Formulasi Fast Desintegrating Tablet (FDT) Sari Buah Jambu Biji Merah dengan Perbedaan Konsentrasi Ac-Disol

Erni Rustiani, Septia Andini, Musnawati Musnawati

Abstract


Buah jambu biji merah merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat dapat meningkatkan trombosit untuk Demam Berdarah   Dengue (DBD). Buah jambu biji merah mempunyai kandungan senyawa flavonoid kuersetin dan vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Fast Disintegrating Tablet (FDT) sari buah jambu biji merah dengan perbedaan variasi konsentrasi Ac-Disol menggunakan metode cetak langsung. Buah jambu biji dibuat dengan cara dihaluskan dengan jicer dan sari yang diperoleh dikeringkan dengan alat vacuum dryer . Formula yang dibuat memiliki perbedaan konsentrasisuperdesintegran Ac-Disol yang digunakan yaitu F1 (3%), F2 (4 %) dan F3 (5 %). Parameter mutu tablet yang diuji meliputi organoleptik, kekerasan, kerapuhan, waktu dispersi in vitro, waktu pembasahan rasio penyerapan air, serta penetapan kadar flavonoid sari kering buah jambu biji merah dan sedian FDT. Tablet ketiga formula berwarna krennm dengan bau khas aromatis dan rasa manis buah jambu biji. Formula 3 dengan konsentrasi ac-Disol 5% merupakan formula terbaik dengan nilai rat-rata kekerasan 2,62 kp,  lama waktu dispersi in vitro 32 detik, waktu pembasahan 20 detik, dan rasio penyerapan air 81,06%. Hasil kadar flavonoid sari kering buah jambu biji 0,79 % dan sediaan FDT Formula 1 (0,70 %), Formula 2 (0,68 %), dan Formula 3 (0,70 %).


Keywords


FDT, Buah jambu biji merah, Superdesintegran, Ac-Disol

References


Agustina, I. (2017) ‘Formulasi Granul Effervesen Ekstrak Daun Pepaya dan Sari Jambu Biji Merah dengan Perbedaan Asam Basa’. Skripsi. Bogor: Universitas Pakuan

Anwar, E. (2012) ‘Eksipien dalam Sediaan Farmasi: Karakterisasi dan Aplikasi’. Edisi 1. Jakarta: Dian Rakyat, pp. 3-59

Aulton, D. dan Florence, A. T. (1988) ‘Dasar-Dasar Fisikokimia Farmasi’. London: Chapman and Hal, Inc, pp. 81-53.

Chang, C. C., Yang, M. H., Wen, H. M., Chern, J. C. (2002) ‘Estimation of total content in propolis by two complementary colorimetric methods’, Journal of Food and Drug Analysis, 10(3), pp. 178-182.

Edityaningrum, C. A., Fauziah, T. S., Zainab, Witasari, H. A. (2018) ‘Optimasi formula fast desintegrant tablet ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan kombinasi superdesintegrant crospovidone dan croscarmellose sodium’, Tradisional Medicine Journal, 23(1), pp. 65 – 66.

Eryani, M. C., Wikarsa, S., Soemirtapura, Y. C. (2014) ‘Formulasi dan evaluasi fast desintegrating tablet (FDT) Loratadin’, Acta Pharmaceutica Indonesia, 39 (1&2), 26-32.

Hadisoewignyo, L. dan Fudholi, A. (2013) Sediaan Solida. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hadisoewignyo L dkk (2016) ‘Formulasi oraly disintegrating tablet dengan tekhnik likuisolid dan bahan ko-proses’, PAKERNAS DAN PIT Ikatan Apoteker Indonesia, 46.

Hizriani, A. (2018) ‘Formulasi Sediaan Sirup Campuran Ekstrak Daun Pepaya dan Sari Buah Jambu Biji Merah dengan Perbedaan Pemanis’, Skripsi. Bogor: Universitas Pakuan.

Istianah, N. F, (2018) ‘Formulasi Fast Desintegrant Tablet Ekstrak Daun Ungu (Graptophyllum pictum L. Griff)

dengan Perbedaan Ac-Disol, Skripsi. Bogor: Universitas Pakuan.

Karlina, I. (2017) ‘Efektivitas Campuran Daun Pepaya dan Sari Jambu Biji Merah sebagai Peningkat Trombosit Tikus Putih Jantan’, Skripsi. Bogor: Universitas Pakuan, pp. 17-24.

Kuncoro, B., Zaky, M., Lestari, I. (2015) ‘Formulasi dan evaluasi fisik sediaan fast dissolving tablet amlodipine besylate menggunakan sodium starch glycolate sebagai bahan penghancur’, Journal Farmagazine, 2(2), pp. 30-39.

Lachman, L., Lieberman, H. A., Kanig J. L. (1994). Teori dan Praktek Farmasi Industri, Edisi II. Penerjemah: S. Suyatmi. Jakarta: UI Press.

Marthin, R. dan Hidayat, W. U. (2017) ‘Pengaruh jenis dan konsentrasi bahan penghancur, sodium starch glycolate, crosspovidone coarse dan croscarmellose sodium terhadap parameter fisik cetrizine oraly disintegrating tablet (ODT) secara kempa langsung’, Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal, 1(2), pp. 53-58.

Nurdianti, L., Dicky N., Ratih A. (2018) ‘Formulasi fast desintegrating tablet (FDT), aspirin sebagai antiplatelet dengan ac-disol sebagai superdesintegrant’, Prosiding Seminar Nasional dan Diseminasi Penelitian Kesehatan, 205-211.

Prajapati, B. G. dan Ratnakar, N. (2009) ‘A review on recent patents on fast dissolving drug delivery system’, Internasional Jurnal, Pharmacy. Technologi Research. 1(3), pp. 790-798.

Prasetio, J. N. (2015) ‘Potential red guava juice in patients with dengue hemorrhagic’, Journal of Majority, 4(2), pp. 26-28.

Rachmaniar, R., Haruman K., Merry (2016) ‘Pemanfaatan sari buah jambu biji merah sebagai antioksidan dalam bentuk granul effervescent’, Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 5(1), pp. 8-15.

Rani, K. C., Parfati, N., Putri, J. W. (2017) ‘Formulasi sediaan oraly disintegrating tablet atenolol dengan sodium starch glycolate sebagai superdesintegran’, Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas, 14(1), pp. 55-64.

Rosary, F. (2015) ‘Hematologi darah tikus sebagai model demam berdarah untuk khasiat angkak dan jambu biji merah (Psidium Guajava Linn)’, Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Rowe R. C., Sheskey, P. J., Quinn, M. E. (2009) Handbook of Pharmaceutical Excipients Sixth Edition. London: Pharmaceutical Press.

Setyawan, D., Widjaja, B., Sayekti, I. (2010) ‘Pengaruh ac-disol terhadap karakteristik fisik dan laju disolusi oraly disintegrating tablet piroksikam dengan metode cetak langsung’, Pharmaceutical Sciences and Research, 7(2).

Suhery, W. N., Fernando, A., Giovanni, B. (2016) ‘Perbandingan metode granulasi basah dan kempa langsung terhadap sifat fisik dan waktu hancur oraly disintegran tablets (ODTS) piroksikam’, Jurnal Sains Farmasidan Komunitas, 2(2)138-144.


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/pbsj.v1i1.12573

Refbacks

  • There are currently no refbacks.