<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://journal.uinjkt.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-04-05T04:17:10Z</responseDate>
	<request from="2020-12-01" metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6300</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IMPLIKASI HUBUNGAN KYAI DAN TAREKAT PADA PENDIDIKAN PESANTREN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">A&#039;dam, Syahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Implikasi Hubungan Kyai dan Tarekat pada Pendidikan Pesantren. Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Ia disinyalir sebagai lembaga khas Indonesia dan tidak ditemui di tempat lainnya. Di antara kekuatan pesantren adalah terletak pada kharisma kyai yang menunjukkan sosok yang sangat dikagumi dan senantiasa menjadi tauladan bagi muridmuridnya. Kekuatan kyai di antaranya terletak pada keterlibatannya dalam dunia tarekat-tarekat yang berkembang di Indoensia. Tetapi belakangan ada pergeseran banyak kyai yang tidak lagi berafiliasi pada tarekat, sehingga dia tidak mempunyai kelebihan tertentu (karamah) sebagaimana yang dimiliki para kyai terdahulu. Untuk itu, seiring dengan tidak adanya karomah tersebut, maka pengajaran yang dilakukan pesantren semestinya mengadopsi metode-metode modern.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6300</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6300</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 17-30</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6300/3828</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Syahrul A&#039;dam</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6301</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KONSEP PEMBARUAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MUHAMMAD ‘ABDUH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Supriadi, Supriadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Konsep Pembaharuan Sistem Pendidikan Islam Menurut Muhammad ‘Abduh. Muhammad Abduh selain terkenal dalam bidang penafsiran al-Qur’an dan pembaharu pewmikiran Islam, ternyata juga dikenal pemikirannya dalam bidang pendidikan. Pembaruan pendidikan di Mesir yang pelopori oleh Muhammad Ali sangat besar kontribusinya untuk menjadi negara modern. Gerakan pembaruannya telah memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi Barat kepada umat Islam, dan sampai suatu waktu dapat menyingkap awan hitam yang menyelimuti pola pikir dan sikap keagamaan sehingga lahirlah intelegensi muslim yang berpengetahuan agama yang luas. Corak pemikiran pendidikan Muhammad Abduh cenderung pada aliran progresif. Pembaharuan Pendidikan itulah yang dilanjutkan oleh Muhammad Abduh, terutama dengan memperbaharui unsur-unsur pendidikan yaitu, tujuan pendidikan, pendidik, murid, dan metode pembelajaran</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6301</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6301</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 31-60</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6301/3829</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Supriadi Supriadi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6304</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">URGENSI INOVASI PENDIDIKAN ISLAM: MENYATUKAN DIKOTOMI PENDIDIKAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Naif, Naif</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendidikan adalah salah satu faktor terpenting dalam usaha pembangunan yang dilakukan oleh sebuah negara. Pendidikan merupakan upaya pengembangan potensi manusiawi dari para peserta didik, baik berupa fisik, cipta maupun karsa agar potensi tersebut menjadi nyata dan dapat berfungsi bagi perjalan kehidupan. Sejarah mencatat bahwa Negara yang memiliki perhatian yang tinggi pada dunia pendidikan, maka negara tersebut akan mengalami kemajuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain yang menomorduakan masalah pendidikan. Namun, perhatian yang besar dari negara saja tidaklah cukup, karena praktisi dan akademisi harus berupaya keras untuk melakukan inovasi tiada henti dalam mengelola dan mengembangkan pendidikan, inovasi pendidikan tersebut haruslah didasarkan pada tujuan pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan, yang pada akhirnya akan mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk insan yang kompetitif dan bermartabat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6304</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6304</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 1-16</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6304/3831</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Naif Naif</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6307</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">METODE PENGAJARAN MENURUT ABU HANIFAH DALAM AL-ALIM WA AL-MUTA’ALLIM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Choirin, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Metode Pengajaran Menurut Abu Hanifah dalam al-Alim wa al-mutaallim. Metode pengajaran adalah salah satu elemen penting dalam proses pendidikan. Hal ini karena, ia sangat berkaitan dengan proses merealisasikan pendidikan yang berkualitas. Sebagai tokoh dakwah, Abu Hanifah dikenal sebagai seorang pakar fiqih, hadith dan ilmu kalam, namun sedikit dari cendekiawan yang menguak kepakaran beliau dalam bidang pendidikan. Justru itu, makalah ini bertujuan untuk menjelaskan aspek pendidikan, khususnya mengenai metode pengajaran Abu Hanifah yang didasarkan pada kitab al-’Alim wa al-Muta‘allim. Karya tersebut adalah hasil dari sebuah catatan dialog Abu Hanifah dengan salah seorang muridnya. Makalah ini mengetengahkan uraian mengenai metode pengajaran menurut Abu Hanifah yang diaplikasikan dalam karya tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6307</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6307</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 61-74</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6307/3832</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Muhammad Choirin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6308</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MENAKAR STANDAR MADRASAH BERMUTU</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rasi&#039;in, Rasi&#039;in</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Menakar Standar Madrasah Bermutu. Sebagai lembaga pendidikan Islam, madrasah mengalami pasang dalam perjalannya, terutama jika dilihat dari kedudukannya dalam perundangan. Sebelumnya madrasah merupakan lembaga pendidikan kelas dua sebagai subsistem pendidikan nasional. Namun semenjak lahirnya Undang-undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, madrasah memiliki kedudukan yang sama dengan lembaga pendidikan umum pada umumnya. Madrasah adalah sekolah umum berciri khas agama Islam. Madrasah Ibtidaiyah sama dengan SD, Madrasah Tsanawiyah sama dengan SMP, dan Madrasah Aliyah sama dengan SMA. Tamatan Ibtidaiyah dapat melanjutkan ke SMP, tamatan Madrasah Tsanawiyah dapat melanjutkan ke SMA, dan demikian sebaliknya, yang pada masa-masa sebelumnya tidak seperti itu. Dengan kata lain sebenarnya madrasah itu adalah sekolah umum plus. Dari sisi ini, sebenarnya madrasah memiliki modal yang lebih baik atau lebih maju disbanding dengan sekolah umum untuk menjadikan dirinya bermutu. Sekolah bermutu dapat dilihat dari visi, misi yang jelas, pengelola yang professional dan memiliki perencanaan yang bagus</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6308</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6308</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 75-88</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6308/3833</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Rasi&#039;in Rasi&#039;in</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6310</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DAKWAH DALAM PERSPEKTIF PARADIGMA TRADISIONALISME DAN REFORMISME</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hamid, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Dakwah dalam Perspektif Paradigma Tradisionalisme dan Reformisme. Dalam pemikiran dan gerakan dakwah ada dalam elemen-elemen substani dakwah itu sendiri, hanya ianya lebih mengarah kepada dialog budaya, intelektual dan dakwah peradaban. Dalam tubuh umat Islam, sebenarnya banyak gerakan-gerakan yang mengatasnamakan Islam. Semua bentukbentuk aliran-aliran paradigma tersebut, tidak akan dibahas di sini secara menyeluruh. Namun demikian, dua bentuk aliran dakwah berikut ini dianggap telah mewakili keragaman paradigma pemikiran dan gerakan dakwah. Kaum tradisionalis meyakini syari’ah sebagai hukum Tuhan yang telah dipahami dan dipraktekkan semenjak beberapa abad silam dan sudah terkristal dalam beberapa mazhab fiqh. Sementara aliran reformis menentang taqlid dan menggalakkan ijtihad dalam menghadapi persoalan-persoalan kontemporer. Meskipun menyamai modernism yang mendukung konsep rasionalisme, namun ada perbedaannya karena aliran reformisme hanya berijtihad dalam bidang-bidang yang kurang jelas (zhanni) kedudukan hukumnya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6310</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6310</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 89-104</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6310/3835</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Abdul Hamid</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6311</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKAL TEKS TERJEMAH (INDONESIA-ARAB) DALAM PENDIDIKAN BAHASA ARAB</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahmi, Ari Khairurrijal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Analisis Kesalahan Gratikal Teks Terjemah (Indonesia-Arab) dalam Pendidikan Bahasa Arab. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai kesalahan gramatikal dalam teks hasil terjemah. Sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah teks hasil terjemah. Fokus dari penelitian ini adalah kesalahan morflogis dan sintaksis bahasa arab setelah diterjemahkan dari Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan tabel analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang ada pada mahasiswa meliputi kesalahan morfologi tataran kata dan kata kerja, dan kesalahan sintaksis tataran frasa, klausa, kalimat, dan kesalahan huruf preposisi. Kesalahan tersebut terjadi akibat pengaruh bahasa Indonesia kedalam Bahasa Arab</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6311</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6311</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 105-116</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6311/3836</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Ari Khairurrijal Fahmi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6312</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENDIDIKAN MORAL DALAM KISAH YUSUF AS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Arifin, Mohamad Zaenal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pemaparan kisah-kisah dalam al-Qur’an bukanlah tanpa tujuan, tetapi diungkapkan sebagai pesan pengajaran yang disampaikan pemberi pesan (Allah Swt) kepada pembaca melalui rangkaian peristiwa, kehidupan sosial dan karakter para tokohnya. Kisah-kisah merupakan bagian petunjuk yang diberikan oleh Allah swt tentang berbagai hal yang berhubungan dengan moralitas, sistem nilai, tingkah laku, dan sebagainya. Ketika membaca kisah-kisah dalam al-Qur’an, orang-orang beriman hendaknya mengambil intisari pesan yang dikandung, kemudian menjadikannya sebagai pelajaran, patokan, dan idealisme yang dipegang dalam hidup bermasyarakat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6312</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6312</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 117-134</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6312/3837</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Mohamad Zaenal Arifin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6313</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MENYOAL BANGUNAN ILMU PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ullah, Musyafa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Menyoal Bangunan Ilmu Prodi Pendidikan Agama Islam. Sampai saat ini, persoalan integrasi ilmu di lembaga pendidikan tinggi keagamaan Islam khususnya program studi Pendidikan Agama Islam belum tuntas dilakukan. Materi-materi perkuliahan yang diberikan pada Progam Studi PAI selain ilmu-ilmu keagamaan juga ilmu-ilmu umum, khususnya yang terkait dengan psikologi dan metodologi pengajaran. Karenanya, kedeua keilmua tersebut harus disandingkan untuk dapat menghasilkan calon-calon guru yang selain mengusai materi agama Islam dengan baik, juga menguasai cara menyampaikan materi tersebut dalam kelas pembelajaran. Tulisan ini menggambarkan bahwa secara ontologi, epistilomoli dan aksiologi bangunan keilmuan PAI sangat kokoh, sehingga tetap dapat dipertahanan menjadi satu bangunan keilmuan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6313</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i1.6313</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 135-146</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6313/3838</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Musyafa Ullah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6327</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGEMBANGAN DAN INOVASI PRODUK LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA (KAJIAN TRANSAKSI BERBASIS SYARIAH DAN HUKUM POSITIF)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Djamil, Fathurrahman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pengembangan dan Inovasi Produk Lembaga Keungan Syariah di Indonesia (Studi tentang Transaksi Berbasis Syariah dan Hukum Positif). Pelaku bisnis industri Keuangan Syariah seringkali mempersoalkan istilah dan konsep syariah apabila dihubungkan dengan nasabah yang concern pada aspek hukum positif. Sebagai ilustrasi istilah perjanjian dalam transaksi di LKS sering diasosiasikan dengan istilah akad saja. Padahal dalam syari ah boleh jadi ada yang masih dalam kategori wa’ad yang di kalangan pelaku industri disamakan persis dengan akad. Secara substantif antara akad dan kontrak dalam perjanjian syariah di lembaga keuangan syariah memiliki kesamaan, hanya beberapa bagian tertentu saja yang terdapat perbedaan sesuai dengan latar belakang dan kerangka pendekatan hukum yang berbeda, misalnya dalam hal jual beli dan pengikatan jaminan. Oleh karena itu, agar tidak terjadi disharmoni maka dalam pengembangan dan inovasi produk serta transaksi keuangan syariah di lembaga keuangan syariah, semua pemangku kepentingan untuk selalu berupaya mensinergikan dan mengharmonisasikan antara hukum ekonomi syariah dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6327</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6327</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 147-164</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6327/3842</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Fathurrahman Djamil</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6328</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IMPLEMENTASI MAQÂSHID AL-SYARÎ’AH DALAM PUTUSAN BAHTS AL-MASÂ’IL TENTANG PERKAWINAN BEDA AGAMA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mutakin, Ali</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Perkawinan dibentuk untuk menciptakan keluarga yang bernuansa harmonis, bahagia dan sejahtera (sakînah mawaddah wa rahmah). Keluarga harmonis, bahagia dan sejahtera merupakan perkawinan yang mencerminkan terwujudnya al-ushûl al-khamsah atau maqâshid al-syarî‘ah. Sedangkan perkawinan beda agama (antar Muslim dengan non-Muslim yang mencakup Musyrik dan Ahl al-Kitâb), merupakan salah satu faktor munculnya berbagai konfik yang akan mengancam keharmonisan, kebahagiaan dan kesejahteraan rumah tangga. Di samping itu, perkawinan beda agama juga disinyalir akan mengancam praktek keagamaan (murtad) bagi salah satu kedua mempelai. Berdasarkan hal tersebut, Bahts al-Masâ’il memutuskan keharaman praktek perkawinan beda agama apapun bentuknya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6328</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6328</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 165-186</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6328/3843</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Ali Mutakin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6329</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KONSEPTUALISASI EKONOMI ISLAM: SUATU PARADIGMA NORMATIF-DIKOTOMIS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hakim, Maman Rahman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Konseptualisasi Ekonomi Islam: Suatu Paradigma Normatif-Dikotomis. Secara perlahan tapi pasti. Sistem ekonomi islam merupakan bangun konstruk sistem bisnis dan keuangan yang urutannya tersistem dengan baik,ringkas dan mudah dicerna serta memperkaya pemahaman yang aplikatif. Lahirnya konsep merupakan pengetahuan milik umum dimana lahir teori ilmiah yang ditemukan secara individu, yang perlu dikaji, diulangi dan dimanfaatkan secara komunal. Suatu paradigma lahir dari sarana suatu komunikasi ilmiah dengan baik yang memungkinkan komunikasi ekplisit antar sesama secara intesif. Sehingga diperlukan kajian secara empirisme, intusime dan rasionalisme.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6329</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6329</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 187-194</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6329/3844</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Maman Rahman Hakim</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6330</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS PEMIKIRAN IBNU KHALDUN TENTANG MEKANISME PASAR DAN PENETAPAN HARGA DALAM PEREKONOMIAN ISLAM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pertaminawati, Hendra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Analisis pemikiran Ibnu Khaldun tentang Mekanisme Pasar dan Penetapan Harga dalam Perekonomian Islam. Mekanisme pasar atau penetapan harga adalah suatu tren pasar bebas untuk membuat harga pasar seimbang sesuai dengan persediaan dan pemintaan. Dalam hal ini, dikarenakan tidak ada permintaan lebih atau persediaan lebih, maka tidak ada pula tekanan untuk merubah harga. Persediaan dan permintaan tidak seterusnya seimbang dan beberapa pasar terkadang tidak mencapai keseimbangan dengan cepat ketika terjadi perubahan situasi, tetapi kecenderunagannya masih ada, sehingga biasanya membuat pasar seimbang lagi. Salah satu pakar Muslim dalam bidang masalah ekonomi masyarakat adalah Waliuddin Abdurrahman Abu Zaid Ibn Khaldun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6330</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6330</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 195-216</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6330/3845</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Hendra Pertaminawati</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6331</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">RELASI ANTARA MUSLIM DENGAN NON MUSLIM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Relasi Antara Muslim Dengan Non Muslim. sejarah tentang hubungan Nabi Muhammad dan umat Islam dengan kaum Nashrani dan Yahudi.Nyata bahwa Islam mengakui pluralitas agama dan tidak melakukan pemaksaan dalam berdakwah. Islam tidak datang untuk menghabisi dan memusnahkan agama lain, melainkan agar para pemeluk agama saling hidup damai berdampingan dan bekerja sama. Terlebih dalam masalah interaksi sosial (mu&#039;amalah) dan pergaulan sehari-hari dengan orang kafir, Islam mengajarkan keluwesan dan sikap saling menghargai</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6331</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6331</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 217-228</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6331/3846</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Andi Rahman</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6332</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">JAMINAN DALAM PEMBIAYAAN SYARIAH (KAFALAH DAN RAHN)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kartika, Rini Fatma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Jaminan Dalam Pembiayaan Syaiah. Jaminan diperlukan untuk melindungi bank-bank Islam dari risiko non-performing financing dan hilang keuangan lainnya yang mungkin disebabkan oleh perilaku curang (moral hazard) dari debitur. Maka jaminan dalam bentuk kontrak diperlukan, baik berupakafalahmaupunrahn untuk mengamankan posisi debitur yang curang. Meskipun penggunaan rahn dan kontrak kafalah tidak dikenal dalam pelaksanaan kontrak musyarakah dan mudarabah, akan tetapi menggunakan teori kebebasan berkontrak dimana semua pihak masih dapat kontrak di diktum utama karena prinsip dasar kontrak diperbolehkan dalam fikih muamalat selama kontrak atau persyaratan yang dibuat tidak bertentangan dengan syariah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6332</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6332</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 229-252</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6332/3847</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Rini Fatma Kartika</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6333</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENENTUAN DEWASA MENURUT HUKUM ISLAM DAN BERBAGAI DISIPLIN HUKUM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nahrowi, Nahrowi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penentuan Dewasa Menurut Hukum Islam Dan Berbagai Disiplin Hukum. Setiap orang atau subjek hukum mempunyai kecakapan hukum (rechtsbekwaamheid) atau kewenangan untuk melakukan perbuatan hukum (rechtsbevoegdheid), akan tetapi juga tidak semua subjek hukum mempunyai kecakapan serta kewenangan untuk melakukan perbuatan hukum. Salah satu syarat cakap hukum adalah dewasa, dan penting untuk melihat batasan dewasa menurut berbagai disiplin hukum serta pengaruh mazhab hukum dalam penentuan batasan dewasa dari masing-masing disiplin hukum. Ketentuan tentang batasan dewasa berakibat hukum terhadap sah atau tidaknya dia melakukan perbuatan hukum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6333</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6333</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 253-274</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6333/3848</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Nahrowi Nahrowi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6334</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS PEMBERDAYAAN PETANI DHUAFA (STUDI KASUS DI PERTANIAN SEHAT INDONESIA)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ariani, Bahri, Zaina, Hana, Efri Syamsul, Zaina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Analisis Pemberdayaan Petani Dhuafa. Sektor pertanian memiliki potensi besar bagi peningkatan kesejahteraa nmasyarakat terutama peningkatan pendapatan petani dhuafa di perdesaan.Produktivitas hasil pertanian dinilai masih jauh dari harapan.Salah satu faktor penyebabnya adalah persoalan kualitas sumberdaya manusia yang masih rendah dalam mengelola lahan pertanian dimana mayoritas petani di Indonesia menggunakan sistem manual dalam pengelolaan lahan pertanian. