Agama, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan: Formulasi Integrasi Keilmuan Berbasis Teologi Kebudayaan Paul Tillich

Authors

  • Moh Nuh Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.15408/ushuluna.v11i2.50205

Abstract

Integrasi agama dan ilmu pengetahuan merupakan isu penting dalam pengembangan paradigma keilmuan yang holistik, namun sering dipahami secara dikotomis sehingga memicu fragmentasi epistemologis dan melemahkan orientasi makna ilmiah. Penelitian ini bertujuan merumuskan model integrasi berbasis teologi kebudayaan Paul Tillich dengan menempatkan agama sebagai dimensi kedalaman yang menjiwai aktivitas kebudayaan. Menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-filosofis, penelitian ini menelaah konsep ultimate concern serta relasi agama dan kebudayaan untuk mengungkap landasan ontologis hubungan agama dan ilmu. Hasilnya menunjukkan bahwa agama merupakan sumber makna bagi ekspresi kultural, sehingga integrasi dipahami sebagai relasi mendasar antara sumber makna dan rasionalitas manusia.

References

Altizer, Thomas J. J. The Gospel of Christian Atheism. Philadelphia, 1966.

Altizer, Thomas J. J., and William Hamilton. Radical Theology and the Death of God. New York, 1966.

Altizer, Thomas J. J., ed. Toward a New Christianity: Readings in the Death of God Theology. New York, 1967.

Bakhtiar, Amsal. Filsafat Ilmu. 2nd ed. Jakarta: Rajawali Press, 2005.

Barth, Karl. The Epistle to the Romans (Der Römerbrief). Translated by Edwyn C. Hoskyns. 2nd ed. London: Oxford University Press, 1950.

Bertens, Kees. Filsafat Ketuhanan. Diktat. Jakarta, 1984.

Hadiwijono, Harun. Theologia Reformatoris Abad ke-20. Vol. 1. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1985.

Irianto, Eugenius Dwi Ardhika. “Relasi Agama dan Kebudayaan menurut Paul Tillich.” Skripsi, Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, 2011.

Kartanegara, Mulyadhi. Menyibak Teori Kejahilan: Pengantar Epistemologi Islam. Bandung: Mizan, 2003.

Ma’arif, Ahmad Syafi’i. “Humanisme Sekuler.” Dalam Ancaman Sekulerisme, oleh Mohammad Qutb et al., 117–18. Yogyakarta: Shalahuddin Press, 1986.

Ogletree, T. W. The Death of God Controversy. 1966.

Richardson, Alan. “Death of God Theology.”

Salle, D. Christ the Representative: Essay in Theology after the Death of God. 1967.

Schafersman, Steven D. “An Introduction to Science: Scientific Thinking and the Scientific Method.” January 1994. http://www.freeinquiry.com/intro-to-sci.html.

Siradj, A. Zacky. “Menuju Reintegrasi Ilmu, Mengawal Kemuliaan Peradaban.” BIJAK: Jurnal Alumni UIN, July 2013, 99–110.

Suriasumantri, Jujun S. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Sinar Harapan, 1998.

Vahanian, Gabriel. The Death of God. 1961.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Agama, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan: Formulasi Integrasi Keilmuan Berbasis Teologi Kebudayaan Paul Tillich. (2025). Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 11(2), 44-59. https://doi.org/10.15408/ushuluna.v11i2.50205