Mitigasi COVID-19 di Pondok Pesantren X Tangerang Selatan, Banten Indonesia

Sherly Aini Yusmar, Meliana Sari

Abstract


Abstrak

COVID-19 merupakan bencana non alam yang berdampak pada berbagai sektor. Salah satunya adalah sektor pendidikan. Pondok pesantren merupakan salah satu tempat penularan COVID-19 selama masa pandemi. Diantara upaya meminimalisir kerugian dan dampak akibat COVID-19 adalah upaya mitigasi. Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana. Mitigasi pada penelitian ini menggunakan pendekatan hirarki OHSAS 18001:2007. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran mitigasi pandemi COVID-19 pada Pondok Pesantren X. Desain studi pada penelitian ini menggunakan mix metode, dengan jumlah sampel sebanyak 300 responden dan  1 key informan. Penentuan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dan penentuan key informan menggunakan purposive sampling. Hasil  penelitian menunjukkan, bahwa Pondok Pesantren X baru menerapkan satu dari lima hirarki pengendalian pandemi COVID-19 secara optimal, yaitu eliminasi (adanya pembatasan mobilitas keluar-masuk pondok pesantren). Pada subtitusi, belum adanya kegiatan yang dilaksanakan secara online. Pada pengendalian teknik, hanya terdapat 2 dari 6 variabel yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu vaksinasi dan ventilasi. Pada pengendalian administrasi hanya terdapat 1 dari 4 variabel yang berkonotasi positif, yaitu 93,3% responden yang menyatakan peranan gugus tugas COVID-19 baik. Serta pada hirarki APD menunjukkan sebanyak 98,3% responden diketahui  tidak sesuai dalam menggunakan masker. Oleh karena itu, di era Endemi covid19 saat ini, Pondok Pesantren X sebaiknya terus meningkatkan upaya mitigasi bencana, dikarenakan Pondok pesantren merupakan Kawasan yang rentan terjadinya bencana Non-Alam seperti penyakit menular lainnya. Pengelola Pondok Pesantren X juga dapat melengkapi sarana prasarana yang menunjang mitigasi pandemi COVID-19 demi menjaga lingkungan pondok pesantren aman kejadian bencana.

Kata Kunci: COVID-19, Mitigasi, Pondok Pesantren X

Abstract

COVID-19 is a non-natural disaster that impacts various sectors. One of them is the education sector. Islamic boarding schools are one of the places where Covid-19 is transmitted during the pandemic. Among the efforts to minimize losses and impacts due to COVID-19 are mitigation efforts. Mitigation is a series of efforts to reduce disaster risk. Mitigation in this research uses the OHSAS 18001:2007 hierarchical approach. The aim of this research is to understand the description of the mitigation of the COVID-19 pandemic at Islamic Boarding School X. The study design in this research uses a mix method, with a sample size of 300 respondents and 1 key informant. Determination of the sample using proportionate stratified random sampling and determination of key informants using purposive sampling. The results of the research show that Islamic Boarding School In substitution, there are no activities carried out online. In technical control, there are only 2 of the 6 variables that comply with applicable regulations, namely vaccination and ventilation. In administrative control, only 1 of the 4 variables had a positive connotation, namely 93.3% of respondents who stated that the role of the COVID-19 task force was good. And the PPE hierarchy shows that 98.3% of respondents were found to be inappropriate in using masks. Therefore, in the current era of the Covid-19 epidemic, Islamic Boarding School The management of Islamic Boarding School.

Keywords: COVID-19, Mitigation, X Islamic Boarding School


Full Text:

PDF

References


CDC.2020. Human virus types. Diakses pada tanggal 12 November 2020 pada https://www.cdc.gov/coronavirus/types.html

Erawati, N.L.P.S., Somoyani, N.K., Suindri, N.N., 2018. Hubungan Antara Sumber Informasi Tentang HIV/AIDS dengan Pemeriksaan Pencegahan Penularan HIV dari Ibu Ke Anak (PPIA) di Puskesmas II Denpasar Selatan. J. Ilm. Kebidanan J. Midwifery 6, 21–29.

Escombe et al., “Natural Ventilation for the Prevention of Airborne Contagion,” vol. 4, no. 2, 2007

Hamilton County Health Departement (HCDC). 2020. Hierarchy of control (COVID-19 Occupational Controls) diakses pada tanggal 2 mei 2021 pada https://www.hamiltoncounty.in.gov/DocumentC enter/View/14846/COVID-Hierarchy-of- Controls-HCHD

Han Y, Yang H. (2020). The transmission and diagnosis of 2019 novel coronavirus infection disease (COVID-19): A Chinese perspective. Journal of medical Virology.92, 639-644, DOI: 10.1002/jmv.25749. Diakses pada tanggal 25 Oktober 2020 di https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/ jmv.25749