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.penelitian ini mengungkapkan bahwa program pemberdayaan petani yang dilakukan oleh Pertanian Sehat Indonesia dilakukan melalui pemberdayaan petani dhuafa di berbagai daerah di Indonesia.Strategi pemberdayaan yang dilakukan adalah integrasi antara teknologi dan program pertanian sehat.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan petani dhuafa sebagai sasaran utama yang dilakukan oleh Pertanian Sehat Indonesia termasuk sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai tukar petani semakin bertambah dan diimbangi dengan penurunan biaya produksi dalam penggunaan bahan kimiawi serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6334</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6334</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 275-294</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6334/3849</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Hana, Efri Syamsul, Zaina Ariani, Bahri, Zaina</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6335</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">SISTEM KEWARISAN ISLAM DAN PEMERATAAN DISTRIBUSI KEKAYAAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hadi, A. Chairul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sistem Kewarisan Islam dan Pemerataan Distribusi Kekayaan. Distribusi pendapatan menjadi masalah rumit yang diperdebatkan kalangan ekonom. Sistem ekonomi kapitalisme memandangan bahwa seorang individu bebas dapat mengumpulkan dan mendapatkan penghasilan dengan menggunakan kemampuannya sendiri tanpa dibatasi.Sementara itu, sistem ekonomi sosialisme menganggap bahwa kebebasan mengancam kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, hak individu memiliki kekayaan harus dihapuskan dan diambil alih oleh pemerintah sehingga keadilan dapat diwujudkan dalam masyarakat. Sedangkan Islam memberikan prinsip dasar distribusi kekayaan dan pendapatan sehingga kekayaan tidak beredar di antara orang kaya. Dalam rangka mewujudkan cara keadilan, Islam menekankan tentang pentingnya kekayaan beredar di masyarakat melalui aturan kewarisan. Secara teoritis prinsip-prinsip kewarisan Islam mendorong keadilan ditribusi kekayaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6335</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6335</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 295-312</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6335/3850</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 A. Chairul Hadi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6336</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ASPEK HUKUM KOPERASI SEBAGAI PAYUNG HUKUM BMT DI INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhasanah, Nurhasanah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Aspek Hukum Koperasi sebagai Payung Huku BMT di Indonesia. BMT dapat menjalankan fungsi sebagai lembaga sosial dengan penamaan Baitul Mal dan lembaga bisnis dengan penamaan Baitu Tamwil. Sebagai Lembaga Sosial tentu saja Baitul Mal memiliki kesamaan fungsi dan peran dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang bekerja secara profesional dalam mengumpulkan zakat, Infak, sedekah, wakaf dan dana-dana sosial lainnya serta mendistribusikan zakat kepada ashabiah sesuai dengan aturan perundang-undangan sebagaimana yang diatur oleh UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat sebagai pengganti UU No 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Disis lain, untuk menjalankan fungsi sebagai Baitu Tamwi, BMT dapat mengembangkan usahanya di sektor keuangan yaitu simpan pinjam, sebagaimana layaknya perbankan dalam menghimpun dana dari anggota dan calon anggota dan menyalurkannya ke sektor ekonomi halal dan menguntungkanTahun 2012 tentang Perkoperasian sebagai pengganti UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian. Dalam situasi yang serba tidak menentu itu pula lah, BMT sebagai lembaga keuangan mikro Syariah yang berbadan hukum koperasi tentu juga melakukan penyesuaian-penyesuaian atas terjadinya perubahan-perubahan atas regulasi tersebut</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6336</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v15i2.6336</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 313-322</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6336/3851</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Nurhasanah Nurhasanah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6439</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">AL-BUGHOT DALAM PERSPEKTIF MAZHAB FIQH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syafi&#039;i, Syafi&#039;i</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Al-Bughot Dalam Perspektif Mazhab Fiqh. Salah satu pembahasan yang aktual pada saat sekarang adalah masalah penghianat bangsa. Mereka dengan berani menghinati bangsa dengan kekerasan, Dengan kekuatan militer yang dimiliki, mereka berani melawan pihak keamanan dan akhirnya mereka menentang pemerintahan, bahkan mereka dengan congkak berani memproklamirkan pembentukan negara baru dengan kekuasaan baru pula. Dalam hal seperti ini, Islam memberi kesempatan pada pemeluknya untuk melakukan hal-hal yang terbaik untuk menentukan tindakan apa yang dibutuhkan. Sepertinya ada kesengajaan dari Allah swt. untuk memberi kesempatan kepada pemeluk Islam untuk bertindak sesuai kemampuan nalarnya, dengan catatan tidak bertentangan dengan nas qur’ani dan hadis. inilah yang disebut dengan tindakan ijtihadi. Dalam tindakan ijtihadi sudah dapat dipastikan akan terjadi kontradiksi antara para penentu kebijakan, Karenanya dalam masalah bughot pun terdapat kontradiksi antara para ulama mujtahid, bahkan termasuk empat imam mujtahid yang terkemuka dalam bidang hukum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6439</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6439</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 205-220</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6439/3937</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Syafi&#039;i Syafi&#039;i</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6440</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">SISTEM PENDAYAGUNAAN WAKAF TUNAI DALAM TINJAUAN ILMU FIQIH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Siddik, Muhammad Yusuf</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sistem Pendayagunaan Wakaf Tunai Dalam Tinjauan Ilmu Fiqih. Islam memberikan perhatian khusus terhadap ibadah-ibadah sosial, antara lain wakaf. Wakaf sangat dianjurkan, dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan pahalanya terus mengalir kepada yang berwakaf, walau ia telah meniggal dunia. Di masa Rasulullah SAW wakaf masih dalam bentuk barang yang bertahan lama, seperti wakaf tanah, sumur, tempat ibadah dll, namun seiring perkembangan waktu, ulama’ telah membolehkan wakaf tunai, dengan syarat, dana wakaf tersebut digunakan untuk program yang memberikan manfaat dalam waktu yang lama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6440</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6440</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 221-236</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6440/3938</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Muhammad Yusuf Siddik</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6441</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUKUM PERBANKAN DALAM SISTEM OPERASIONAL BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wafa, Moh. Ali</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Hukum Perbankan dalam Sistem Operasional Bank Konvensional dan Bank Syariah. Dengan terbentuknya Bank Syariah, merupakan fenomena besar dalam dunia perbankan di Indonesia, sehingga masyarakat memiliki alternatif untuk memiliki jasa Bank Konvensional atau bank syariah. Dengan pertimbangan bahwa bank konvesional menggunakan sistem operasional interest foregone (bunga efektif) dan bank syariah menggunakan sistem operasional bagi hasil berdasarkan prinsip masyarakat al mutanaqisah (kombinasi musyarakah dan ijarah) dalam ketentuan syariat Islam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6441</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6441</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 257-270</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6441/3939</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Moh. Ali Wafa</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6442</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">SEJARAH PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA PADA MASA PRA KOLONIALISME DAN MASA KOLONIALISME (BELANDA, JEPANG, SEKUTU)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasnida, Hasnida</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia Pada Masa Pra Kolonialisme dan Masa Kolonialisme (Belanda, Jepang, Sekutu). Atikel ini membahas tentang sejarah Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam Pada Masa Pra Kolonialisme yang dibagi menjadi Pendidikan Islam Pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia dan pendidikan islam pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Pendidikan Islam pada masa kerajaan islam di Indonesia penulis bahas tentang Pendidikan Islam pada masa Kerajaan Islam Aceh, Kerajaan Islam di Jawa, Kerajaan Islam di Maluku, Kerajaan Islam di Kalimantan, Kerajaan Islam di Sulawesi, pendidikan Islam Pada masa Wali Songo. Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam Pada Masa Kolonialisme (Belanda, Jepang, Sekutu) penulis bahas tentang pendidikan Islam pada masa kolonialisme Belanda dan penjajahan Jepang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6442</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6442</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 237-256</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6442/3940</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Hasnida Hasnida</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6443</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PLAGIARISME DAN KORUPSI ILMU PENGETAHUAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Riyadi HS, Dody</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Plagiarisme dan Korupsi Ilmu Pengetahuan. Salah satu kasus plagiarisme yang diberitakan secara masif adalah artikel jiplakan Anak Agung Banyu Perwita di The Jakarta Post pada 12 November 2009. Pelbagai kasus plagiarisme dengan beragam modus dan motif disertai sanksi kepada pelakunya bermunculan setelah itu. Meskipun didefinisikan dan dilabeli secara berbeda, tetapi kaum akademisi menilai plagiarisme sebagai aksi antiintelektual yang amat tercela, tak hanya bagi pelakunya tetapi juga buat institusi tempat penjiplak bekerja. Dampak mental terhadap bangsa akibat plagiarisme jauh lebih besar daripada kerugian finansial. Islam mengutuk plagiarisme. Sejak wahyu pertama, Islam telah melekatkan intelektualitas dengan spiritualitas dan etika akademik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6443</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6443</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 271-292</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6443/3941</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Dody Riyadi HS</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6444</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMBAHARUAN MODEL PESANTREN: RESPON TERHADAP MODERNITAS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Basyit, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pembaharuan Model Pesantren:Respon Terhadap Modernitas. Tuntutan modernitas, tanpa mengabaikan keunikan dan kekhasan pesantren merupakan salah satu keunngulan pesantren. Pesantren mampu bertahan dibanding dengan lembaga pendidikan Islam lainnya di Nusantra, seperti dayah, rangkang, meunasah, dan surau. Respon pesantren terhadap modernisasi pendidikan Islam mencakup; pertama, pembaharuan isi atau substansi pendidikan pesantren dengan memasukkan subyek umum dan vocational; Kedua,Pembaharuan metodologi, ketiga, Pembaharuan kelembagaan, dan keempat, Pembaharuan fungsi, dari fungsi kependidikan untuk juga mencakup fungsi sosial ekonomi yang lebih luas. Pesantren yang ideal adalah pesantren yang mampu berdialog dengan modernitas,tanpa mengelimniasi tugas utamannya sebagai pengemban amanat moral.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6444</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6444</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 293-324</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6444/3942</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Abdul Basyit</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6445</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMBINAAN TAHFIZH AL-QURAN DI PESANTREN TAHFIZH DAARUL QUR’AN TANGERANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fachrudin, Yudhi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pembinaan Tahfizh Al-Quran Di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Tangeran. Alquran berfungsi sebagai sumber pokok ajaran dalam Islam. Alquran terjaga keaslian dan keotentikannya dari awal turun sampai kapan pun, Allah sendiri yang menjaminnya. Bentuk penjagaan Alquran, Allah memudahkan bagi manusia untuk menghafalnya. Mempelajari dan menghafal Alquran merupakan salah satu ajaran Islam. Kegiatan menghafal Alquran menjadi tradisi keislaman. Tersedia banyak lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan program tahfizh Alquran. Masing-masing memiliki perbedaan dan ciri khas pembinaan yang diselenggarakannya. Satu diantaranya, Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Cipondoh Tangerang. Pesantren yang didirikan oleh Ustadz Yusuf Mansur.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6445</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6445</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 325-348</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6445/3943</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Yudhi Fachrudin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6446</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">URGENSI KETELADANAN DALAM KELUARGA (Sebuah Refleksi Dakwah Rasulullah pada Keluarganya)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Akhirudin, Akhirudin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Urgensi Keteladanan dalam Keluarga. Pendidikan Islam dalam keluarga merupakan proses pembentukan kepribadian Islam pada anak. Diperlukan peran dan tanggung jawab orang tua sebagai pendidik utama dalam mendidik anak dengan baik. Selain itu, adanya keteladanan pendidik merupakan salah satu cara berpengaruh dalam pada diri anak. Orang tua adalah sebagai pendidik pertama generasi, namun belum dirasakan sepenuhnya bagi mayoritas keluarga Muslim saat ini. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengoptimalkan kembali peran orang tua dalam keluarga agar tidak terjadi krisis keteladanan. Tulisan ini mengupas tentang Keteladanan dalam Keluarga yang telah dicontohkan Rasulullah SAWpada saat dakwah menyeruh kaum kerabat. Pada akhirnya keteladanan dalam pendidikan adalah metode cara yang efektif dalam mempersiapkan anak dari segi Akhlak, mental dan sosial. Keteladanan yang diajarkan meliputi aspek ibadah, syariat dan akhlak. Hal ini telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam mendidik. Pertama, pendidik menunjukkan kejujuran. Kedua, pendidik harus menunjukkan keadilan kepada anak sebagai teladan yang baik. Ketiga, pendidik harus menunjukkan kasih sayang kepada anak. Keempat, pendidik memiliki sikap lemah lembut dan berpegang pada manhaj Islam dalam beretika sehari-hari. Orang tua sebagai pendidik pertama harus memberikan keteladanan dengan mengajarkan sekaligus mengamalkan ajaran Rasulullah SAWdan kesalihan para sahabat sebagai peletak keteladanan terbaik sepanjang masa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6446</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6446</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 349-366</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6446/3944</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Akhirudin Akhirudin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6447</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MENELUSURI JALAN SUFI (Kajian Kitab ‘Umdat al-Muhtajîn ilâ Suluk Maslak al- Mufradîn Karya ‘Abd al-Râuf al-Sinkîlî)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Adam &amp; Hakim, Syahrul &amp; Maman Rahman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Menelusuri Jalan Sufi. Abd al-Rauf al-Sinkilî adalah sufi Aceh yang banyak menulis karya-karya dalam bidang tasawuf, bahkan salah satu karyanya Daqaiq al-Huruf mendapat pengakuan langsung dari Annimarie Schimmel sebagai karya yang sangat autentik dan cukup berillian. Umdatul Muhtajin ila Suluk Maslak al-Mufradin merupakan karyanya yang ditujukan kepada orang yang ingin menapak jalan sufi. Seseorang yang ingin menapaki jalan sufi harus mengenal Allah dan Rasulnya dengan benar, mengikuti pembaitan dan talqin, serta melakukan dzikir dan amalan-amalan lain yang harus dilakukan sehari-hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6447</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6447</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 367-388</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6447/3945</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Syahrul &amp; Maman Rahman Adam &amp; Hakim</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6449</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MANHAJ TAFSIR AL-KIYA AL-HARRASI DALAM AHKAM AL-QURAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Taufiki, Taufiki</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Manhaj Tafsir al-Kiya al-Harrasi dalam Ahkam al-Quran. Dalam perkembangan pemikiran fiqh islam, ada masa dimana fanatisme mazhab sangat menonjol Hal ini terlihat, diantaranya, dengan banyaknya tafsir alquran dengan judul yang sama, Ahkam alquran. Paling tidak ada tujuh kitab tafsir yang berjudul tersebut dalam berbagai mazhab dan saling menonjolkan bahkan mengagungkan mazhabnya. Tidak jarang pula menghina dan menyepelekan mazhab lainnya. Al kiya al harrasi adalah salah satu ulama fikih mazhab syafii yang sangat fanatik. Hal ini menjadi sesuatu yang menarik untuk di cermati, terutama dalam metode penafsirannya terhadap ayat-ayah hukum dalam Alquran. Fanatisme mazhabnya tergambar dalam pernyataannya, bahwa mazhab syafei adalah mazhab paling benar, paling bijak dan paling harus di ikuti dari mazhab yang lain. Bahkan, tidak jarang di temukan pernyataan bernada menyalahkan mazhab lain, terutama mazhab hanafi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6449</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i2.6449</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 197-204</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6449/3946</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Taufiki Taufiki</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6450</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:11Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MENCARI FORMAT HUKUM ISLAM YANG PROGRESIF BERKEARIFAN LOKAL: PENDEKATAN SOCIO-CULTURAL DAN MAQASHID AL SYARIAH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Djamil, Fathurrahman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Mencari Format Hukum Islam yang Progresif Berkearifan Lokal: Pendekatan Socio-Cultural dan Maqashid Al Syariah. Hukum Islam adalah hukum yang akan senantiasa cocok dengan segala perkembangan zaman dan tempat (shalihun likulli zaman wa makan). Hanya saja, terkadang dalam penerapannya terdapat juga masalah-masalah yang sulit dikompromikikan jika tidak menggunakan pendekatan baru. Penggunaan pendekatan sosiocultural dan pendekatan ushul fiqh, khususnya Maqashid al-Syariah dalam mengkaji syariah sangat dibutuhkan terutama untuk mendapatkan format syariah yang apresiatif terhadap tradisi dan budaya masyarakat muslim di seluruh belahan dunia. Pendekatan socio-historis kalau dicermati dalam sejarah perkembangan