Distingsi Kaidah Uṣūl al-Tafsīr dan Uṣūl al-Fiqh beserta Implementasinya

Authors

  • Ida Zulfiya Universitas PTIQ Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15408/ushuluna.v11i1.43658

Keywords:

Distingsi, Uṣūl al-Tafsīr, Uṣūl al-Fiqh, Kaidah

Abstract

Artikel ini menguraikan perbedaan kaidah Uṣūl al-Tafsīr dan Uṣūl al-Fiqh beserta penerapannya. Permasalahan pada tulisan ini adalah adanya kerancuan antara keduanya, sehingga menimbulkan kesalahan pemahaman. Sebagai usaha menjawab permasalahan, peneliti menggunakan metode deskripsi-analitik. Penelitian menemukan bahwa keduanya berbeda dalam objek dan ruang lingkup kajiannya. Keduanya memiliki kaidah yang mayoritas berbeda, namun ada kaidah yang sama. Kesamaan ini terdapat pada enam bab, yakni amar dan nahyi, ‘am dan khas, muthlaq dan muqayyad, mantuq dan mafhum, mujmal dan mubayyan, serta muradif dan musytarak. Pada kaidah yang sama, terkadang juga berbeda dalam penerapannya. Pada saat yang sama, satu ayat Al-Qur’an dapat dianalisa berdasarkan perspektif keduanya dengan kaidah yang berbeda. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang erat antara keduanya, karena pada dasarnya, Uṣūl al-Fiqh merupakan salah satu komponen penting dalam kajian Uṣūl al-Tafsīr.

References

’Itr, Nuruddin. ʻUlūm Al-Qurʼān Al-Karīm. Damaskus: Matba’ Shabah, 1993.

’Umar, Ahmad Mukhtar. Muʻjam Al-Lugah Al-ʻArabiyah Al-Muʻāṣarah. Riyaḍ: ’Alam al-Kutub, 2008.

Abu Zahrah, Muhammad. Uṣūl Al-Fiqh. Damaskus: Dar Al-Fikr Al-Araby, 1958.

Al-‘Anzī, ‘Abdullāh bin Yūsuf. Taisīr ‘Ilm Uṣūl Al-Fiqh. Beirut. Muassasah Ar-Rayyān, 1997, 1997.

Al-‘Asqalānī, Ibnu Ḥajar. Bulūgh Al-Marām Min Adilah Al-Aḥkām. Riyaḍ: Dār al-Falaq, 1424.

Al-’Ak, Khalid ’Abdurrahman. Uṣūl Al-Tafsīr Wa Qawāʻiduhu. Beirut: Dar an-Nafais, 1986.

Al-Syinqīṭī, Muhammad Amin. Aḍwāʼ Al-Bayān Fī Īḍāḥ Al-Qurʼān Bi Al-Qurʼān. Beirut: Dar Al-Fikr, 1995.

Ar-Rūmī, Fahd bin ‘Abdurraḥmān. Buḥūts Fī Uṣūl At-Tafsīr Wa Manāhijuh. Riyaḍ: Maktabah At-Taubah, n.d.

Aṭ-Ṭabarī, Muḥammad bin Jarīr. Jāmi’ Al-Bayān ‘an Ta’Wīl Āyi Al-Qur’ān. Dar Hijr, 2001.

Aṭ-Ṭayyār, Musā’id bin Sulaimān. Fuṣūl Fī Uṣūl At-Tafsīr. Riyaḍ: Dar an-Nasyr ad-Daulī, 1993.

Bintu Syathi, Aisyah. Al-Tafsīr Al-Bayānī Li Al-Qurʼān Al-Karīm. Kairo: Dar Al-Ma’arif, 1962.

Harun, Salman. Kaidah-Kaidah Tafsir. Jakarta: Penerbit QAF, 2017.

Hayatudin, Amrullah. Ushul Fiqh: Jalan Tengah Memahami Hukum Islam. Jakarta: Amzah, 2019.

Ibnu Manzur, Muhammad. Lisān Al-ʻArab. Beirut: Dar Shadir, 1994.

Ibnu Qasim, Muhammad. Fath Al-Qarīb Al-Mujīb Fi Syarh Alfāẓ Al-Taqrīb. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2005.

Jurjani, Ali. Al-Taʻrīfāt. Beirut, 1983.

Khalaf, Abdul Wahab. ʼIlm Uṣūl Al-Fiqh. Damaskus: Dar al-Qalam, 2010.

Latifah, Nadia, Mandala Putera, Universitas Islam, Negeri Raden, and Fatah Palembang. “Ushul Tafsir Dan Tafsir.” HYPOTHESIS: Multidisciplinary Journal of Social Sciences 3, no. 2 (2024): 64–75.

Mahalli, Muhammad. Syarh Al-Waraqāt Fī Uṣūl Al-Fiqh. Palestina: Jamiat al-Quds, 1999.

Maimun. Ushul Fiqh I: Konstruksi Metodologi Hukum Islam Klasik Menuju Ushul Fiqh Kontemporer. Batu: Literasi Nusantara, 2021.

Maradini, Muhammad. Al-Anjum Al-Zāhirāt ʻalā Ḥall Alfāẓ Al-Waraqāt. Riyaḍ: Maktabah Rusyd, 1999.

Muslim, Mustofa. Mabāḥiṡ Fī Al-Tafsīr Al-Mauḍūʻī. Beirut: Dar Al-Qalam, 2005.

Purkon, Arip. “Epistemologi Fiqh Islam (Ushul Fiqh).” Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 11 (2023): 854–858.

Yuli Edi Z, M. Khai Hanif, Pathur Rahman, and Zulkipli Jemain. “Penerapan Kaidah Ushul Fiqih Dalam Menafsirkan Teks Al-Qur’an.” Jurnal Kajian Pendidikan Islam 3, no. 1 (2024): 72–93.

Yumni, Auffah. “Urgensi Ushul Fiqh Bagi Permasalahan Fiqh Yang Dinamis.” Nizhamiyah 9, no. 2 (2019): 63–74.

Downloads

Published

2025-12-17

How to Cite

Distingsi Kaidah Uṣūl al-Tafsīr dan Uṣūl al-Fiqh beserta Implementasinya. (2025). Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 11(1), 1-13. https://doi.org/10.15408/ushuluna.v11i1.43658