Menelaah Fenomena Korean Wave di Indonesia: Analisis Kritis Perspektif Ali Syari'ati tentang Modernisasi
DOI:
https://doi.org/10.15408/rec5fe92Keywords:
Korean Wave, Ali Shari'ati, modernization, Muslim identityAbstract
This article examines the Korean Wave phenomenon in Indonesia through the prespective of Ali Shari’ati’s thoughts on modernization. By using a qualitative method and utilizing a literature study of some Ali Shari’ati’s works as well as previous studies on the Korean Wave phenomenon in Indonesia in general, this study will try to analyze how the penetration of South Korean culture ultimately impacts the identity and values of Indonesian Muslim communities in particular. This study places Shari’ati’s critical thinking on modernization as an analytical framework to understand the dynamics of socio-cultural change brought about by the Korean Wave phenomenon. The results show that Shari’ati’s critique of modern cultural hegemony is still relevant in the context of contemporary cultural globalization, especially when used to understand the challenges faced by Indonesian Muslims in responding to the flow of South Korean popular culture.
Artikel ini mengkaji fenomena Korean Wave di Indonesia melalui perspektif dari pemikiran Ali Syari’ati tentang modernisasi. Dengan menggunakan metode kualitatif dan memanfaatkan studi kepustakaan terhadap beberapa karya Ali Syari’ati dan juga kajian terdahulu mengenai fenomena Korean Wave di Indonesia pada umumnya, penelitian ini akan mencoba menganalisis bagaimana penetrasi budaya Korea Selatan tersebut akhirnya berdampak pada identitas dan nilai-nilai masyarakat Muslim Indonesia pada khususnya. Studi ini menempatkan pemikiran kritis Syari’ati tentang modernisasi sebagai kerangka analitis untuk memahami dinamika perubahan sosial-budaya yang ditimbulkan oleh fenomena Korean Wave. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik Syari’ati terhadap hegemoni budaya modern masih relevan dalam konteks globalisasi budaya kontemporer, khususnya ketika digunakan untuk memahami tantangan yang dihadapi masyarakat Muslim Indonesia dalam menyikapi arus budaya populer Korea Selatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.