ilmu fikih dan ushul fikih, sudah dilakukan oleh para fukaha</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6450</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6450</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 1-14</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6450/3947</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Fathurrahman Djamil</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6451</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">GLOBALISASI DAN TANTANGAN DAKWAH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hamid, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Globalisasi dan Tantangan Dakwah. Kajian komprehensif tentang makna globalisasi, sejarah globalisasi, bentuk-bentuk globalisasi, serta sampai di mana besarnya pengaruh globalisasi terhadap dunia Islam. Munculnya era globalisasi ini merupakan tantangan dalam dunia dakwah, mau atau tidak semua manusia akan mengalaminya. untuk mengarungi postmodernism ini, dibutuhkan langkah-langkah yang konkrit dan sistematik untuk dijadikan sebagai acuan hidup yang diharapkan mampu mengembalikan manusia kepada maksud dan tujuan ia diciptakan, dengan memanfaatkan kemajuan dunia globalisasi. Tentunya pasti akan ada rintangan-rintangan serta hambatan yang harus dihadapi, karena tidak semua kemajuan yang ada di era globalisasi ini diterima oleh ajaran Islam. Oleh sebab itu, selain memanfaatkan perkembangan teknologi itu sendiri dakwah juga diharapkan sebagai penyeimbang terhadap akibat dari perkembangan teknologi itu sendiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6451</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6451</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 15-30</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6451/3948</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Abdul Hamid</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6453</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENTINGNYA MELATIH KEMANDIRIAN ANAK</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sa’diyah, Rika</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pentingnya Melatih Kemandirian Anak. Faktor penting dalam tumbuh kembang anak salah satunya adalah kemandirian. Anak yang memiliki kemandirian dalam kegiatan belajar terlihat aktif, memiliki ketekunan dan inisiatif dalam mengerjakan tugas-tugas, menguasai strategi-strategi dalam belajar, memiliki tanggung jawab, mampu mengatur perilaku dan kognisinya serta memiliki kayakinan diri. Kemandirian merupakan kemampuan untuk mengarahkan dan mengendalikan diri sendiri dalam berpikir dan bertindak, serta tidak merasa bergantung pada orang lain secara emosional, dalam arti anak yang mandiri tidak akan tergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam membuat keputusan secara emosi dan dalam berinteraksi dengan orang lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal sederhana, inisiatif, mencoba hal baru, mentaati peraturan dan bermain dengan teman sebaya, dan merasa aman, nyaman dan mampu mengendalikan diri. Secara praktis kemandirian adalah kemampuan anak dalam berpikir dan melakukan sesuatu oleh diri mereka sendiri untuk memenuhi kebutuhannya sehingga mereka tidak lagi bergantung pada orang lain namun dapat menjadi individu yang dapat berdiri sendiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6453</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6453</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 31-46</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6453/3949</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Rika Sa’diyah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6454</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">TINJAUAN MUKHTALAF AL-HADÎTS TERHADAP HADITS-HADITS MENANGISI MAYIT</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Komarudin, Komarudin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tinjauan Mukhtalaf Al-Hadîts Terhadap Hadits-Hadits Menangisi Mayit. Artikel ini ditujukan untuk menjelaskan jawaban hukum Islam terhadap hukum menagisi mayit. Sebagian masyarakat muslim menggangap bahwa menangisi mayit adalah hal yang biasa karena siapapun akan merasa sedih jika kehilangan anggota keluarga. Sebagian lainnya menganggap bahwa menangisi mayit adalah tidak dibolehkan karena hal tersebut bisa menyebabkan mayit akan diazab. Ada juga yang beranggapan bahwa menangisi mayit diperbolehkan selagi tangisan tersebut tidak berlebihan dan tidak memperbolehkan jika tangisan tersebut berlebihan. Hukum Islam memiliki teori dalam menyelesaikan problematika di atas yang dikenal dengan Mukhtalaf al-Hadîts. Artikel ini juga menjelaskan peran Mukhtalaf al Hadîts dalam menjelaskan hukum menangisi mayit</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6454</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6454</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 47-62</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6454/3950</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Komarudin Komarudin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6455</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">TELAAH KRITIS TERHADAP PRAKTIK PERKAWINAN DI BAWAH TANGAN DI INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Maksum, Ghufron</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Telaah Kritis terhadap Praktik Perkawinan di Bawah Tangan di Indonesia. Kebanyakan orang meyakini bahwa perkawinan di bawah tangan sah menurut Islam karena telah memenuhi rukun dan syaratnya, sekalipun perkawinan tersebut tidak dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA). Akibat pemahaman tersebut maka timbul dualisme hukum yang berlaku di negara Indonesia ini, yaitu di satu sisi perkawinan itu harus dicatatkan di KUA dan disisi lain tanpa dicatatkan pun tetap berlaku dan diakui dimasyarakat. Oleh karena itu perlu adanya kajian yang menela’ah secara kritis terhadap rukun perkawinan yang ada yang mana rukun perkawinan tersebut masih diperselisihkan oleh para Imam Madzhab yang empat sehingga dimungkinkan adanya ijtihad baru disebabkan karena perubahan situasi dan kondisi masyarakat yang menuntut kemaslahatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencatatan merupakan salah satu dari rukun perkawinan. Setiap perkawinan harus dicatatkan dihadapan petugas pencatat nikah. Perkawinan yang tidak dicatatkan (di bawah tangan) akan mendatangkan kekacauan dan kemadharatan. Perkawinan seperti ini hukumnya haram (tidak sah) karena tidak sejalan dengan maqâshid al-syarî’ah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6455</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6455</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 63-86</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6455/3951</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Ghufron Maksum</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6456</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MENJAMA’ SHALAT TANPA HALANGAN: ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS SANAD HADITS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mutakin, Ali</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Menjama’ Shalat Tanpa Halangan:Analisis Kualitas dan Kuantitas Sanad Hadits. Shalat merupakan bentuk ibadah badaniyah yang pelaksanaannya memiliki waktu yang sudah ditentukan. Meskipun demikian, tidak semua umat Muslim bisa melaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Jamak merupakan solusi akan hal demikian. Jamak merupakan bentuk rukhshah (keringan) yang pelaksanaannya harus berdasarkan udzur yang diperbolehkan oleh syara’. Hadits riwayat Abu Daud No. 1025 dan juga Hadits-Hadits pendukung lainnya, kalau dipahami secara tekstual akan didapatkan kesimpulan kebolehan jamak shalat tanpa ada udzur syar’i, yang demikian akan bertentangan dengan QS. Al-Nisâ’ [3]: 103 yang menyatakan bahwa shalat merupakan bentuk kewajiban yang ditetapkan bagi orang-orang yang beriman yang waktunya telah ditentukan. Sehingga solusi yang paling tepat adalah Hadits yang secara tekstual bertentangan dengan ayat Al-Qur’an tersebut bisa dikompromikan (al-jam‘u wa al-tawfîq) dengan cara mentakwil Hadits tersebut kepada makna yang lebih sesuai atau sejalan dengan makna ayat Al-Qur’an (haml al-dzâhir ‘ala al-muhtamal al-marjûh).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6456</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6456</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 87-106</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6456/3952</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Ali Mutakin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6457</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DISKURSUS MEDIASI DAN UPAYA PENYELESAIANNYA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Karmawan, Karmawan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Diskursus Mediasi dan Upaya Penyelesaiannya. Mediasi memberikan nilai nilai budaya dalam masyarakat dan menjunjung tinggi nilai-nilai ketimuran yang lebih medahulukan musyawarah mufakat. Terkait hukum Islam, upaya mendamaikan orang-orang yang bersengketa merupakan perintah Allah Swt. dan Rasulullah Saw. kepada umat manusia. Hal ini bertujuan agar manusia selalu menghadapi permasalahan dengan kepala dingin dan bukan dengan kekerasan sehingga terciptanya ketentraman dalam kehidupan manusia, khususnya permasalahan dalam masyarakat maupun keluarga. Bahkan prinsip dan nilai damai yang diderivasi dari tradisi ajaran Islam, akan mampu menyelesaikan konflik, baik dalam lapangan sosial maupun politik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6457</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6457</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 107-126</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6457/3953</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Karmawan Karmawan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6458</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ISLAM DAN PERGERAKAN CIVIL SOCIETY KEBUDAYAAN TRANSNASIONAL HIZMET DI INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiadi, Ozi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Islam dan Pergerakan Civil Society Kebudayaan Transnasional Hizmet di Indonesia. Gerakan Hizmet di Indonesia sebagai suatu masyarakat madani Muslim. Pertama, gerakan Hizmet di Indonesia sebagai gerakan masyarakat sipil transnasional yang mengusung tema Islam muncul dan berkembang di Indonesia dengan menggunakan pendekatan budaya sebagai agenda kolektif mereka. Kedua, adalah ideologi gerakan Hizmet (jasa), yang mengadopsi ideologi nilai-nilai Islam yang mempromosikan ketidaktahuan, kemiskinan, dan konflik sebagai musuh bersama yang harus diperjuangkan. Ketiga, ketidaktahuan, kemiskinan, dan konflik menjadi referensi terpisah dari gerakan Hizmet dalam melakukan pelayanan untuk gerakan kemanusiaan. Adanya gerakan yang berkembang ini dan bisa dilihat dari adanya pendistribusian lembaga kemanusiaan di kota-kota besar di Indonesia. Ini menjadi upaya gerakan Hizmet dalam membangun masyarakat sipil dalam budaya Indonesia, dan untuk membuktikan bahwa Islam sejalan dengan masyarakat sipil.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6458</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6458</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 127-158</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6458/3954</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Ozi Setiadi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6459</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">NEGOSIASI RUANG PUBLIK: MODERNISASI DAN PENGUATAN CIVIL SOCIETY MODEL PESANTREN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Asrori, Saifudin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Negosiasi Ruang Publik; Modernisasi dan Penguatan Civil Society Model Pesantren. Meski kontribusi pesantren dalam pembangunan sosial ekonomi telah banyak diakui berbagai kalangan, lembaga pendidikan Islam ini seringkali diasosiasikan sebagai lembaga yang mempromosikan pendidikan yang intoleran dan militan yang kemudian menjadi akar gerakan radikal dan terorisme di Indonesia. Artikel ini mencoba menjawab kemampuan pesantren dalam mempersiapkan santrinya agar mampu berpartisipasi di era masyarakat modern dan mendukung penguatan masyarakat sipil. Peran pesantren di era modernisasi dievaluasi melalui program-program pendidikan yang berhubungan dengan pendidikan anti-kekerasan, toleransi antar keyakinan dan etnis, pluralisme, Hak Asasi Manusia (HAM), kesetaraan gender, demokrasi, serta keadilan politik dan sosial. Berdasarkan studi etnografi di Pondok Modern Gontor, artikel ini mengambarkan bahwa pesantren telah mengambil peran politik progresif dan berperan aktif dalam penguatan munculnya masyarakat sipil di Indonesia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6459</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6459</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 159-176</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6459/3955</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Saifudin Asrori</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6460</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ISLAM DAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aziz, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Islam dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Kekerasan dalam rumah tangga diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seseorang terhadap perempuan yang berakibat timbulnya penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, kesengsaraan dan penelantaran rumah tangga. Secara khusus Islam tidak mengenal istilah kekerasan dalam rumah tangga. Namun bagaimana jika kekerasan itu dilakukan dalam rangka untuk mendidik/memberikan pengajaran sebagaimana yang dibenarkan oleh ajaran Islam dan dilindungi peraturan perundang undangan, seperti suami dibolehkan memukul istri mereka yang nusyuz. Islam adalah agama rahmatan lil’alamin yang menganut prinsip kesetaraan partnership (kerjasama) dan keadilan. Tujuan perkawinan adalah tercapainya keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah. Oleh karena itu segala perbuatan yang mengakibatkan timbulnya mafsadat yang terdapat dalam kekerasan dalam rumah tangga dapat dikategorikan kepada perbuatan melawan hukum. Islam mengajarkan mendidik dengan moral dan etika dan dibenarkan oleh syar’i.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6460</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v16i1.6460</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 177-196</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/6460/3956</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Abdul Aziz</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8094</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEWARISAN HARTA DI MINANGKABAU DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasna, Adeb Davega</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pewarisan Harta Di Minangkabau Dalam Perspektif Kompilasi Hukum Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antara pewarisan harta dalam Adat Minangkabau dan Kompilasi Hukum Islam terdapat beberapa persamaan dan perbedaan. Persamaannya terdapat pada konsep pewarisan harta pusaka rendah, yaitu bahwa pusaka rendah termasuk harta warisan dalam Kompilasi Hukum Islam karena ia dimiliki secara Milk al-Raqabah, persamaannya selanjutnya pada pewarisan dengan sistem kolektif, hal ini terdapat dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 183 dan pasal 189, dan terakhir adalah permasalahan hibah, dimana hibah yang terdapat dalam adat Minangkabau sejatinya adalah hibah yang terdapat dalam hukum Islam (fiqh). Sedangkan perbedaannya terdapat pada harta pusaka tinggi, yang mana pusaka tinggi tidak bisa digolongkan kepada harta warisan. Jadi bisa disimpulkan bahwa sistem pewarisan harta dalam adat Minangkabau tidak bertentangan dengan hukum Islam</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8094</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8094</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 29-64</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8094/4402</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Adeb Davega Prasna</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8096</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">METODOLOGI AL-THABARI DALAM TAFSIR JAMI’UL AL-BAYAN FI TA’WILI AL-QUR’AN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aburrohman, Asep</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Metodologi Al-Thabari Dalam Tafsir Jami’ul Al-Bayan Fi Ta’wili Al-Qur’an. Imam Al-Thabari adalah ulama yang mempunyai keahlian dalam berbagai bidang disiplin ilmu. Jika dikategorikan ke dalam berbagai disiplin keilmuan, maka akan kita temukan beberapa keahlian yang bisa kita lihat dari hasil karyanya. Nama lengkap beliau adalah Abu Ja‟far Muḥammad Ibn Jarīr Ibn Yazīd Ibn Katsir Ibn Gālib al-Ṭabarī dilahirkan di Tabaristan 224 H dan Wafat 310 H. Karya monumental sangat terkenal yang sampai sekarang menjadi rujukan para ilmuan adalah Tafsir Jamiul Bayan fi Ta’wili al-Qur’an dan Tarik al Umam wa al-Muluk yang dikenal dengan Tarikh al-Thabari. Imam Al-Thabari dalam menafsirkan Kitab Tafsir Jamiul Bayan fi Ta’wili al-Qur’an menggunakan metode tahlili, yaitu penjelasan tafsir al-Qur’’an dengan rincian surat dan ayat yang terdapat dalam mushaf Usmani dengan mengambil hadis Nabi SAW, hadist atau pendapat Sahabat, Tabi’in atau dengan kata lain metode Isnad yang bercorak bil al-Ma’tsur</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8096</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8096</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 65-88</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8096/4403</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Asep Aburrohman</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8097</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">EPIDEMI DALAM ALQURAN (SUATU KAJIAN TAFSIR MAUDHU’I DENGAN CORAK ILMI)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hakim, Husnul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Epidemi dalam Alquran (suatu Kajian Tafsir Maudhu’I dengan corak ilmi). Tulisan ini menelusuri tentang epidemi yang diuraikan dalam Alquran, apakah merupakan suatu yang terjadi begitu saja sebagai sebuah ketentuan Allah, ataukah sebagai akibat dari pelanggaran terhadap hukum Allah? Dengan menggunakan metode maudhu’i corak ilmi, diketahui bahwa awalnya epidemi yang dipahami sebagai azab Allah, ternyata berdasarkan penafsiran ilmi lebih sebagai kejadian biasa akibat penyebaran virus yang tidak ditangani dengan baik. dan merupakan sebuah jasa besar bagi umat Islam, khususnya, dan masyarakat dunia, pada umumnya. Selanjutnya, penemuan tersebut seakan-akan menjadi inspirator bagi temuan-temuan berikutnya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8097</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8097</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 113-128</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8097/4404</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Husnul Hakim</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8098</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERAN ISLAM TERHADAP PRAKTEK EKONOMI DALAM DAM HAJI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mahfudzi, Mahfudzi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Peran Islam Terhadap Praktek Ekonomi Dalam Dam Haji. Tanpa disadari roda dunia dalam peradaban Islam sudah seperti yang kita saksikan sekarang ini, sejak dicetuskan oleh pembawanya yaitu Nabi Muhammad SAW, Islam tidak pernah tergelincir rodanya sampai hari ini dan tetap berjalan dalam koridornya secara vertikal. Di era globalisasi yang serba bersentral kepada sains dan tekhnologi, kita harus benar-benar cerdas mengamalkan Islam secara utuh (menyeluruh), tentunya yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Islam adalah agama rahmatan lil‘alamin, artinya tiada satupun permasalahan di dalam kehidupan manusia itu berakhir dengan kebuntuan dan pasti ada jalan keluar yang tidak menyalahi sunnatullah dan sunnah rosulullah. Al-Qur’an dan As-Sunnah merupakan pedoman hidup yang mampu menjawab tantangan kehidupan manusia, sehingga menjadikan manfaat dan maslahat yang merupakan tujuan dari amaliyah seorang muslim.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8098</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8098</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 129-141</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8098/4405</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Mahfudzi Mahfudzi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8101</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM PADA MADRASAH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aripin, Syamsul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Revitalisasi Pendidikan Islam Pada Madrasah. Upaya merekosiliasi ajaran agama dengan era modern terus dilakukan kaum muslimin di madrasah. