Doktrinisasi Anti Korupsi (Program Perguruan Tinggi Menanamkan Semangat Anti Korupsi Ke Alam Bawah Sadar Mahasiswa)

Andrian Habibi

Abstract


Korupsi alat perusak yang sudah terbiasa dilakukan sejak dari hal-hal kecil.Proses pembenihan jiwa korup mulai tumbuh dari praktek mengurangiwaktu, memainkan nilai, lobby uang kuliah dan/atau kegiatan mahasiswaserta hal-hal kecil lain. Sedikit demi sedikit korupsi hadir sebagai bahagianyang dimaklumi. Program calon koruptor yang tidak sengaja atau tidak sadardilakukan secara berulang oleh para penerus pejabat yang sedang belajar diperguruan tinggi dan/atau organisasi kemahasiswaaan (pemuda). Kedepanperlu sistem pendidikan anti korupsi yang lebih halus dan tanpa disadarioleh peserta didik. Program Doktrin Anti Korupsi merupakan salah satupilihan dari pelbagai banyak cara yang sudah dibuat untuk mengurangi jiwakoruptif. Penanaman doktrin melalui proses pencucian otak sehingga alambawah sadar peserta didik secara bertahap menolak prilaku koruptif danmembenci koruptor. Sebagai contoh program motovasi MLM, militerdan/atau pengantin (pelaku bom bunuh diri). Cara merekayasa alam bawahsadar membutuhkan waktu lama namun berdampak pada kehidupan dalamjangka waktu tertentu. Demi menjaga pemikiran yang ditanakan, perlupengawalan agar alam bawah sadar menguasi tubuh objek doktrin. Olehkarena itu, Perguruan Tinggi penting membentuk tim khusus untukmenanamkan pemikiran anti korupsi kepada mahasiswa. Tim penanamandan/atau pencucian otak bekerja sesuai dengan prosedur yang dijaga danterkonsolidasi. Program rahasia agar mahasiswa menjalani tingkah lakubersih dari pemikiran kecil yang sudah tertimbun dalam budaya hidup. Timtidak dikenal, tanpa terlihat dan tak bersuara bagaikan hantu yang diketahuinamun tak berbentuk. Tujuan akhir adalah menciptakan mahasiswa yangtanpa sadar menjalani hidup dalam budaya perlawanan kepada koruptor danmenghentikan calon-calon koruptor.

 

DOI: 10.15408/sjsbs.v5i1.7903


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

/public/site/images/mhelmi/googlescholarlogo_300 /public/site/images/mhelmi/oaji_120 /public/site/images/mhelmi/acdedu_135 /public/site/images/mhelmi/logo_base_224 /public/site/images/erwin/as_370 /public/site/images/erwin/logo-mendeley_345
Creative Commons License
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar'icensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN2356-1459