IDI.2020. Pedoman standar perlindungan dokter di era COVID-19, Tim mitigasi dokter dalam pandemi COVID-19 PB IDI. Diakses pada tanggal 3 april 2021 pada https://www.pdspatklin.or.id/assets/files/pdspat klin_2020_09_09_18_05_48.pdf

Ihtiaringtyas Suci, Budi Mulyaningsih,Sitti Rahmah Umniyati, dkk. 2019. Faktor Risiko Penularan Penyakit Skabies pada Santri di Pondok Pesantren An Nawawi Berjan Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Jurnal BALABA Vol. 15 No. 1. http://doi.org/10.22435/blb.V14i1.6062.63-Jefferson, T., Jones, M., Al Ansari, L.A.,

Bawazeer, G., Beller, E., Clark, et al., 2020. Physical interventions to interrupt or reduce the spread of respiratory viruses. Part 1 - face masks, eye protection and person distancing: systematic review and meta-analysis. MedRxiv. [pracetak](https://www.medrxiv.org/content/10. 1101/2020.0 3.30.20047217v2

Kampf G, Todt D, Pfaeder S, Steinmann E. 2020. Persistence of coronaviruses on inanimate surfaces and its inactivation with biocidal agents. J Hosp Infect.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Pedoman pencegahan dan pengendalian Coronavirus disease (COVID-19) revisi ke-5. Diakses pada tanggal 11 November 2020 di https://covid19.kemkes.go.id/protokol-covid- 19/kmk-no-hk-01-07-menkes-413-2020-ttg-pedoman-pencegahan-dan-pengendalian-covid-19#.X648kJ4zY2w

North American Training Solution (NATS) – NIOSH Model. 2020. Assesing the risk of COVID-19. Diakses pada tanggal 2 mei 2021 pada https://northamericantrainingsolutions.com/wp- content/uploads/2020/03/NATS-NIOSH- Model.pdf

OSHA, 2020. Guidance on preparing workplaces for COVID-19. Diakses pada tanggal 2 mei 2021 pada https://www.osha.gov/sites/default/files/publications/OSHA3990.pdf

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Diakses pada tanggal 8 mei 2021 di https://bnpb.go.id/ppid/file/PP_No._21_Th_200 8.pdf

Pongky P. 2018. Implementasi pengendalian risiko terhadap kecelakaan kerja pada landasan helikopter: analisis kerja dan aktivitas: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lindungan Lingkungan, 3(1), 39–49. Retrieved from https://jurnal.d4k3.uniba- bpn.ac.id/index.php/identifikasi/article/view/36

Pottage , T, Richardos, S.Parks, dan Walker. 2010. Evaluation of hydrogen Peroxide Gaseous Disinfection system to decontaminated viruses. Journal of Hospital Infection.

Saragih, V. I. and Kurniawan, B. (2016) ‘Analisis Kepatuhan Pekerja Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (Studikasus Area Produksi Di PT. X )’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 4, Nomor 4, Oktober 2016.

Satuan Tugas Penanganan Percepatan COVID-19. (2020). Peta Sebaran COVID-19. Diakses pada tanggal 4 November 2020 di https://covid19.go.id/peta-sebaran.

Satuan Tugas Penanganan Percepatan COVID-19, 2020a. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaran Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19. Diakses pada tanggal 16 juni 2021 di https://covid19.go.id/p/protokol/fatwa- majelis-ulama-indonesia-nomor-14-tahun- 2020-tentang-penyelenggaran-ibadah-dalam- situasi-terjadi-wabah-Covid-19

Surat Keputusan Bersama yang dikeluarkan oleh empat kementrian yakni Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Agama, Kementrian Kesehatan serta Kementrian Dalam Negeri pada SKB Nomor 01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor

HK.03.01/Menkes/363/2020, Nomor 440-882 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan tahun akademik 2020/2021 di masa 10ndonesi coronavirus disease 2019 (Covid-19). Diakses pada tanggal 24 Oktober 2020 di https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/wp- content/uploads/2020/08/SALINAN_REVISI-SKB-4MENTERIPTM_AGUSTUS-2020.pdf

Sutarni, Trisnawati, Y., 2017. Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS pada Penolong Persalinan Spontan di RSUD Banjarnegara. Bidan Prada J. Publ. Kebidanan Akbid YLPP Purwok. 337–349.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Diakses pada tanggal 10 april 2021 di https://bnpb.go.id/ppid/file/UU_24_2007.pdf

WHO, 2020. WHO Coronavirus Disease (COVID-19) Dashboard [WWW Document]. World Health Organ. Diakses pada 27 feb 2021 di https://covid19.who.int

Wirawan, A., & Ulfa Nurullita, R. A. 2011. Hubungan Hygiene Perorangan dengan Sanitasi Lapas terhadap Kejadian Penyakit Herpes di Lapas Wanita Kelas II A Semarang. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol. 7 No.1. diakses pada tanggal 12 april 2021 di http://jurnal.lib.unair.ac.id




DOI: https://doi.org/10.15408/jrph.v5i2.37113 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.