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Islam tidak bertentangan dengan era modern. Sebab di era modern kehidupan manusia akan ditandai oleh dua kecendrungan yang saling bertentangan dengan Islam, yakni; ilmu pengetahuan vs iman takwa, ajaran vs sekulerisasi serta spiritual vs material. Untuk itu pendidikan Islam pada madrasah juga harus meningkatkan peranannya sebagai lembaga pendidikan Islam untuk merespon kemajuan modernisasi saat ini, misalnya dengan merevitalisasi sistem pendidikannya yang pro perubahan sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, mempersiapkan lulusan madrasah yang handal sehingga dapat mengimbangi arus modernisasi yang ada dan tidak ketinggalan zaman dengan tidak meninggalkan program pendidikan madrasah yang sudah ada sejak dahulu dan cocok dengan era modern pada abad 21 ini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8101</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8101</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 167-186</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8101/4407</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Syamsul Aripin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8102</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN ISLAM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Basyit, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Implementasi Manajemen Mutu Pendidikan Islam. Peningkatan mutu pendidikan Islam merupakan satu langkah awal penting yang harus dilakukan. Peningkatan mutu harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempergunakan dan memberdayakan semua aspek sumber daya yang ada. Strategi dasar untuk meningkatkan mutu secara berkesinambungan yaitu melalui peningkatan seluruh objek garapan dalam manajemen pendidikan Islam, dimulai dari peningkatan tenaga kependidikan, peserta didik, kurikulum, proses pembelajaran, sarana prasarana pendidikan, keuangan dan hubungan dengan masyarakat. Proses pendayagunaan sumber daya manusia maupun sumber-sumber lainnya harus mendukung pencapaian tujuan secara efektif dan efisien berdasarkan ukuran, kadar, ketentuan dan penilaian tentang kualitas sesuatu barang maupun jasa (produk) sesuai dengan kepuasan pelanggan. Pemanfaatan tersebut dilakukan melalui kerjasama dengan orang lain secara efektif, efisien, dan produktif untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan baik di dunia maupun di akhirat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8102</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8102</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 187-210</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8102/4408</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Abdul Basyit</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8103</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KANDUNGAN NILAI DALAM TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL (CORE ETHICAL VALUES)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Lesmana, Deni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kandungan Nilai dalam Tujuan Pendidikan Nasional (Core Ethical Values). Tujuan pendidikan nasional di Indonesia setidaknya harus memperhatikan beberapa landasan pendidikan, diantaranya; landasan relIgius, landasan filosofis, landasan sosiologis, landasan kultural, landasan psikologis, landasan ilmiah dan teknologi, serta landasan yuridis atau hukum sehingga tujuan pendidikan nasional akan mengandung nilai yang berguna dalam mengarahkan perjalanan pendidikan nasional kedepan. Nilai yang terkandung dalam rumusan tujuan pendidikan nasional akan terus berubah sesuai dengan rumusan tujuan pendidikan nasional yang dibuat, walaupun tujuan pendidikan di Indonesia dari waktu ke waktu tidak pernah bergeser dari pandangan hidup Pancasila dan UUD 1945. Perbedaannya hanya terlihat dari adanya penekanan untuk setiap tahap yang disesuiakan dengan tuntutan perkembangan kehidupan dalam masyarakat dan pembangunan di negara Indoensia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8103</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8103</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 211-126</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8103/4409</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Deni Lesmana</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8104</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">METODE TAKWIL NASR HAMID ABU ZAID (STUDI ATAS POTENSI TAFSIR ESOTERIK DALAM MERESPON PROBLEM TAFSIR ERA MODERN)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Faris, Salman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Metode Takwil Nasr Hamid Abu Zaid (Studi Atas Potensi Tafsir Esoterik Dalam Merespon Problem Tafsir Era Modern). Adapun mekanisme metode takwil yang digunakan Abu Zaid dalam pembacaan teks yakni dengan mendekati teks dan berusaha mengungkapkan misteri-misterinya dimulai dengan pembacaan kemudian tingkat analitis. Pembacaan melalui metode tafsir esoteris dengan perangkat Takwil dapat memberikan kontribusi yang besar dalam upaya memahami Alquran secara kontekstual, Abu Zaid mengusung dua terma penting dalam mengembangkan pendekatan penafsirannya terhadap Alquran, yakni al-Ma’na (makna) dan al-Maghza (Signifikansi) makna merupakan makna yang direpresentasikan oleh sebuah teks atau apa yang direpresentasikan oleh tanda-tanda, sedangkan signifikansi menamai hubungan antara sebuah makna itu dan seseorang atau sebuah persepsi, situasi atau sesuatu yang dapat dibayangkan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8104</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8104</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 1-28</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8104/4410</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Salman Faris</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8106</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN HARMONIS ANTARA SAINS DAN AGAMA DALAM PEMIKIRAN AL-FARABI DAN IKHWAN AL-SHAFA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Humaidi, Humaidi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Hubungan Harmonis Antara Sains dan Agama Dalam Pemikiran Al-Farabi dan Ikhwan Al-Shafa. Sains dalam pandangan modern selalu terpisah dengan agama. Sains sebagai satu-satunya ilmu yang ilmiah, sedangkan agama non-ilmiah. implikasi dari pandangan tersebut adalah munculnya pemahaman yang disintegratif, yaitu pemisahan antara agama dan sain. Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan harmonis antara sains dan agama dalam kerangka pemikiran al-Farabi dan Ikhwan al-Shafa yang tumbuh dan berkembang pada sekitar abad ke-10 masehi. Pemikiran al-Farabi dan Ikhwan al-Shafa membuktikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan selalu sejalan dengan agama, karena keduanya berasal dari sumber yang satu, yaitu Tuhan Yang Maha Esa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8106</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8106</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 142-166</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8106/4413</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Humaidi Humaidi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/8107</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FORMAT HUKUM ISLAM DI INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aiz, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Format Hukum Islam di Indonesia. Artikel ini mendukung pendapat Ibn al-Muqaffa (756 M) yang menyatakan perlu adanya unifikasi peraturan yang berlaku bagi semua warga negara,termasuk peraturan yang bersumber dari Alquran dan Hadis. Selain itu juga Muhammad Abduh (1849-1905) menyatakan bahwa ajaran Islam yang diterapkan ulama terdahulu tidak berlaku abadi, dan menjadi kewajiban di masa kontemporer saat ini untuk memformulasikan hukum sesuai dengan tuntutan masa dan lingkungan. Artikel ini menentang pendapat Muhammad Ibn Abdul Wahab (1703-1792 M) yang mengartikan hukum hanya berdasarkan literatur (tekstual) tanpa memberi tempat pada pemahaman hukum secara majazi dan qiyasi. Selain itu, Taqiyuddin al-Nabhani (1909-1977)yang menyatakan perlunya mendirikan Khilafah guna ditegakannya syariat Islam di seluruh negeri. Metodologi yang dipergunakan dalam tulisan ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan ilmu hukum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8107</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i1.8107</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 89-112</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/8107/4418</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Muhammad Aiz</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9609</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">THE MANAGEMENT OF ZAKAT IN INDONESIA: A HISTORICAL REVIEW</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ibrahim, Kamal</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mardian, Sepky</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">The Management of zakat in Indonesia has been going on since Islam entered Indonesia till today. This study aims to explain how the management of zakat in Indonesia is patterned on Islamic principles. The study uses a descriptive method with historical approach. The study of the history of Islam and Indonesia became the basis for determining the findings, on the pattern of management of zakat in Indonesia. The findings showed that the pattern of management of zakat in the beginning at the time of the entry of Islam in the colonial period, had a huge role in the society. This pattern became one of models of management of zakat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9609</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9609</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 227-246</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9609/4974</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Kamal Ibrahim, Sepky Mardian</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9612</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENERAPAN FATWA DSN-MUI TENTANG MURABAHAH DI BANK SYARIAH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syaifullah, Hamli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Fatwa DSN-MUI on Murabaha in Bank Syariah is very important to be applied, so that products that have murabahah akad can be confirmed in accordance with sharia principles. Shariah compliantness of all Sharia Bank&#039;s products become the main keywords, whether the Sharia Bank has actually run the business in accordance with the principles of sharia. In implementing the DSN-MUI Fatwa on Murabaha, it can be done through two ways, namely: SOP development and supervision conducted by the Sharia Supervisory Board (DPS). If the two things can be executed, then the Sharia Bank will be able to apply the Fatwa DSN-MUI in Bank Syariah about murabahah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9612</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9612</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 257-282</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9612/4976</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Hamli Syaifullah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9613</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERBEDAAN WAKTU PUASA DI WILAYAH ABNORMAL DAN APLIKASI HUKUMNYA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sunarto, Sunarto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Etymologically fasting is &quot;al-imsak&quot; (restraint). As for the terminology, fasting is: &quot;To refrain from something that can cancel the fasting starting from the dawn until the sun sets with aim.&quot; This is the definition of Fuqaha &quot;in understanding the time limit of fasting according to QS. al-Baqarah: 187. In reality, when we apply the definition of fasting, there is a significant difference between one region and another. For example, the area around the equator, relatively stability between daytime and night. However, there is a contrast difference to the regions around the pole (north-south). If the area far from the equator the more contrast the time difference occurs. This means that the farther the area from the equator, the longer the time of daytime or night. Besides the influence of the above factors, there is also the current position of the sun. It determines whether the sun is in the north or the south of the earth? The implication that when the fast of Ramadan coincides with the summer, from March to September is in the north. The climax of June 21, the sun has a maximum declination (d = 23 &#039;30&#039;), then the regions in the north have experience a longer noon inversely proportional to the regions in the south. If the regions are closer to the pole, the more extreme the daytime and night difference occurs, that is called the area/circumpolar region. To apply the fasting law (circumpolar) fasting area, by following the International Fatwah Majlis, that is in two ways: first, following the fasting period of the Hijaz (Makkah-Madinah), second, following the nearest region/country that has a daytime or night limit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9613</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9613</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 283-302</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9613/4977</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Sunarto Sunarto</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9614</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PELAYANAN ASURANSI JIWA SYARIAH: SUDAHKAH SESUAI HARAPAN?</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Soni Wicaksono, Ahmad Tibrizi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Trisasmita, Rio</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">This study aims to analyze Gap on Islamic Life Insurance Services in DKI Jakarta by CARTER approach (Compliance, Assurance, Responsiveness, Tangibles, Empahty, Reliability), respondents in this study amounted to 150 respondents, using Cluster sampling method, this researcher use Importance Performance Analysis Method. The result of the research shows that the level of satisfaction between perception and expectation toward service to customers of Islamic Life Insurance in DKI Jakarta has a value of 97.22%, it indicates that there are still Gap on services provided by Islamic Life Insurance Company in DKI Jakarta especially on Hospitality employees in serving the customer, Ability to respond to problems arising, Ability to communicate with customers, Capacity quickly responsive to customer complaints, Use of equipment and technology in operational activities, and Application of Information technology.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9614</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9614</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 303-324</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9614/4978</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ahmad Tibrizi Soni Wicaksono, Rio Trisasmita</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9615</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IMPLEMENTASI MASHLAHAH AL-MURSALAH DALAM KASUS PERKAWINAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mutakin, Ali</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Al-Quran and Hadith are sources and arguments in Islamic law whose existence has been agreed upon by the ulama. In addition to these two arguments, there are several propositions whose existence is still disputed, one of which is the mashlahah al-mursalah. The application of the concept of mashlahah al-mursalah in determining the legal status of a problem rests on the basis of benefit which becomes the spirit of the Qur&#039;an and Hadith. In marriage, cases of marital marriage and restrictions on the age of marriage, are not formally explained by the Qur&#039;an or Hadith, but based on the benefits contained in it in accordance</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9615</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9615</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 325-349</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9615/4979</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ali Mutakin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9616</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KONSTRUKSI PEMBERITAAN PARTAI DEMOKRAT DI MEDIA MASSA (Analisis Framing Pernyataan Pakar Komunikasi Politik di Kompas.com)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sodikin, Ali</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">This research background on the news - reporting kompas.com of the Democratic Party. In the news, media kompas.com citing political communications expert Dr. Heri Budianto. The purpose of this study was to determine the Democrats construction news through the statement of political communications expert Dr. Heri Budianto in Mass Media Kompas.com. Basic theory in this research is the theory of social construction of reality consists of externalization, objectivation, and internalization by Berger and Luckman. Sociological theory of media by Shoemaker and Reese also be the basis of the theory in this study. The method used is framing analysis Entman models with indicators Define Problems, Causes Diagnose, Make Moral Judgment, and Treatment Recommendation. Subject / object in this study are statements of political communications expert Dr. Heri Budiantor published in the online media Kompas.com on the Democratic Party. These results indicate that by using framing approach Entman models can be seen that the statements Political Communication Specialists Dr. Heri Budianto contained in the online media Kompas.com framed in such a way with the selection of issues and highlighting the issue of political reality these parties.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9616</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9616</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 351-378</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9616/4980</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ali Sodikin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9617</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERAN ORANG TUA DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI RUMAH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sastradiharja, Ee Juanedi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Parents have a very important role and function in children&#039;s character building. In the family, parents are madrasatul or school first and foremost for children, therefore, parents reinforcement must be able to provide character education for their cihildren at home. The intensity of communication and held face to face is sufficient in order to allow socialization and strengthen character values, morals, and other good behavior can be internalized in children through habitual in everyday life at home.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9617</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9617</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 379-398</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9617/4981</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ee Juanedi Sastradiharja</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9618</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DAKWAH DAN PEMBAHARUAN PEMAHAMAN ISLAM</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Akhirudin, Akhirudin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Change is the intrinsic nature of society. There is no society without change. He departed the change of mind of the human being who became members of the society. The development of science and technology has spurred the changes. Such changes also suggest changing the religious understanding. In assessing the various changes should da&#039;wah make efforts to renew the understanding of Islam. With Da&#039;wah and Renewal of Understanding of Islam discussed what steps taken by a da&#039;i in the face of the change. In this connection a preacher should really understand the essence of Islamic teachings from the main source of the Qur&#039;an and Sunnah Sahihah and then understand adequately the developments that occur due to the advance of modern science and technology. From these two forms of understanding da&#039;i must be able to provide answers to the needs of the mad&#039;u community who thirst for explanation when they face new problems in daily life that must get a reference from the Qur&#039;an and Sunnah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9618</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9618</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 399-418</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9618/4982</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Akhirudin Akhirudin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9619</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN SISTEM LAPORAN BKD (STUDI KASUS BKD ONLINE KOPERTAIS WILAYAH I DKI JAKARTA)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sulhi, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Implementation of BKD Report Software Development (Case Study of BKD Online Kopertais Region I DKI Jakarta). In the era of information technology advancement today, there are almost no institutions or organizations that do not involve information technology in order to improve the quality of management services for these institutions. The BKD (Lecturer Performance Performance) report so far, which is coordinated by Kopertais 1 DKI Jakarta Region has not been fully optimal and efficient, because it is still managed manually. Therefore, in early 2018, the BKD Report for the Jul-Dec Period 2017, Kopertais 1 DKI Jakarta Region implemented BKD Report assessment policy by online. This application was built using PHP programming language and PostgreSQL database with Laravel framework. The implementation of this policy is not only intended to make the BKD Report more organized, optimal and efficient, it is also expected that all PTKIS lecturers under Kopertais 1 DKI Jakarta Region will eventually be able to take advantage of information technology progress in order to develop scientific quality in accordance with their fields of science.