ISLAM DAN PERGERAKAN CIVIL SOCIETY KEBUDAYAAN TRANSNASIONAL HIZMET DI INDONESIA

Ozi Setiadi

Abstract


Islam dan Pergerakan Civil Society Kebudayaan Transnasional Hizmet di Indonesia. Gerakan Hizmet di Indonesia sebagai suatu masyarakat madani Muslim. Pertama, gerakan Hizmet di Indonesia sebagai gerakan masyarakat sipil transnasional yang mengusung tema Islam muncul dan berkembang di Indonesia dengan menggunakan pendekatan budaya sebagai agenda kolektif mereka. Kedua, adalah ideologi gerakan Hizmet (jasa), yang mengadopsi ideologi nilai-nilai Islam yang mempromosikan ketidaktahuan, kemiskinan, dan konflik sebagai musuh bersama yang harus diperjuangkan. Ketiga, ketidaktahuan, kemiskinan, dan konflik menjadi referensi terpisah dari gerakan Hizmet dalam melakukan pelayanan untuk gerakan kemanusiaan. Adanya gerakan yang berkembang ini dan bisa dilihat dari adanya pendistribusian lembaga kemanusiaan di kota-kota besar di Indonesia. Ini menjadi upaya gerakan Hizmet dalam membangun masyarakat sipil dalam budaya Indonesia, dan untuk membuktikan bahwa Islam sejalan dengan masyarakat sipil.

Full Text:

PDF

References


Alam, Bachtiar. “Antropologi dan Civil Society: Pendekatan Teori Kebudayaan.” Antropologi Indonesia Th. XXIII No. 60 September-Desember 1999.

Akkurt, Orhan. “Gülen, The Most Important Figure Of Tolerance and Dialogue.” Today’s Zaman, 25 Juli 2010, 13, http://www.gulenconference.nl/gc2010/files/News_FG.pdf diakses pada tanggal 7 April 2013.

Antepli, Abdullah T. “Contemporary Islamic Converstions: M. Fethullah Gülen on Turkey, Islam, and the West byNevval Sevindi,” review by: Ahmet T. KuruVol. 62, No. 3 (Summer, 2008), 529-530,Middle East Journal, diakses tanggal 19/03/2012.

Bakti, Andi Faisal. “On the Concept of Civil Society or Masyarakat Madani and Paramadina.” http://www.andifaisalbakti.com/wpcontent/uploads/2012/04/On-the-Concept-of-Civil-Society-or-

Masyarakat-Madani-and-Paramadina.pdf diakses pada tanggal 26 Juli 2013.

Bilici, Mucahit. “The Fethullah Gülen Movement and Its Politics of Representation in Turkey.” The Muslim World 96. 1 Januari 2006,http://eresources.pnri.go.id:2058/docview/216435705/fulltextPDF/13D1ECA416C18E38ADF/1?accountid=25704 diakses pada tanggal 30 Maret 2013.

Bruckmayr, Philipp. “Fethullah Gülen and Islamic Literary Tradition.”

Islam in the Age of Global Challenges--Conference Proceedings, 17 November 2008, http://medya.zaman.com.tr/2008/11/17/bruckmayr.pdf diakses pada tanggal 20 Maret 2013.

Culla, Adi Suryadi. Rekonstruksi Civil Society Wacana dan Aksi Ornop di Indonesia. Jakarta: LP3ES, 2006.

Islam dan Pergerakan Civil Society Kebudayaan Transnasional Hizmet

Culla, Adi Suryadi. Masyarakat Madani: Pemikiran, Teori dan Relevansinya dengan Cita-cita Reformasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999. cet. II.

Donaldson, Mike. “Gramsci, Class and Post-Marxism.” International

Gramsci Journal No. 1 (Juli 2008), 5-18. http://www.uow.edu.au/content/groups/public/@web/@arts/@gramsci /documents/doc/uow136956.pdf diakses pada tanggal 5 Maret 2013.

Enayat, Hamid. Modern Islamic Political Thought. Kuala Lumpur: The Macmillan Press, 2001.

Gülen, M. Fethullah. Bangkitnya Spriritualitas Islam. terj. Fuad Saefuddin. Jakarta: Republika, 2012.

Gülen, M. Fethullah. Islam Rahmatan lil ‘Alamin. trans. Fauzi A. Bahreisy. Jakarta: Republika, 2011.

Greaves, Nigel. “Resisting Abstraction: Gramsci’s Historiological Method. International Gramsci Journal No. 3 (Maret 2011, 39, http://www.uow.edu.au/arts/ research/gramsci-journal/ diakses pada tanggal 5 Maret 2013.

Habermas, Jürgen. Between facts and norms: Contributions to a discourse theory of law and democracy. Cambridge: MIT Press, 1996.

Hadi, Syamsul. “Perkembangan Wacana Civil Society.” CIVIC Journal For Civil Society Empowerment vol. 1 no.3 Desember 2003.

Hendrick, Joshua D. “Global Islam and the Modern World: Transnational Muslim Social Movements and the Movement of Fethullah Gülen, a Comparative Approach,” dalamIslam in the Contemporary World-2 New Jersey: Tughra Books, 2009, 124.

Hikam, Muhammad A.S. “Civil Society and Government Relations in the Post Reformasi Indonesia: Preliminary Observations.” Usindo Brief, (19 Januari 2010), http://usindo.org/wp-content/uploads /2010/08/Hikam-Brief-Final.pdf diakses pada tanggal 10 Januari 2013.

Hikam, Muhammad A.S. Islam, Demokratisasi, dan Pemberdayaan Civil Society. Jakarta: Erlangga, 2000.

