TUMBUHAN SEBAGAI OBAT TRADISONAL PASCA MELAHIRKAN OLEH SUKU ACEH DI KABUPATEN PIDIE

Zumaidar Zumaidar, Saudah Saudah, Saida Rasnovi, Essy Harnelly

Abstract


Abstrak

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional merupakan kearifan lokal yang diturunkan secara turun temurun berdasarkan resep nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan oleh Suku Aceh di Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Participatory Rural Appraisal dan observasi. Parameter dalam penelitian ini adalah jenis tumbuhan obat, jenis ramuan obat dan cara penggunaan ramuan dalam pengobatan pasca melahirkan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 25 jenis tumbuhan yang tergolong ke dalam 15 suku yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan di Kabupaten Pidie. Jenis ramuan dalam pengobatan tradisional pasca melahirkan terdiri dari obat dalam dan obat luar. Obat dalam yang digunakan terdiri obat perut, bedak param, dan pilis. Penggunaan ramuan obat dalam dan obat luar selama pasca melahirkan dilakukan selama 44 hari. Manfaat dari penggunaan obat tersebut diantaranya menambah darah, meningkatkan jumlah air susu ibu, menghangatkan badan, dan menghilangkan lelah serta letih pasca melahirkan. Pemanfaatan tumbuhan obat secara tradisional sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat Aceh pada pengobatan ibu pasca melahirkan, selain pengobatan modern.

Abstract

Traditional medicine is a drug that is processed in a simple, hereditary based on ancestral recipes, customs, beliefs or local knowledge. This study aims to identify the species of plants used in post-natal care by Acehnese in Pidie District. The method used in data collection is Participatory Rural Appraisal and observation techniques. The parameters in this study are the species of medicinal plants, types of medicinal herbs and how to use the ingredients in postnatal care. The results of the study obtained 25 species plant that is grouped into 15 family used in post-natal care in Pidie District. A Traditional herbs post-natal medicine consists of internal and external medicine. The internal medicine used as stomach medicine, param powder and pilis. The use of medicinal herbs to internal and external medicine after postnatal was carried out for 44 days. The perceived benefits included adding blood, increasing the amount of breast milk, warming the body and eliminating fatigue and fatigue after childbirth. Utilization of traditional medicinal plants in this time are still used by Acehnese in the treatment of postnatal mother, besides modern treatment.


Keywords


Kabupaten Pidie; Obat tradisional; Pasca melahirkan; Suku Aceh; Tumbuhan obat; Acehnese; Medicinal plants; Pidie District; Postnatal; Traditional medicine

Full Text:

PDF

References


Abbott, R. (2014). Documenting traditional medical knowledge. Geneva: World Intellectual Property Organization.

Al-Shammari, K. I. A., Batkowska, J., & Gryziriska, M. M. (2017). Effect of various concentrations of an anise seed powder (Pimpinella anisum L.) supplement on selected hematological and biochemical parameters of broiler chickens. Brazilian Journal of Poultry Science, 19(1), 041-046.

Dhanik, J., Arya, N., & Nand, V. (2017). A review on Zingiberaceae offinicale. Journal of Pharmacognosy and Phytochemsetry, 6(3), 174-184.

Fitrianti, Y., & Angkasawati, T. R. (2015). Pengobatan tradisional Gayo untuk ibu nifas. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 18(2), 111-119.

Jamal, J. A., Abd-Ghafar, Z., & Husain, K. (2011). Medicinal plants used for postnatal care in Malay traditional medicine in the Peninsular Malaysia. Pharmacognosy Journal, 3(24), 15-24.

Kinho, J., Ariani, D. I. D., Tabba, S., Kama, H., Kafiar, Y., Shabri, S., & Karundeng, M. C. (2011). Tumbuhan obat tradisional di Sulawesi Utara jilid i. Manado: Balai Penelitian Kehutanan Manado.

Martin, G. J. (1995). Ethnobotany. London: Chapman & Hall.

Ministry of Health Malaysia. (2015). National health & morbidity survey tradisional & complementary medicine volume iv. Malaysia: Institute For Public Health, Ministry of Health.

Mody, L. (2012). Pohon aren dan manfaat produksinya. Info teknis Eboni, 9(1), 37-54.

Muthi’ah, K., Rachman, W. A., & Natsir, S. (2014). Perilaku penggunaan obat tradisional pada ibu pasca melahirkan di Desa Kailolo Kabupaten Maluku Tengah. (2019, February 5). Retrieved from http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/10086/KALSUM%20MUTHI%27AH%20USEMAHU%20K11109585.pdf?sequence=1

Natarajan, S., Theivanai., & Vidhya, R. M. (2014). Potential medicinal properties of Carica papaya Linn–a mini review. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Science, 6(2), 1-4.

Shiyou, L., Yuan, W., Deng, G., Wang, P., Yang, P. B., & Aggarwal, B. (2011). Chemical composition and product quality control of turmeric (Curcuma longa L.). Pharmaceutical Crops, 2(2), 28-54.

Susiarti, S. (2006). Pengetahuan dan pemanfaatan tumbuhan obat di Sabang Pulau Weh, Nanggroe Aceh Darussalam. Jurnal Teknik Lingkungan, 198-207.

Umar, M. (2006). Peradaban Aceh (Tamadun). Aceh: Yayasan Busafat dan Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Aceh.

Wardiah, Hasanuddin, & Mutmainnah. (2015). Etnobotani medis masyarakat kemukiman Pulo Breueh Selatan Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Edubio Tropika, 3(1), 1-5.

Wiley, J. (1997). Drug prototypes and their exploitation By Walter Sneader (Universty of Strathclyde). Journal of the American Chemical Society, 199(6), 1500.

Widjaja, E. A., Rahayuningsih, Y., Rahajoe, J. S., Ubaidillah, R., Maryanto, I., Baroto E., & Semiadi, G. (2014). Kekinian keanekaragaman hayati Indonesia. Jakarta: LIPI Press, Kementerian Lingkungan Hidup dan Bappenas.

Yani, A. P. (2013, May 10-12). Kearifan lokal penggunaan tumbuhan obat oleh Lembak Delapan di Bengkulu Tengah, Bengkulu. Paper presented at the Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung. Retrieved from https://jurnal.fmipa.unila.ac.id/semirata/article/view/575/395.




DOI: https://doi.org/10.15408/kauniyah.v12i2.9991 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This work is licensed under a CC-BY- SA.

Indexed By:

/public/site/images/rachma/logo_moraref_75 /public/site/images/rachma/logo_google_scholar_75_01 /public/site/images/rachma/logo_isjd_120 /public/site/images/rachma/logo_garuda_75 /public/site/images/rachma/logo_crossref_120/public/site/images/rachma/logo_base_2_120 /public/site/images/rachma/neliti-blue_75   /public/site/images/rachma/dimensions-logo_120