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9619</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9619</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 419-432</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9619/4983</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ahmad Sulhi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/9786</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH ZIS PRODUKTIF TERHADAP KINERJA DAN KESEJAHTERAAN UMK MUSTAHIK</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Afriandi, Redho</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muttaqien, Muhammad Khaerul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">In general, this study aims to determine the effect of programs Zakat, Infaq and Sadaqah (ZIS) Productive to the performance of micro-enterprises and prosperity mustahik; while specifically the purpose of this study is to test and analyze the effect of productive ZIS programs on the performance of mustahik micro enterprises and mustahik welfare. This study was conducted in Bogor and Depok districts of West Java. Data collection was done by survey method by taking samples of 89 mustahic households as respondents. Data analysis was done by quantitative approach and completed with qualitative and intuitive analysis. Quantitative approach used is Partial Least Square (PLS) model, while data processing is executed with SmartPLS program version 3.0. Based on the analysis result, it can be concluded that productive ZIS program can improve the performance of UMK mustahik. Improved performance represented by an increase in assets and profits can also make it easier for UMK mustahik to achieve better welfare.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9786</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v17i2.9786</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 247-256</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/9786/5067</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Redho Afriandi, Muhammad Khaerul Muttaqien</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11470</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Juanda, Isep</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini memfokuskan pada (1) Mutu pendidikan di SMA Al Muslim Bekasi, yang meliputi ketersediaan input, serta ketercapaian sasaran dan dampak program terhadap sekolah. (2) Implementasi manajemen berbasis sekolah di SMA Al Muslim Bekasi, yang meliputi otonomi sekolah, proses belajar mengajar, dan partisipasi orangtua siswa.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dalam analisis datanya, peneliti menggunakan model strategi analisis deskriptif analitik, sehingga dalam menarik kesimpulan peneliti mendekripsikan data yang diperoleh dari pengamatan secara langsung, wawancara dan studi dokumentasi, gambar dan perilaku siswa yang ditunjang dengan wawancara.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : Pertama, dengan didukung ketersediaan input yang memadai, SMA Al Muslim telah berhasil meraih prestasi akademik dan non akademik dengan kategori baik, serta telah berdampak pada semakin meningkatnya animo masyarakat menyekolahkan anaknya ke SMA Al Muslim. Kedua, Implementasi kebijakan MBS di SMA Al Muslim harus terus ditingkatkan melalui; (a) pengembangan otonomi/kemandirian sekolah dalam mengadakan dan menggunakan sumberdaya sekolah, pengelolaan kelembagaan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mengembangkan proses pengambilan keputusan partisipatif. (b) Melalui pengembangan proses belajar mengajar yang berpusat pada siswa dengan pendekatan pembelajaran yang Aktif, Kreatif sehingga menjadi Efektif, namun tetap Menyenangkan (PAKEM), dan (c) melalui partisipasi masyarakat/orangtua siswa dengan meningkatkan peran Forum Orangtua Murid dalam meningkatkan mutu pendidikan SMA Al Muslim.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11470</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11470</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 1-22</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11470/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Isep Juanda</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11471</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Etnografi Sebagai Teori Dan Metode</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Siddiq, Mohammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salama, Hartini</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Memahami masyarakat manusia merupakan suatu upaya yang selalu menarik untuk dilakukan. Di tengah-tengah upaya tersebutlah, etnografi hadir. Etnografi ditinjau secara harfiah dapat berarti tulisan atau laporan tentang suatu suku bangsa. Ciri khas dari metode penelitian lapangan etnografi ini adalah sifatnya yang menyeluruh dan terpadu (holistic-integratif), deskripsi yang kaya (thick description) dan analisa kualitatif dalam rangka mendapatkan cara pandang pemilik kebudayaan (native’s point of view). Umumnya etnografi digunakan oleh sebagian peneliti untuk memahami kebudayaan lain (other cultures). Sedangkan, sebagian lain berpendapat bahwa etnografi telah menjadi alat yang fundamental untuk memahami masyarakat kita sendiri dan masyarakat multikultural di seluruh dunia. Dalam tradisi pengetahuan Islam, sejenis deskripsi etnografi dapat kita temukan dalam berbagai literatur, misalnya deskripsi kebudayaan yang ditulis Ibnu Battutah seorang pengembara (traveler), petualang (adventurer), dan pengamat (viewer) pada abad ke XIII dalam perjalanannya mengelilingi dunia dan berinteraksi dengan berbagai kebudayaan lain. Selain Ibnu Bathuthah, ada pula ilmuan muslim bernama Ibnu Khaldun, seorang filosof, ahli sejarah, dan politikus abad ke XIV yang pemikirannya terus digulirkan dan menjadi bahan kajian dalam berbagai diskursus pemikiran sosial politik kontemporer. Berangkat dari pengalaman dan pengamatannya yang tajam, Ibnu Khaldun merajut pikiran-pikiran kritis tentang hal-hal yang berkaitan dengan sistem kemasyarakatan dan kenegaraan berikut kritik-kritik inovatif terhadap cakupan sejarah sebagaimana tertuang dalam karya besarnya Muqaddimah yang merupakan pengantar dari kitab Al Ibar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11471</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11471</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 23-48</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11471/5781</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Mohammad Siddiq, Hartini Salama</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11473</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Metode Rasulullah Dalam Pendidikan Karakter Perspektfif Al-Qur&#039;an</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rofi&#039;i, Achmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Metode Rasulullah SAW dalam mendidik dan mengajar para Sahabatnya sehingga dalam tempo 23 tahun berhasil menjadikan keunggulan mereka diakui dunia adalah tidak terlepas dari metode-metode yang sangat kaya, hingga mencapai tidak kurang dari 111 metode yang ditujukan untuk membentuk 13 karakter dengan langkah-langkah yang sistematis, rapih, tertib, dan humanis.Dalam rangka implementasi metode Rasulullah SAW dalam pendidikan karakter, diperlukan lima fase yaitu: 1) Fase persiapan, 2) fase penanaman, 3) fase penumbuhan, 4) fase pengembangan dan 5) fase penjagaan; demikian pula untuk mengupayakan Implementasi Pembangunan Karakter melalui metode KHaīrun nās Anfa&#039;uhum linnāS (KHAS) di lingkungan Keluarga, sekolah dan masyarakat untuk diwacanakan Pendidikan Karakter (KHAS) dibangun melalui tiga paradigma yaitu: karakter KHAS yang harus dikembangkan dalam keluarga sekolah dan masyarakat yang terukir melalui tujuan, terprogram dan melalui pemilihan metode dan media yang tepat di mana seluruh kontennya diprioritaskan pada pembangunan dan pengembangan karakter KHAS.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11473</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11473</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 49-74</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11473/5782</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Achmad Rofi&#039;i</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11476</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Dinar Dirham Sebagai Alternatif Investasi Dan Hedging Yang Aman</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Findiana, Finda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tingkat inflasi yang cenderung selalu bertambah dalam kurun waktu sepuluh tahun ini, telah membuat semakin tingginya harga barang-barang dalam masyarakat. Tingginya harga barang mengakibatkan semakin beratnya beban yang harus ditanggung masyarakat, kemiskinan semakin meluas, pengangguran semakin banyak. Masyarakat dituntut untuk mencari sumber penghasilan lain untuk menutup kebutuhan hidupnya dengan cara melakukan investasi atas sebagian hartanya, ada juga sebagian masyarakat yang memiliki ekonomi yang menengah dan atas, tentu mereka tidak hanya berfikir tentang berinvestasi tapi juga bagaimana bisa melindungi nilai hartanya dari efek negatif dari inflasi yaitu dengan melakukan hedging (lindung nilai). Salah satu instrument dari investasi dan hedging adalah dengan menyimpan Dinar dan Dirham. Keinginan berinvestasi atau melakukan hedging dalam mata uang asing yaitu Dinar dan Dirham harus didukung oleh banyak pihak karena dengan berinvestasi dan ber-hedging dengan Dinar dan Dirham bisa membawa kepada semakin kokohnya ekonomi rakyat dan bangsa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11476</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11476</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 75-95</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11476/5789</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Finda Findiana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11477</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Fiqh Siyasah Nusantara Abad XVII-XIX</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Khalid, Anas Shafwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Abad XVII-XIX merupakan masa tadwîn yang lebih berarti konsolidasi pemikiran ke alam bawah sadar masyarakat (i’âdat binâ’i al-tsaqâfî). Dalam proses ini, al-Raniri dan para ulama Nusantara saat itu mengabaikan korpus pemikiran politik yang lain, seperti al-Aẖkâm al-Sulthâniyyah karya al-Mâwardî, atau karya al-Dharûrî fi al-Siyâsah Ibn Rusyd. Dengan demikian, mainstream politik nusantara bernuansakan Nashîhat al-Mulûk karya al-Ghazâlî, yang menempatkan fiqh siyasah sebagai etika politik, bukan fiqh tata negara. Mainstream ini tidak memungkinkan pembelahan antara kelompok muslim-non muslim, atau antara dâr al-islâm dan dâr al-ẖarb, ataupun pemisahan yang tegas antara agama dan adat, seperti kecenderungan sekularistik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11477</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11477</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 96-117</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11477/5790</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Anas Shafwan Khalid</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11478</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Inflasi Dan BI Rate Terhadap Imbal Hasil Penyaluran Investasi Dana Haji Pada Sukuk Dana Haji Indonesia</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Salatalohy, Hasmiati Arsiba</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wibowo, Hendro</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efek inflasi dan BI Rate pada laba atas investasi dana Haji Sukuk dana Haji Indonesia periode 2010-2018. Sampel digunakan teknik purposive sampel dan memperoleh 13 sampel SDHI seri yang telah matang selama periode rentan 2010-2018 dari yang dipublikasikan sejak 2009. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel diproses menggunakan Eviews 9. Hasil studi ini menunjukkan bahwa inflasi dan BI Rate secara simultan mempengaruhi distribusi kembali dari Haji dana investasi pada Sukuk dana Haji Indonesia periode 2010-2018. Sementara itu, sebagian inflasi dan BI rate tidak berpengaruh signifikan di SDHI menghasilkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11478</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11478</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 118-158</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11478/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Hasmiati Arsiba Salatalohy, Hendro Wibowo</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11480</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pendidikan Humanistik Islami Melalui Pembelajaran Aplikatif</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurbaiti, Nurbaiti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini mengeksplorasi pendidikan humanistic Islami melalui pembelajaran aplikatif di Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran humanistic Islami yang dilakukan melalui pembelajaran aplikatif dan pemberian sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan peserta didik, dapat meningkatkan kualitas outcome peserta didik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11480</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11480</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 159-193</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11480/5792</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Nurbaiti Nurbaiti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11481</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Hukum Keluarga Di Tunisia Dan Indonesia</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Komarudin, Komarudin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan penelitian ini adalah mencari tau perbandingan hukum keluarga di Tunisia dan di Indonesia. Sedikitnya, terdapat dua puluh dua negara muslim di dunia yang sudah memiliki hukum keluarga Islam tertulis/codifed law. Ini adalah bukti bahwa kehidupan keluarga mendapat perhatian penting oleh sejumlah negara.Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang memfokuskan objek kajian pada buku-buku dan literarur yang ada. Metode yang digunakan dalam membahas data-data ini adalah metode deskriptif analisis, yaitu memberikan gambaran hukum keluarga di Tunisia dan Hukum Keluarga Di Tunisia Dan Indonesia kalau mengomparasikan, dan menyintesiskannya.Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalama hukum keluarga Tunisia ditetapkan usia perkawinan adalah 20 tahun, pelarangan poligami, dan perceraian yang dilakukan secara sepihak tidak mengakibatkan jatuh talak. Sedangakan dalam hukum kuluarga di Indonesia diketahui bahwa seluruh kompilasi hukum Islam diadopsi dari ajaran-ajaran Isalm yang sebelumnya sudah dikaji ulama-ulama salaf dengan pengecualian kompilasi hukum Islam tidak memuat unsur kafaah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11481</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11481</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 194-225</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11481/5793</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Komarudin Komarudin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11482</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Penanaman Nilai-Nilai Pluralis Melalui Model Pendidikan Transformatif Learning Pada Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saihu, Saihu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Artikel berikut ini membahas penanaman nilai-nilai pluralisme melalui model pendidikan transformative learning pada Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara. Mendasarkan pada informasi yang diberikan oleh tiga nara sumber. Tulisan itu memusatkan pada bagaimana proses pembelajaran agama dalam perspektif pluralisme yang bertujuan membentuk karakter peserta didik dan warga sekitar pesantren. Sumber data diperoleh melalui observasi tidak terstruktur dan wawancara selama 2017 hingga 2018. Tulisan ini menggunakan teori peace education yang dikemukakan oleh John Dewey berdasarkan dari filsafat pendidikan progresifisme. Tulisan ini menunjukkan bahwa dalam Penanaman Nilai-Nilai Pluralis Melalui Model Pendidikan Transfromatif Learning Pada Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara menanamkan karakter pluralis, humanis, dan toleran, kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas menggunakan model pendidikan transformative learning diikuti dengan pemantapan nilai-nilai dari pola standar penanaman karakter di sebagian besar pesantren di Indonesia. Yaitu melalui penanaman nilai at-tanawwu&#039;iyyah, al-musawah wal-&#039;adl, al-tasamuh, al-musyawarah, al-ukhuwwah, dan al-salam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11482</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11482</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 226-249</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11482/5794</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Saihu Saihu</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11483</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Teaching Methods Of Character Used To The Companions Of Prophet Muhammad In Saheeh Muslim</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syukur, Taufik Abdillah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">The Government of The Republic of Indonesia instructed to each school to incorporate character education in KTSP, syllabus and lesson plans. The government has also provided BOS in order to support teachers in their teaching’s method development. The character value is good, and the teaching’s method is well developed. Why do we still find unacceptable things which refer to the weakness of nation character in the student soul? The research is talking about the prophet teaching method in building his companions character according to Shaheeh Muslim. And that result will explain about the complementation of prophet teaching method in shaping student character in the school. The teaching method is the way that used to implement the prepared program to achieve the goal of teaching. The education character is a prepared effort in order to cause the student how to know and care about the values, which finally carry on them to be the perfect man. Companion was a man who met the prophet and died in a state of faith. This study depends on the sourced literature. The researcher qualitatively collects data, describes and analyzes it well. This research is about the character teaching method depends on the prophetic tradition (al-Hadits). The researcher classifies the hadits based on nation character, analyzes that results and relates things with the main project. The result indicates that the most widely used method of the prophet in shaping his companions character is the method of story, question &amp;amp; answer, and also lecturer. He also used another variety method such as problem solving, assignment, demonstration and fieldtrip. In shaping his companions character he did not use the method of discussion, experiment, and project. Researcher recommends all teachers to control and widely explore those three methods (stories, discussion, and lecturer) and integrate love, friends/ communicative, and care character as the main student character in process character education at school.