Huwaidi, Fahmi. Demokrasi dan Masyarakat Madani, terjemahan dari al-Islam wa al-Dimu Qrathiyyah. Bandung: Mizan, 1996.

Iqbal, Muhammad. Fiqh Siyasah: Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2007.

Islamoglu, H. “Civil Society/Public Sphere: History of the Concept.”International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences: Elsevier Science, 2001, 1897, http://www.nyu.edu/ipk/calhoun/files/calhounCivilSocietyPublicSphereHistoryOfConcept.pdf, diakses pada tanggal 22 Januari 2013.

Juhri, Syarifuddin. 1 Abad Muhammadiyah Gagasan Pembaruan Sosial Keagamaan. Jakarta: Kompas, 2010.

Kamil, Sukron. Pemikiran Politik Islam Tematik: Agama dan Negara, Demokrasi, Civil Society, Syariah dan HAM, Fundamentalisme dan Anti Korupsi. Jakarta: Kencana, 2013.

Kamali, Masoud. “Civil Society and Islam: a Sociological Perspective.”Archives Européennes de Sociologie 42. 3 Desember 2001, 479,http://eresources.pnri.go.id:2058/docview/216940878/fulltextPDF/13D096BA4AD2C1F726D/1?accountid=25704 diakses pada tanggal 4 Maret 2013.

Keane, J. Civil Society and the State. London: Verso, 1988 Khan, Muhammad Zubair. dkk., “From Habermas Model to New Public Sphere: A Paradigm Shift.” Global Journal of Human Social Science Volume 12 Issue 5 Version 1.0 (Maret 2012), http://socialscienceresearch.org/index.php/GJHSS/article/view/312/271 diakses pada tanggal 31 Desember 2012.

Martinez, Patricia A. “The Islamic state or the state of Islam in Malaysia.” Contemporary Southeast Asia; (Desember 2001). http://e-resources.pnri.go.id:2058/docview/205217493/fulltextPDF/13D0561442C4A69581E/3?accountid=25704 diakses pada tanggal 25 Maret 2013.

Mayo, Peter. “The Centrality of the State in Neoliberal Times: Gramsci and beyond.” International Gramsci Journal No. 3 (Maret 2011), http://www.uow.edu.au/arts/research/gramsci-journal/ diakses pada tanggal 5 Maret 2013.

Putra, Yudha Manggala P. “Pakar Barat: Turki Contoh Ideal bagi Dunia Islam.” Republika Online, http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/05/02/m3e7yp-pakar-barat-turkicontoh-ideal-bagi-dunia-islam diakses pada tanggal 11 Nopember 2012.

O’leary, Brendan. “On the Nature of Nationalism: An Appraisal of Islam dan Pergerakan Civil Society Kebudayaan Transnasional Hizmet 157

Ernest Gellner’s Writings on Nationalism.” Cambridge University Press, Great Britain B.J.Pol.S. 27, (1997), http://www.polisci.upenn.edu/ppec/PPEC%20People/Brendan%20O’Leary/publications/Journal%20Articles/Oleary_BJPS_Appraisal_Gellner.pdf diakses pada tanggal 8 Januari 2013.

Singh, Vijender. “An Analysis of Concept and Role of Civil Society in Contemporary.” India Global Journal of Human Social Science, Volume 12 Issue 7 Version 1.0 (April 2012). http://socialscienceresearch.org/index.php/GJHSS/article/view/340/298 diakses pada tanggal 31 Desember 2012.

Smith, Kylie. “Gramsci at the margins: subjectivity and subalternity in a theory of hegemony.” International Gramsci Journal No. 1, 2 (April 2010).http://www.uow.edu.au/content/groups/public/@web/@ arts/@gramsci/documents/doc/uow134747.pdf (diakses pada tanggal 3 Maret 2013).

Smith, Jackie. Charles Chatfield, and Ron Pagnucco, edt. Transnational Social Movements and Global Politics, New York: Syracus University Press, 1997

Sukron Kamil, “Korupsi sebagai Persoalan Kebudayaan: Mencari Akar Masalah Korupsi di Indonesia dan Solusinya.” dalam Korupsi mengorupsi Indonesia: sebab, akibat, dan prospek pemberantasan, edt.

Wijayanto dan Ridwan Zachrie. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009.

Sunarto, Ahmad. Kamus Alfikr. Surabaya: Halim Jaya, 2007. cet. III.

Sulistyo, Dermawan. Keamanan Negara, Keamanan Nasional dan Civil Society. Jakarta: Pensil, 2009.

Vahide, Sükran. Biografi Intelektual Bediuzzaman Said Nursi: Transformasi

Dinasti Utsmani Menjadi Republik Turki. Jakarta: Anatolia,2007.

Yaman, Mine. “Civil Society and Democratic Consolidation: the Case of Tusiad.” (Tesis Bilkent University: Ankara, 2002), 3, http://www.thesis.bilkent.edu.tr/0002069.pdf diakses pada tanggal 16 Januari 2013.

Yavuz, M. Hakan. “Islam and the Secular State: The Gülen Movement.” review by: Tamer Balci, Journal of the American Oriental Society, Vol. 125, No. 2 (Apr. - Jun., 2005), 331-333, American Oriental

Society Stable.http://www.jstor.org/stable/20064359. Diakses tanggal 19/03/2012.

Younkins, Edward W. “Hegel’s Authoritariant State as the Divine Idea on Earth.” Le Quebecois Libre, Montreal (15 November 2005), http://www.quebecoislibre.org/05/051115-11.htm diakses pada tanggal 16 Januari 2013.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.