.antaranews.com/berita/327893/azyumardi-azra-demokrasi-indonesia-kompatibel-dengan-islam.

http://www.academia.edu/10348523/Faktor_Penghambat_Demokrasi_di_Indonesia

http://www.kompasiana.com/fauziah_hanum/demokrasi-dan-radikalisme-agama-hubungan-yang-berwajah-paradoks.

Jibraan, A. 2008, Relasi agama dan negara, http://saifudiendjsh.blogspot.com.

Sihbudi, R. (2004), Islam, Radikalisme dan Demokrasi, lipi.go.id.

Journal Article & Newspaper

Abdillah, M. (30 Agustus 2016), Model demokrasi di Negara Muslim, Artikel Surat Kabar Kompas.

Azra, A. (7 April 2015),“Waspadai Paham Radikal”, Kompas.

Bubalo, A; Fealy, G; Mason, W. (2008), Zealous Democrats; Islamism and Democracy in Egypt, Indonesia, and Turkey, Lowy Institue for International Policy, Australia.

Buehrerr, M. (2009), Islam and Democracy in Indonesia, Insight Turkey vol. 11/No.4/2009.

Esposito, J.L; & Piscatori, J. (1991), “Democratization and Islam”, In Middle East Journal, Vol. 45, No.3, Winter.

Huntington, SP. (1991), “Democracy’s Third Wave”, In Journal of Democracy, Vol.2 No.2, Spring.

Iftihah, NR. (2014), Islam dan Demokrasi, Jurnal Islamuna Volume 1 Nomor 1 Juni.

Jamal, A. (2009), Democratizing State-Religion Relations: A Comparative Study of Turkey, Egypt, and Israel, Democratization Vol. 16 No. 6 December, Taylor & Francis.




DOI: https://doi.org/10.15408/jch.v8i3.17071 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Free counters!

View My Stats

Creative Commons License 
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International