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11483</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i1.11483</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 250-276</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11483/5795</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Taufik Abdillah Syukur</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11485</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">The Impact Of Industry In Islamic Economy</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anugrah, Risen</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Purnamasari, Femei</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsiyah, Nur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Industrial Zone pusat kegiatan industri dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang dikembangkan dan dikelola oleh kawasan industri perusahaan. Adanya perkembangan industri di berbagai sektor akan mendorong aktifitas ekonomi. Dampak ekonomi dibawa oleh lokasi industri yang terungkap di suatu tempat antara lain berupa peningkatan produksi, pendapatan dan pengurangan pengangguran. Efek langsung dari dampak ini umumnya dirasakan oleh orang-orang di situs industri dan kemudian meluas ke daerah dan mungkin bahkan ke tingkat nasional. Masalah penelitian ini adalah bagaimana kawasan industri telah berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, bagaimana keadaan ekonomi Islam pada dampak industri di perokonomiankawsan aktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan dampak daerah industri aktivitas umum ekonomi dan bagaimana outlook ekonomi Islam pada dampak dari kawasan industri kegiatan ekonomi. Studi diklasifikasikan ke dalam penelitian lapangan (bidang penelitian) ini, data primer yang Diperoleh dari wawancara dan observasi, sementara data sekunder dari dokumentasi. Cara pengambilan contoh yang menggunakan formula slovin. Dalam studi ini, peneliti menggunakan metode kualitatif, analisis secara kualitatif digunakan untuk menganalisis dampak dari kawasan industri dari kegiatan ekonomi masyarakat, dengan 97 responden dari populasi 3,259 orang di desa Lematang. Berdasarkan hasil penelitian mereka kawasan industri berdampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat, yaitu penciptaan pekerjaan, pengurangan pengangguran, peningkatan pendapatan dan pengeluaran publik, dan peningkatan produksi masyarakat, sementara di lain-lain ada dampak negatif dari pencemaran lingkungan dan mengurangi lahan pertanian. Kegiatan ekonomi di masyarakat telah menerapkan ekonomi benar Islam dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati dan moralitas dan masyarakat untuk melaksanakan kewajiban untuk membayar zakat. dan peningkatan produksi masyarakat, sementara di lain ada dampak negatif dari pencemaran lingkungan dan mengurangi lahan pertanian. Kegiatan ekonomi di masyarakat telah menerapkan ekonomi benar Islam dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati dan moralitas dan masyarakat untuk melaksanakan kewajiban untuk membayar zakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11485</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11485</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 277-294</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11485/5796</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Risen Anugrah, Femei Purnamasari, Nur Syamsiyah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11486</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fauzi, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Merosotnya perekonomian masyarakat akibat dari harga-harga komoditas yang turun dan menipisnya lahan untuk menambang serta regulasi yang memberatkan penambang berdampak negatif pada pendapatan masyarakat Bangka Belitung yang mayoritasnya petani dan penambang. Hal ini menjadi alasan peneliti untuk meneliti Peran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung. Hasil dari penelitian tersebut adalah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hanya sebatas penyedia pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan modal untuk memulai usahanya ataupun mengembangkannya. Kendala Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diantaranya adalah faktor internal seperti adanya jaminan atas pembiayaan, faktor eksternal seperti Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum banyak dan kebijakan pemerintah yang belum berpihak ke perbankan syariah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11486</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11486</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 295-313</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11486/5797</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ahmad Fauzi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11493</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Disengagement Dari Jebakan Terorisme; Analisis Proses Deradikalisasi Mantan Napi Teroris</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Asrori, Saifudin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Upaya Jihadis untuk memberdayakan mantan tahanan teroris sebagai fenomena yang menarik dan unik. Keterlibatan jihadis dalam reintegrasi Bekas Tahanan Teroris sebagai bantuan timbal balik bagi banyak ekstrimis Islam yang berjuang berjuang dengan transisi kembali ke masyarakat tanpa bantuan yang memadai. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya para Jihadis pada pelepasan dan reintegrasi program-program inisiatif mantan ekstremis. Bagaimana mereka terlibat dalam pembatasan ideologi radikal melalui program pembangunan masyarakat dan ekonomi dan mengintegrasikan kembali ekstremis ke dalam masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa keterlibatan para pejihad dalam inisiatif pemberdayaan sebagai alternatif dari program deradikalisasi pemerintah dari mantan tahanan teroris. Kelompok ini menjadi ‘komunitas baru’ bagi mantan ekstremis untuk mengekspresikan berbagai pandangan dan kepercayaan tanpa penyembunyian. Kehadiran kelompok ini adalah aset potensial dalam mempromosikan narasi melawan radikalisme dan terorisme di Indonesia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11493</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11493</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 314-338</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11493/5798</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Saifudin Asrori</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11495</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Tinjauan Zakat Perusahaan Perspektif Syariah Dan Regulasi</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Septiawan, Hilman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bahri, Efri Syamsul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana tinjauan zakat perusahaan dilihat dari sudut pandang syariah dan regulasi di Indonesia serta penerapannya di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana tinjauan zakat perusahaan perspektif syariah dan perspektif regulasi di Indonesia serta penerapan zakat perusahaan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi pustaka, yaitu dengan mengkaji sekaligus mengumpulkan hasil penelitian-penelitian terdahulu yang senada dengan tema penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari perspektif syariah, zakat perusahaan di-qiyas-kan dengan zakat perdagangan, dari perspektif regulasi, zakat perusahaan diatur secara umum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tetapi tidak ada peraturan secara khusus yang dikeluarkan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berupa Fatwa Dewan Syariah Nasional. Sedangkan implementasi zakat perusahaan sendiri di Indoneisa menunjukkan perkembangan yang menggembirakan karena sudah ada beberapa perusahaan yang melaksanakannya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11495</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11495</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 339-375</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11495/5799</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Hilman Septiawan, Efri Syamsul Bahri</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11496</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Hermeneutika-Semiotik Terhadap Kajian Keislaman Di Media Sosial</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mufid, Muchamad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Herlina, Herlina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Media sosial pada hakikatnya diciptakan untuk memudahkan pengguna dalam mengakses dan mendapat informasi. Namun pada praktiknya selalu tidak sejalan dengan tujuan diciptakannya. Islam, pada dasarnya mengajarkan kebaikan dan perdamaian. Namun, ajaran tersebut akhir-akhir ini menjadikan seseorang berperilaku tidak sesuai ajaran, menjadi radikal, serta mudah mengkafirkan. Oleh karenanya, perlu mengkaji setiap kajian, utamanya kajian ke-Islaman dalam media sosial. Analisis Hermeneutika digunakan untuk mengetahui serta menelusuri profil pengarang/da’i/pemberi kajian di media sosial tersebut. Kemudian Analisis Semiotik digunakan untuk dapat melacak kebenaran kajian yang diperolehnya dengan melihat tanda-tanda berupa kata dalam suatu teks, gambar, dan logo. Analisis-analisis tersebut akan memunculkan suatu pengetahuan apakah kajian tersebut bersifat radikal, moderat, dan liberal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11496</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11496</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 376-398</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11496/5800</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Muchamad Mufid, Herlina Herlina</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11497</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:09Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Aplikasi Islamic Agropreneur School Dalam Rangka Pengembangan Kompetensi Lulusan Berwawasan Kebangsaan Di Pondok Pesantren Darunnajah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hafniati, Hafniati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan menganalisa sistem pendidikan yang cocok bagi pesantren untuk menghasilkan lulusan berwawasan kebangsaan di Pondok Pesantren Darunnajah dan menganalisa penerapan konsep Islamic Agropreneur School dalam Pondok Pesantren Darunnajah. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih atau kontribusi bagi dunia akademik khususnya pada Program Studi pendidikan tentang bagaimana pelaksanaan Aplikasi Islamic Agropreneur School dalam rangka pengembangan kompetensi lulusan berwawasan kebangsaan di Pondok Pesantren Darunnajah serta dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dan memperkaya perbendaharaan perpustakaan/wawasan bidang pendidikan Agropreneur School. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode ini diimplementasikan dengan kegiatan inkuiri-naturalistik yakni penyelidikan yang bersifat alamiah. Implementasi inkuiri-naturalistik digunakan untuk menggali dan menghimpun data alamiah dalam arti asli atau seadanya tanpa atau perlakuan tertentu seperti dalam penelitian Aplikasi Islamic Agropreneur School Dalam Rangka Pengembangan Kompetensi Lulusan Berwawasan Kebangsaan Di Pondok Pesantren Darunnajahkuantitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: a) Wawancara dengan semua pihak yang relevan sebagaimana tersebut pada jenis dan sumber data di atas, b) Penyebaran kuesioner/angket kepada semua pihak yang relevan., c) Observasi, yakni melakukan pengamatan langsung ke lapangan dan mencatat hasilnya ke dalam checklist atau lembar observasi. d) Studi dokumentasi terhadap catatan, dokumen dan arsip yang relevan. Adapun alat pengumpul data (APD) yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: 1) Pedoman wawancara (interview guide). 2) Kuesioner, 3) Daftar checklist/ lembar observasi. 4) Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini ditujukan kepada subyek-subyek yang tidak memungkinkan untuk diwawancarai. Isinya pun lebih kurang sama dengan pedoman wawancara. Lokasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah pondok pesantren yang telah menerapkan Islamic agropreneur School. Adapun Research setting di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta terletak di Jalan Ulujami Raya No 86 Pesanggrahan Jakarta Selatan 12250. Pondok pasantren Darunnajah telah menerapkan agropreneurship dalam menopang finansial pondok dengan mendirikan dan menjalankan unit usaha Wawasan kebangsaan di pondok pasantren Darunnajah telah diterapkan sejak santri masuk di asrama dengan cara penempatan kamar tidur tidak boleh bersama dengan teman se daerahnya. Pengenalan agropeneurship kepada santri perlu dilakukan sebagai bekal santri ketika menjadi alumni menjadi penyedia lapangan kerja bukan pencari lapangan kerja Penerapan agropreneurship di pasantren secara tidak langsung mengajarkan santri untuk cinta produk dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja berbasis ekonomi kreatif. Keterlibatan guru dan santri dalam agropreneurship sangat penting sebagai ilmu aplikatif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11497</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11497</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 399-420</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11497/5801</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Hafniati Hafniati</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11498</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pendidikan Ramah Anak Perspektif Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) Madinatur Rahmah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Shunhaji, Akhmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasanah, Hainatun</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendidikan ramah anak memberikan peluang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dasarnya secara maksimal. Potensi tersebut dikembangkan melalui lingkungan belajar yang kondusif, materi pelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak, pendidik dan perangkat pendidikan lain yang mendukung. Tulisan ini, memaparkan praktik pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah, Serpong Tangerang Selatan. Pemaparan data-data PAUD ini didasarkan oleh penelitian kualitatif fenomenologis. Dari data-data yang ditemukan, menunjukkan bahwa Pendidikan Ramah Anak di PAUD Madinatur Rahmah meliputi tiga hal. Pertama, Konsep pelaksanaan pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah memiliki lingkungan sekolah kondusif, kebijakan, kurikulum, pembelajaran, pendidik dan tenaga pendidik, sarana dan prasarana memenuhi standar sebagai pendidikan ramah anak. Kedua, Proses pembelajaran menyenangkan bagi peserta didik yang mengikutinya. Ketiga, Evaliasi pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah menggunakan desain evaluasi dengan mengacu pada kemampuan aspek tumbuh kembang anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11498</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11498</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 421-438</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11498/5802</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Akhmad Shunhaji, Hainatun Hasanah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11499</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Konsep Pendidikan Islam Muhammad Abduh Serta Implikasinya Terhadap Islam Modern</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetya, Juni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pandangan dikotomik yang muncul dalam kehidupan masyarakat memberi dampak negatif terhadap pendidikan Islam. Pendidikan Islam mulai mengalami keterbelakangan dan disintegrasi akibat adanya pandangan dikotomik ini. Bahkan, dalam rahim pendidikan Islam belum lahir sarjana-sarjana yang mempunyai komitmen spiritual dan intelektual yang mendalam. Maka dari itu, penelitian ini menawarkan konsep pendidikan Islam Muhammad Abduh sebagai solusi. Penelitian menemukan bahwa konsep pendidikan Islam Muhammad Abduh adalah mendidik akal dan jiwa anak didik. Implikasi konsep Pendidikan Islam Muhammad Abduh terhadap Pendidikan Islam modern antara lain hendaknya tujuan pendidikan memperhatikan fitrah manusia secara menyeluruh. Hendaknya peserta didik baik laki-laki maupun perempuan menambah wawasan keilmuan. Hendaknya pendidik memiliki kompetensi intelektual dan kompetensi agama yang baik. Hendaknya metode pembelajaran yang diterapkan dapat mengembangkan aspek akal dan jiwa (transfer pengetahuan dan transfer nilai).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11499</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11499</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 439-465</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11499/5803</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Juni Prasetya</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11500</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengarustamaan Deradikalisasi Pemahaman Agama Bagi Mahasiswa Profesi Keguruan: Ikhtiar Kaderisasi Guru Tanpa Radikalisme</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Susanto, Susanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Dewasa ini kerentanan radikalisme agama di kalangan mahasiswa profesi keguruan menjadi masalah serius. Sejumlah kasus yang terungkap tampaknya rekrutmen kelompok radikal menjadikan mahasiswa sebagai target. Konsekuensinya, pengarusutamaan deradikalisasi pemahaman agama bagi di kalangan mahasiswa profesi keguruan merupakan niscaya dan kebutuhan mendesak. Pengarusutamaan deradikalisasi pemahaman agama dapat memperkokoh keberagamaam mahasiswa sekaligus mampu menjadi self deradicalization agar tidak menimbulkan korban di kalangan mahasiswa. Perspektif Fifth Discipline meliputi; (1), berpikir sistem, (2), belajar tuntas, (3), model mental, (4), visi bersama serta (5), belajar beregu dapat menjadi pijakan untuk mewarnai kerangka berfikir dalam memahami ajaran agama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11500</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11500</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 467-490</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11500/5804</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Susanto Susanto</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/11501</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pendidik Harus Melek Kompetensi Dalam Menghadapi Pendidikan Abad Ke-21</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Meilia, Maya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Murdiana, Murdiana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendidikan memegang peranan terpenting dalam meningkatkan eksistensi yang mengasilakan Sumber Daya Manusia berkualitas, kompetitif dalam menyongsong pembanguan pendidikan yang lebih baik di era abad ke-21. Oleh karena itu berbagai upaya peningkatan mutu atau kualitas dilakukan secara berkelanjutan. Guru memegang peranan terpenting untuk mejalankan proses pembelajaran di kalas, oleh karena itu diperlukannya guru yang profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya yang dapat melak kompetensi dimana guru menguasi dan mengimplementasikan empat standar kompetensi: komptensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial, serta guru melek sertifikasi yang dituntut untuk selalu dinamis mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi. Sebagai pendidik, sudah seharusnya guru harus belajar seumur hidup, membangun dan mengembangkan dirinya, sehingga mampu mempertahankan kompetensi dan profesionalitas yang dimilikinya seperti aktif dalam kajian ilmiah seperti PTK, aktif dalam pelatihan serta melakukan studi lanjut yang dapat menujang profesionalitas guru dalam jabatan dan profesinya, Pembuktian nyata yang harus dilakukan guru profesional untuk menghadapi tantangan globalisasi antara lain menguasai berbagai metode dan media pembelajaran mutakhir, seperti metode group investigation sangat cocok diterapkan untuk materi-materi yang sulit, dan abstrak sekalipun, yaitu dengan cara mengangkat topik aktual yang tejadi dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik, mengajak peserta didik berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi permasalahan ekonomi serta mempersipakan peserta didik yang mampu bersaing dalam kemajuan pendidikan abad ke-21.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11501</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v18i2.11501</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 491-517</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v18i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/11501/5805</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Maya Meilia, Murdiana Murdiana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17170</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Respon Hukum Islam Terhadap Hak Perlindungan Anak Upaya Implementasi Sistem Perundang-undangan  Hukum Negara</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Karmawan, Karmawan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Hukum Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hak Perlindungan Anak</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Hukum Islam memberikan hak dasar terhadap hak-hak perlindungan anak yang merupakan persoalan mendesak untuk didiskusikan. Mengingat beberapa tahun belakangan ini kita seringkali disuguhi berbagai berita dan informasi tentang berbagai tindak kekerasan terhadap anak yang dilakukan sebagian orang yang seharusnya bertanggung jawab melindungi hak anak. Bahkan terjadi eksploitasi terhadap anak. Hal ini tentu menunjukkan betapa rendahnya perlindungan terhadap anak, meskipun adanya Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Permasalahan mengenai perlindungan terhadap anak ini bukan saja penting dan mendesak untuk didiskusikan, melainkan juga penting dan mendesak untuk disosialisasikan kepada segala pihak yang bertanggung jawab terhadap perlindungan anak agar mereka memahami hak-hak anak, dan kewajiban mereka untuk memberikan perlindungan, kesejahteraan, dan rasa aman kepada anak. Dan permasalahan anak ini sesuai dengan nilai-nilai maslahat dalam hukum Islam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17170</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17170</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 1-20</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17170/7719</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Karmawan Karmawan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17171</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Tingkat Kepentingan Dan Kepuasan Provider Visa Umrah Terhadap Pelayanan Himpunan Penyelenggara Umrah Dan Haji (Himpuh)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Marfuddin, Ade</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abdillah, Abdillah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kepuasan merupakan tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan sesuai dengan harapannya. Demi mencapai kepuasan anggota, HIMPUH sebagai Asosiasi Penyelenggara Umrah dan Haji untuk memberikan pelayanan kepada anggotanya, khususnya provider visa umrah yang dikoordinir oleh pihak Asosiasi.Pelayanan yang diberikan oleh HIMPUH dalam pengurusan visa adalah bentuk tanggung jawab kepada anggotanya, agar proses pengurusan visa dapat berjalan dengan tertib, lancar, terjamin dan selsai tepat waktu. Karena dalam pengutrusan visa sebelumnya dilakukan secara langsung oleh provider visa ke Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA) tanpa melibatkan  Asosiasi, tapi apabila ada masalah, misal keterlambatan visa dan visa tidak terbit barulah anggota mengadukan masalahnya kepada Asosiasai. Untuk memutus rantai kresalahan dan dalam upaya memberi jaminan kepada jema,ah untuk “ kepastian Visa umroh” pada tahun 2017pihak Asosiasi  mengambil alih proses pemvisaan tersebut.HIMPUH telah  membantu anggotanya dalam menyelesaikan proses pemvisaan untuk jema,ah haji dan umrah. Dengan adanya pelayanan visa umrah satu atap melalui  Asosiasi, maka kehadiran  HIMPUH telah berperan aktip membantu Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA) dalam melakukan penertiban dan pelayanan serta kemudahan untuk penerbitan Visa Umrah. Dalam operasionalnya, agar proses berjalan dengan tertib, aman dan lancar, maka setiap provider viasa harus taat pada  Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan. Petugas (tim Visa) yang dikoordinir oleh HIMPUH selalu memberi pelayanan dengan baiak kepada seluruh anggota provider visa dibawah naungan HIMPUH yang jumlahnya 41 provider visa umrah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepentingan  dan kepuasan provider visa umrah terhadap pelayanan yang diberikana oleh HIMPUH sebagai koodinator dalam pelayanan dan pengurusan visa umroh.Penelitian ini menggunakan data premier dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh dari wawancara langsung dan penyebaran kuesioner kepada provider visa umrah, dan  data sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber studi pustaka, internet dan penelitian terdahulu. Jumlah responden sebanyak 41 responden (anggota provider visa umrah) dengan  menggunakan teknik analisis Important Performance Analisys (IPA) dan Customer Setisfaction Index (CSI).Berdasarkan metode analisis IPA diperoleh hasil, bahwa atribut yang dianggap paling penting adalah “Kedatangan visa umrah selalu tepat waktu, dengan nilai rataan skor (4.70) dan atribut pelayanan yang paling kecil kepentingannya adalah “Kerapihan dan kebersihan penampilan staf HIMPUH. dengan skor (4.17). Sedangkan nilai rataan tingkat kepuasan/kinerja tertinggi “Ketelitian Staf Visa dalam menghitung jumlah Pasport dan Visa Umrah dalam bekerja” dengan nilai (4.70).Dan nilai rataan tingkat kinerja kepuasan terendah yaitu “Kedatangan visa umrah selalu tepat waktu yang di telah di tentukan” dengan skor (3,92). Hasil analisis dengan menggunakan metode Customer Satisfaction  Index (CSI) tingkat kepuasan terhadap atribut pelayanan yang di berikan oleh HIMPUH sebrsar  88% yang berada dalam rentang nilai 0.86-1.00 yang berarti provider visa umrah menyatakan Sangat Puas terhadap kinerja  dan pelayanan yang dilakukan oleh HIMPUH.