Yusman Roy and the Language of Devotion– ‘Innovation’ in Indonesian Islam on Trial

Stewart Fenwick

Abstract


Artikel ini mengkaji bukti di pengadilan tentang isu kritis seputar shalat dwi-bahasa dan cara pengadilan merespons perbedaan-perbedaan dari kesaksian ahli. Pengadilan pada akhirnya tidak mendukung tuntutan penodaan agama, tapi keputusannya menunjukkan peran penting yang dimainkan oleh pengadilan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan seputar agama. Artikel ini memperlihatkan bawah pengadilan tersebut pada akhirnya adalah sebuah pertarungan antara kelompok Islam konservatif dan Islam liberal, sebuah perdebatan yang tampil di arena publik secara lebih luas selama beberapa tahun.

DOI: 10.15408/sdi.v18i3.427


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15408/sdi.v18i3.427 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
All publication by Studia Islamika are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Studia Islamika, ISSN: 0215-0492, e-ISSN: 2355-6145

View My Stats