Korelasi Kebiasaan Begadang dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigipada Mahasiswa dalam Perspektif Konsep Thaharah
DOI:
https://doi.org/10.15408/jrph.v8i1.51227Abstract
Perilaku tidur, terutama kebiasaan begadang semakin diakui sebagai faktor gaya hidup yang dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk perilaku menjaga kebersihan gigi. Di kalangan mahasiswa, begadang pada umumnya sering dianggap wajar karena tuntutan akademik, keterlibatan sosial, dan rutinitas pribadi. Namun, pola tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan kelelahan dan gangguan kebiasaan sehari-hari, yang berpotensi memengaruhi kepatuhan terhadap perilaku kebersihan dasar seperti menyikat gigi. Kebersihan gigi merupakan komponen penting dari kesehatan secara holistic. Sehingga, memahami faktor-faktor perilaku yang mempengaruhinya sangat penting untuk mengembangkan strategi promosi kesehatan yang efektif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui korelasi kebiasaan begadang dengan perilaku menjaga kebersihan gigi pada mahasiswa dalam perspektif konsep thaharah. Jenis penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden sejumlah 365 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang didistribusikan melalui Google Forms dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji analisis diperoleh nilai p value sebesar 0,361 > 0,05 yang artinya tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kebiasaan begadang dan perilaku menjaga kebersihan mulut pada mahasiswa. Kekuatan korelasi (r) sebesar 0,048 dengan kategori sangat lemah artinya tidak ada asosiasi yang berarti. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku menjaga kebersihan gigi mungkin dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain kebiasaan begadang.
Keywords: college students, dental hygiene, staying up late, the concept of thaharah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatan Fakihardi, Funsu Andiarna, Roiela Arfailasufandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.