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17171</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17171</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 21-52</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17171/7720</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Ade Marfuddin, Abdillah Abdillah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17172</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peran Hafalan Alquran (Juz’amma)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saihu, Saihu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara menghafal Alquran dengan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Alquran hadis di SDIT Al Musyarrofah Jakarta. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional dengan melibatkan siswa kelas IV (empat) yang ikut serta dalam kegiatan menghafal Alquraan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumenter. Selanjutnya, analisis data menggunakan analisis korelasional dengan teknik korelasi rumus product moment. Hasil penelitian ini adalah bahwa di SDIT Al Musyarrofah Jakarta yang diterapkan dan berdasarkan hasil kuesioner tergolong cukup baik, ini dapat dilihat dari analisis data melalui skor rata-rata dari 59.436 yang berada dalam klasifikasi antara 51-75, oleh karena itu dapat disimpulan bahwa penerapan hafalan Alquran terhadap siswa SDIT Al Musyarrofah Jakarta dikategorikan sedang atau cukup baik. Kemudian prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Alquran hadis di SDIT Al Musyarrofah Jakarta berada dalam kategori baik dengan siswa yang mencapai pembelajaran tuntas sebanyak 37 siswa. Dengan demikian, hubungan antara menghafal Alquran dan prestasi siswa dalam mata pelajaran Alquran hadis di SDIT Al Musyarrofah Jakarta dengan interpretasi yang kuat atau tinggi. Ini dapat dilihat dari hasil perumusan statistik product moment dengan hasil 0,85 yang terletak antara 0,70 - 0,90 pada tabel tabel korelasi &quot;r&quot;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17172</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17172</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 53-74</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17172/7721</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Saihu Saihu</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17175</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Runtuhnya Sebuah Bangsa Besar: Pelajaran Dari Bangsa ‘Ad</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hakim, Ahmad Husnul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Di antara gagasan-gagasan Qur’ani yang seringkali disalahpahami adalah konsep sunnatullah. Term ini secara umum dipahami sebagai ketentuan atau ketetapan Allah yang tidak akan mengalami perubahan, dan dikaitkan dengan keteraturan alam raya, seperti  perjalanan matahari, perputaran siang dan malam, hujan turun dari langit, air mengalir ke tempat yang lebih rendah, dan sebagainya. Sementara kebalikannya, yakni bencana alam, seringkali disebut takdir. Padahal, ayat-ayat tentang sunnatullah semuanya terkait dengan prilaku manusia dalam kehidupan sosialnya. Atau bisa dikatakan sunnatulah sejatinya hukum Allah yang berlaku di kehidupan masyarakat (hukum kemasyarakatan). Karena itu, penelitian ini akan membahas persoalan tersebut dengan menggunakan metode maudhû’î (tematik). Kaidah yang diterapkan adalah min an-nȃsh ila al-wȃqi’ (dari teks menuju konteks). Sebagai laboratoriumnya, diangkat salah satu kisah, yaitu Kaum Ád. Paling tidak ada dua sasaran, yaitu 1) mendapatkan pemahaman secara benar dan komprehensip tentang sunnatullah, 2) mengoreksi pemahaman kognitif seseorang, jika ternyata ia tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Al-Qur’an.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17175</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17175</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 75-96</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17175/7722</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Ahmad Husnul Hakim</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17176</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Konsep Hukum Pidana Islam Dan Sanksinya Dalam Perspektif Al-Qur’an</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sunarto, Sunarto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sebagai sumber hukum utama dalam Islam, al-Qur’an telah mendeskripsikan berbagai macam pelanggaran kepidanaan beserta sanksi hukumannya yang disebut Jarimah. Hal ini relevan dengan tujuan disyariatkan hukum-hukum Allah di muka bumi ini untuk kemaslahatan dan kebahagiaan manusia itu sendiri. Ketentuan sanksi yang Allah berikan kepada si pelaku aniaya bukan bermaksud untuk membalas  dendam terhadap apa yang telah ia lakukan, melainkan untuk pemenuhan hak Allah dan hak keluarga teraniaya sebagai bentuk keadilan, memberikan efek jera dan perlindungan publik. Sebagai mukallaf hendaknya manusia patuh dan tunduk terhadap aturan syari’ah yang telah Allah tetapkan dalam al-Qur’an agar selamat dari sanksi  baik di dunia maupun di akhirat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17176</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17176</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 97-112</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17176/7723</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Sunarto Sunarto</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17178</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Metode Studi Kasus : Upaya-Upaya Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 14 Pekanbaru</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yohanda, Reski</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur sejauh mana tingkat pemahaman guru tentang bagaimana cara mengatasi masalah siswa yang didalam dirinya tertanam sifat pemalas disertai kurangnya minat belajar dan motivasi.  Judul penelitian ini adalah Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMA Negeri 14 Pekanbaru. Permasalahan dalam penelitian ini adalah; 1) Bagaimana upaya Guru PAI di SMA Negeri 14 Pekanbaru dalam mengatasi masalah yang terdapat disetiap individu siswa?, 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam belajar PAI pada siswa kelas XI Di SMA Negeri 14 Pekanbaru?, 3) Metode apakah yang digunakan guru dalam memacu motivas siswa dalam belajar?, 4) Apa saja permasalahan yang terjadi dalam proses belajar mengajar sehingga dibutuhkannya motivasi dalam belajar?, 5) Apakah dengan meningkatkan motivasi dalam belajar, ada pengaruhnya dalam proses belajar siswa?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, yaitu penelitian yang menyajikan informasi yang bertujuan untuk mengetahui tentang sesuatu hal secara mendalam. Maka dalam penelitian ini, peneliti akan menggunakan metode studi kasus untuk mengungkap tentang bagaimana upaya-upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 14 Pekanbaru</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17178</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17178</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 113-130</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17178/7725</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Reski Yohanda</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17264</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Hubungan MPLS Dalam Mengurangi Kasus Bullying  di Sekolah Wilayah Jakarta Timur  Provinsi DKI Jakarta</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kunaenih, Kunaenih</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nadiah, Nadiah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">MPLS</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kasus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Bullying</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengurangi Bullying melalui MPLS di Sekolah, dan mendapatkan model pelaksanaan program MPLS yang tepat sasaran dan tepat guna. Judul penelitian ini adalah hubungan MPLS dalam mengurangi kasus Bullying di sekolah wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) Seberapa besar pengaruh MPLS terhadap mengurangi terjadinya Bullying  di sekolah wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta ?, 2) Bagaimana mengurangi Bullying  melalui program MPLS untuk sekolah di wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian korelasi atau korelasional. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka kesimpulan yang dapat diambil adalah : 1) Dari 10 (Sepuluh) sekolah yang menjadi sampel dalam penelitian ini dapat disampaikan bahwa terdapat pengaruh antara MPLS terhadap Bullying di sekolah, pengaruhnya sebesar 43 %. Pengaruh ini dikategorikan cukup berpengaruh. 2) Cara mengurangi Bullying disekolah melalui program MPLS untuk sekolah wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta adalah dengan mengurangi keterlibatan peserta didik senior dalam pelaksanaan MPLS di sekolah. Karena keterlibatan peserta didik senior dalam pelaksanaan MPLS rentan terjadinya kekerasan baik itu Verbal ataupun Non Verbal</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17264</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17264</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 131-144</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17264/7766</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Kunaenih Kunaenih, Nadiah Nadiah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17310</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Dampak Financial Sistem Terhadap Gadai Tanah Sawah Di Tinjau Dari Perspektif Hukum Islam Pada Masyarakat Bima</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Suwarni, Indah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jairin, Jairin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Financial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Gadai Tanah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hukum Islam</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Masyarakat di Bima biasanya menggadaikan tanah sawahnya kepada kerabat atau famili ataupun kepeda tetangganya sendiri. Dengan waktu pengembalian uang pinjaman (utang) minimal biasanya untuk dua kali masa tanam dan panen padi. Namun jika pihak penggadai (rahin) telah mampu mengembalikan uang pinjaman pada waktu panen pertama, jika memang dalam aqad telah disepakati, maka tanah akan digarap kembali oleh pemilik lahan sawah tersebut. Tapi yang unik, tidak sedikit dari kasus-kasus gadai di Bima yang sampai hingga beberapa tahun, atau bahkan mungkin puluhan tahun.Gadai  merupakan  suatu  sarana  saling  tolong - menolong  bagi  umat  muslim,  tanpa  adanya  imbalan  jasa. Sehingga  kemudian  akad  gadai  ini dikategorikan ke dalam akad yang bersifat derma (tabarru) hal ini disebabkan  karena  apa  yang  diberikan  rahin  kepada  murtahin  tidak  ditukar  dengan  sesuatu. Sementara yang diberikan oleh  murtahin  kepada  rahin  adalah utang,  bukan penukar dari barang  yang digadaikan (marhun). Selain itu,  rahn  juga digolongkan  kepada  akad  yang  bersifat  ainiyah,  yakni  akad  yang  sempurna  setelah menyerahkan barang yang diakadkan. Sehingga kemudian dijelaskan  bahwa semua akad yang bersifat derma dikatakan sempura setelah memegang (al-qabdu), sempurna  tabarru,  kecuali  setelah  pemegangan).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17310</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17310</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 145-168</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17310/7774</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Indah Suwarni, Jairin Jairin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17790</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Hadis Ilmu Dalam Pandangan Syiah-Sunni: Perbandingan dan Implementasinya  Di Ranah Akademik</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tsurayya, Rachma Vina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Hadis Ilmu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Syiah-Sunni</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Titik temu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Impelementasi Akademik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Sunni-Syiah merupakan dua golongan yang seakan dihalangi oleh tembok besar yang menjadikannya tidak bisa saling menjangkau. Keduanya sama-sama memiliki hadis yang menjadi pedoman primer setelah al-Qur’an, yang dalam pembahsan ini mengambil tema hadis ilmu. Hadis nabi merupakan sesuatu yang menjadi patokan umat Islam, baik dalam pandangan syiah maupun dalam pandangan sunni. Perbedaanya disini adalah status hadis yang dapat digunakan menurut sunni maupun syiah. Pada makalah ini, penulis akan membahas tentang hadis Ilmu dalam pandangan syiah dan sunni berdasarkan dua kitab hadis masing-masing yakni kitab Ushul al-Kafi dan Shahih Muslim, yang kemudian akan diketahui perbedaan, persamaan atau titik terang dari keduanya dan akan memberikan sedikit solusi untuk mendamaikan dua kelompok besar yang tidak berhenti berseteru ini, karena setiap muslim memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan harta dan jiwa. Serta akan diketahui bagaimana implementasinya bagi kehidupan mahasiswa (akademik)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17790</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17790</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 169-192</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17790/7916</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Rachma Vina Tsurayya</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17792</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Posisi Matahari Dan Letak Geografis Terhadap Rasydul Qiblah Harian Di Indonesia</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Jamil, A</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">posisi matahari</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">letak geografis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">rasydul qiblah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Rasyd al-qiblah ada dua macam yakni rasyd al-qiblah global atau tahunan dan rasyd al-qiblah global atau tahunan dan rasyd al-qiblah lokal atau harian. Di Indonesia bagian Barat (Selatan khattulistiwa) rasyd al-qiblah harian terjadi sepanjang tahun dari 1 januari samapi 31 desember, meskipun ada perbedaan waktunya antara daerah dan antara bulan. Fokus seberapa besar pengaruh posisi matahari dan letak geografis suatu tempat dari kakbah terhadap saat terjadinya rasyd al-qiblah harian di Indonesia? Dengan tujaun untuk mengetahui seberapa besar pengaruh posisi  matahari dan letak geografis suatu tempat tehadap rasyd al-qiblah harian di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sampel purpossifAda fenomena lain yang menarik di daerah yang letak geografisnya di sekitar khattulistiwa seperti Bukit Tinggi dan sekitarnya ketika posisi matahari berada di sekitar garis balik selatan saat rasyd al-qiblah lebih awal dibandingkan dengan daerah yang relatif jauh dari khattulistiwa seperti Bayuwangi. Demikian juga dengan daerah yang bujurnya lebih dekat dengan Mekah misalnya Indonesia Bagian Barat (WIB) sepanjang tahun terjadi rasyd al-qiblah lokal, sedangkan daerah yang bujurnya jauh dari Mekah Seperti Indonesian Bagian Tengah dan Bagian Timur; pada saat posisi matahari jauh di sekitar garik balik Utara dan Selatan tidak terjadi rasyd al-qiblah bahkan bisa mencapai kurun waktu satu bulan lebih untuk masing-masing posisi.Posisi matahari dan letak geografis dari kakbah mempengaruhi saat peristiwa rasyd al-qiblah dan pengaruh posisi matahari lebih dominan dibandingkan letak geografis karena letak geografis bersifat tetap sedangkan peristiwa rasyd al-qiblah dilokasi yang sama waktunya berbeda-beda disebabkan posisi matahari yang selalu berubah-ubah sepanjang waktu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17792</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i1.17792</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 193-218</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17792/7917</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 A Jamil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/17795</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Bisnis Multi Level Marketing Pada PT. K-Link Nusantara Di Tinjau Dari Hukum Bisnis Islam</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhasanah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Taufik, Sulamat</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Islamic Business Law</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Multi Level Marketing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">DSN-MUI</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The purpose of this research is to discuss the multi level marketing (MLM) business in terms of Islamic business law, as well as to find out how the business practices carried out by PT. K-LINK and whether K-Link&#039;s MLM business practices are in accordance with the DSN-MUI fatwa No 75 / DSN-MUI / VII / 2009. This study used descriptive qualitative method. The data collection techniques used interviews and documentation. Based on the research results it is known that the Multi Level Marketing business practices at PT. K-Link Nusantara, starting from its direct selling practice, marketing and recruiting, bonus distribution and prices have followed the existing Islamic law rules and can be said to be in accordance with the basic principles of the Islamic religion which refers to the Al-Quran, Hadith, and Ijma &#039;. And the MLM business practices of PT. K-Link Nusantara is protected from something that is forbidden such as maisir, ghoror, haram, usury, indecency, dzulm and immorality. The aqad uses aqad al-bai &#039;/ murabahah, aqad wakalah, aqad ju&#039;alah, and aqad ujroh. All of these aqads are adjusted to the contents of the DSN-MUI fatwa Number 75 / DSN-MUI / VII / 2009 concerning the Guidelines for Direct Selling in Sharia Level, so the practice can be said to be in accordance with the DSN-MUI fatwa Number 75 / DSN-MUI / VII / 2009.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17795</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.17795</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 219-232</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/17795/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Siti Nurhasanah, Sulamat Taufik</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/18854</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Bermain Lempar Tangkap Bola</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Djuanda, Isep</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adipura, Putri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Improvement</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hard Motoric Skill</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Play Game</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This study aimed to find out the implementation of a throw-and-catch ball game on young learners aged 5-6 years old in PAUD Nurul Fadillah and discovered young learners’ hard motoric skill improvement through the game.Conducted as a Class Action Research, this study involved 11 young learners as the subject as well as object of the study. The study process was carried on by applying two cycles, 1 and 2, which was initiated by a pre-cycle activity. There were four steps taken in each cycle which included planning, doing, observing, and reflecting. The data collection was obtained by observation, interview, and documentation study.The result of the study showed that: 1) The implementation of a throw-and-catch ball game had resulted in the improvement of hard motoric skill on young learners aged 5-6 years old in PAUD Nurul Fadillah on these categories: 82% on balancing, 91% on power and flexibility; 2) The implementation of playing a throw-and-catch ball game was able to improve hard motoric skill on young learners aged 5-6 years old in PAUD Nurul Fadillah Depok, since they have succeeded in achieving the predefined success indicators on balance, power and flexibility.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18854</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.18854</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 265-274</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18854/pdf_1</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18854/16439</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Isep Djuanda, Putri Adipura</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/18897</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Reaktivasi Paradigma Islam Wasathiyyah di Perguruan Tinggi Berdasar Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama Dunia 2018</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasanah, Uswatun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Shunhaji, Akhmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zuhri, Saifuddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">The Paradigm of Wasathiyyah Islamic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Higher Education</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Ulama High Level</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The paradigm of  wasathiyyah Islamic  is a form of Islamic understanding and practice, as well as an approach in contextualizing Islam in the midst of global civilization. The reactivation of the wasathiyyah Islamic paradigm was a response to various situations that attempted to divide the unity. This paradigm becomes important as a means of presenting the application of Islamic teachings that hold the principles of balance, justice and tolerance. This study aims to provide direction for Higher Education in developing the Islamic wasathiyyah paradigm. Through this research, the authors examined the wasathiyyah Islamic paradigm based on the Bogor Message which was produced at the 2018 World Ulama High Level Consultation (Summit) in Bogor. Bogor&#039;s message includes efforts to restore the Islamic wasathiyyah perspective as the center of Islamic teachings, both individually and collectively. One of the interesting messages to study is the commitment to reactivate the wasathiyyah Islamic perspective as a central Islamic teaching which includes seven main values, namely: tawassuth, i`tidâl, tasâmuh, syûrâ, islah, qudwah, and muwâthanah. This study uses a qualitative approach with a literature study method. The result shows the reactivation of the wasathiyyah Islamic paradigm in higher education, can be developed through the cultivation of the seven main values of wasathiyyah Islam as contained in the Bogor Message.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18897</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.18897</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 275-288</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18897/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Uswatun Hasanah, Akhmad Shunhaji, Saifuddin Zuhri</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/18898</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:08Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Akad Wakalah Menjadi Penyebab Pembiayaan Murabahah Bergeser Dari Transaksi Jual Beli Menjadi Transaksi Jasa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Azis, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muslim, Mochamad Bukhori</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayah, Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">wakalah contract</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">absolute power</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">for oneself</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">service transactions</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This paper examines the wakalah contract as the cause of the shift of murabaha  financing from buying and selling transactions to service transactions. Analysis of wakalah legal norms with normative philosophical approaches, normative juridical and empirical juridical. The wakalah contract given by Islamic banks absolutely to customers to make purchases has caused murabaha  financing to shift from buying and selling transactions to service transactions, because the customer has acted for and on behalf of himself in purchasing goods from suppliers, while the money transferred by the bank sharia to customers is considered as borrowed money. A wakalah contract that does not have any effect on transactions on customers in purchasing goods from suppliers, cannot be called wakalah but has the effect of transferring money from Islamic banks to customers as service transactions</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18898</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.18898</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 233-246</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18898/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Abdul Azis, Mochamad Bukhori Muslim, Nur Hidayah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/18899</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:07Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Dialog Pemikiran Tentang Norma Riba, Bunga Bank,  Dan Bagi Hasil di Kalangan Ulama</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ahyani, Hisam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Permana, Dian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abduloh, Agus Yosep</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Bank Interest</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Riba</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Profit Sharing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Economic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Impacts in Indonesia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This research found that the Norma of Riba in Islamic Economics is a khilafiyah problem as well as the law of Bank Interest, in principle, mutual tolerance and mutual respect and respect for inter-opinions must be put forward. This is because each group of ulama has devoted their energy to seeking the law of the problem, and in the end their opinion remains different. Profit sharing norms in Islamic economics are an innovative step in an Islamic economy that is not only in accordance with people&#039;s behavior, but more than that profit sharing is a social balance step in obtaining economic opportunities. Thus, the profit sharing system can be seen as a more effective measure to prevent conflict between the rich and the poor from occurring in social life. The impact of Bank Interest (Riba) on the Country&#039;s Economy, among others, has an impact on several sectors including the Economic Impact. The higher the interest rate, the higher the price to be set on an item. Social Impact, the social impact of society related to Riba in terms of unfair income. Impact of Company Resilience, only companies that have resilience will survive</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18899</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.18899</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 247-264</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18899/8102</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Hisam Ahyani, Dian Permana, Agus Yosep Abduloh</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/18983</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:07Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Ketahanan  Nasional Dalam Perspektif Al-qur’an</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ghani, Abdul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Endurance</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Nasional</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Al-Qur’an</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The conclusion of this dissertation is that the concept of national resilience in the Qur&#039;an supports the National Resilience concept of national resilience, which consists of 8 (eight) gatra, namely: geography, demographics, ideology, politics, economics, social culture, and natural resources. Besides that, through searching the words al-difa &#039;(defense), al-amn (security), al-hifz (maintenance) and al-salam (safety in the Qur&#039;an, this dissertation reveals 9 (nine) other gatras that support the national resilience, namely: conducive community environmental resilience, the community&#039;s physical and mental health, the quality of education, law enforcement, deliberative culture, technology, national character, leadership and faith of citizens.This disertation has different studies with Syarifuddin (2018): &quot;Soldiers in the Qur&#039;anic Perspective&quot;, which discusses the function of the army as guardians of national resistance in the perspective of the Koran. Thus with Muhammad Yahdi (2019): &quot;Military in the perspective of the Koran&quot;, which discusses the mental development of the army with an approach used by Rasulullah Saw in mentoring the army as a guardian of national defense. This dissertation has the same opinion with Chasib (2015), Valentinus CP. (2014) Lotaria L atif (2017) which discusses global national resilience. This dissertation has a difference with Fitriyani from Gadjah Mada University in Yogyakarta (2015) entitled &quot;Care for the Environment in the framework of national resilience&quot;, Study on the youth association of Environmental care in the Semarang area.This dissertation uses a qualitative method, whereas in interpretation, the writer uses the maudu&#039;i interpretation method by extracting verses of the Koran as an argument to answer various reasons related to the title namely: &quot;National resilience in the perspective of the Koran&quot;.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18983</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.18983</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 289-302</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18983/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Abdul Ghani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/18994</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:07Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">(RETRACTION) Indonesian Jurisprudence: Islamic Law Transformation In Law System Of Indonesia</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Edwar, Ahmad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Islamic Law Renewal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Indonesian Jurisprudence</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Formalization</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">National Law</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This article has been retracted by Publisher based on the following reason:The Editor of Kordinat Journal found the double publications in the article publishing due to article&#039;s content similarity published in Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 15, No. 2 (2015)URL: https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/analisis/article/view/730. Titled “FIQH KEINDONESIAAN: Transformasi Hukum Islam Dalam Sistem Tata Hukum Di Indonesia” with the author who is Chamim Tohari. Based on clarification, Author of the article have admitted that he has published the same article published in Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 15, No. 2 (2015).One of the conditions of submission of paper for publication in this journal is that authors declare explicitly that their work is original and has not appeared in a publication elsewhere. Re-use of any data should be appropriately cited. As such this article represents a severe abuse of the scientific publishing system. The scientific community takes a very strong view on this matter and apologies are offered to readers of the journal that this was not detected during the submission process.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18994</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.18994</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>in</dc:language>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Ahmad Edwar</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/18999</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:07Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Motivasi Intrinsik  Dan Peraturan Pesantren Terhadap Kepuasan Santri  Pondok Pesantren Manahijussadat Lebak, Banten</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saragih, Muhamad Nasrun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sastradiharja, EE Junaedi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zuhri, Saifuddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Intrinsic Motivation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Islamic Boarding School Regulations and Student Satisfaction</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This study aims to test and determine whether empirically through valid data, intrinsic motivation and pesantren regulations have an effect on the satisfaction of students both partially and simultaneously. The method used by researchers is a survey method with a correlational approach to the santri of Manahijusadat Islamic Boarding School in Lebak, Banten. This type of research is quantitative, therefore the data analysis technique used is statistical analysis techniques, namely descriptive statistical techniques and inferential statistics. As for the means of collecting data through a questionnaire to 100 respondents from class III MTs Manahijussadat Islamic Boarding School, interviews and documentation. The results of the research hypothesis test showed that there was a positive and significant influence of intrinsic motivation on student satisfaction with a percentage of 17.8%. Second, there is a positive and significant effect of Islamic boarding school regulations on the satisfaction of students as indicated by the percentage of influence of 25.5%. Third, there is a joint positive and significant effect of intrinsic motivation and pesantren regulations on student satisfaction by 32.6%</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18999</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.18999</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 319-330</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/18999/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Muhamad Nasrun Saragih, EE Junaedi Sastradiharja, Saifuddin Zuhri</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/19000</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:07Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Neurosains Dalam Mengembangkan Kecerdasan Intelektual Peserta Didik Sd Islam Al-Azhar Bumi Serpong Damai</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Susanto, Susanto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Munfarohah, Ida Royani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Neuroscience</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Intellectual Intelligence</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Students</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Neuroscience in developing intellectual intelligence is crucial to known by all teachers. Because, nervous system structure is underlying human action in terms of cognitive, affective, and pshycomotoric. So, teachers easier in developing intelligence by using fun and interesting learning method. This research purpose is to know and to search information related to neuroscience in developing students’ intellectual intelligence at Al-Azhar Islamic Elementary School Bumi Serpong Damai. This research type is descriptive qualitative by using phenomenology method. To reach this purpose researcher has interviewed five teachers as core informant and one principal as supporting informant. Moreover, researcher also observed and study documents. The research result show that neuroscience can be developing students’ intellectual intelligence at Al-Azhar Islamic Elementary School Bumi Serong Damai. This matter indicated by students are more enthusiastic in learning, active in asking, think more divergent, and also higher learning motivation during learning process. So, students be able to learn without coercion, earnestly and learning process occur with pleasure</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/19000</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.19000</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 331-348</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/19000/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Susanto Susanto, Ida Royani Munfarohah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/19024</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:07Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Salafi, Jihadis, dan Terorisme Keagamaan; Ideologi, Fraksi dan Interpretasi Keagamaan Jihadis</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Han, Muhamad Ibtissam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahmayanti, Ismi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Salafi ideology</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Salafi Jihadists</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Religious Terrorism</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This article will discuss the ideological roots of jihadists who use religious propositions for acts of violence, including terrorism. Ideologically, a group that is characterized by salafism or what is often called Wahabism, is an understanding that wants the purification of Islamic teachings by rejecting various interpretations other than referring to the Al-Qur&#039;an, the prophet&#039;s hadith and the words of friends. Although in terms of faith, all Salafi factions have similarities, in terms of the application and actualization of the faith, salafism is divided into three factions, namely the puritan salafi, the political salafi and the jihadi salafi. Puritan salafis represent old groups who are anti-political, while class political salafi groups use politics as a means of defending their faith, especially jihadist groups who use revolution and even acts of violence in applying the principles of their creed. The main issues discussed in jihadiism include jihad, takfir, and al-walaa &#039;wa-l-baraa&#039;.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2021-05-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/19024</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v20i1.19024</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 20 No. 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 1-22</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v20i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/19024/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Muhamad Ibtissam Han, Ismi Rahmayanti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/19052</identifier>
				<datestamp>2025-10-22T12:38:07Z</datestamp>
				<setSpec>kordinat:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Memanfaatkan Petunjuk Ilahi Dalam Menelusuri  Lorong-Lorong Kehidupan (Kajian Tafsir Tematik)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Surasman, Otong</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Utilizing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Divine Guidance in Tracing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hallways of Life</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">How important is life in modern times, even though advances in technology are almost at their peak, so that they continue to explore the noble values of Islamic teachings, especially those closely related to guidance or guidance. Because in reality in everyday life, most people do not seem to understand the instructions that Allah SWT gives. The real evidence is that there are still many human behaviors that violate the norms of life, by corrupting, deceiving, hurting and abusing others, depriving others of their rights, and many other irregularities. Which if analyzed in full with wisdom, it means that Allah&#039;s guidance in the form of instincts and senses alone are not used by humans, even though these instinctual and sensory guidance are the initial or basic steps, before entering the next instructions in the form of guidance in the form of reason and religion. In the instinctual and sensory guidance there is already a human potential that is able to distinguish what is good and what is bad, which is assisted by a sense guide. Humans should be able to do good and try to distance themselves from bad deeds. With the hope of the presence of this article, it will help humans to try to spread virtue values in everyday life, so that one day a life filled with peace can be created</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/19052</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15408/kordinat.v19i2.19052</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam; Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam; 349-363</dc:source>
	<dc:source>2654-8038</dc:source>
	<dc:source>1411-6154</dc:source>
	<dc:source>10.15408/kordinat.v19i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinjkt.ac.id/kordinat/article/view/19052/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Otong Surasman</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-04-06T04:17:10Z"
			completeListSize="208"
			cursor="0">61c40ee5fc8b799aad30ab3b85533371</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
