DIGITAL TRANSFORMATION IN THE MANAGEMENT SYSTEM OF ISLAMIC PROPAGATION INSTITUTIONS IN THE SOCIETY 5.0 ERA: A QUALITATIVE STUDY OF INFORMATION TECHNOLOGY IMPLEMENTATION

Authors

  • MUHAMMAD ADRIAN RACHMADI Universitas Pamulang
  • FAISHAL SULTAN BAGASKARA Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA)

DOI:

https://doi.org/10.15408/xhrae917

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola pengelolaan lembaga dakwah, terutama dalam menghadapi karakteristik Era Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam sistem pengelolaan lembaga dakwah serta mengidentifikasi bentuk implementasi teknologi informasi dalam mendukung fungsi manajemen dakwah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola lembaga dakwah yang telah menerapkan teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital pada lembaga dakwah berlangsung melalui beberapa aspek utama, yaitu digitalisasi administrasi dan pengelolaan data, pemanfaatan platform digital untuk komunikasi dan koordinasi organisasi, penggunaan media sosial sebagai instrumen pelaksanaan program dakwah, serta pemanfaatan data digital untuk monitoring dan evaluasi kegiatan. Implementasi teknologi informasi juga mendorong perubahan pola kerja lembaga dakwah dari sistem konvensional menuju pengelolaan yang lebih cepat, fleksibel, terintegrasi, dan berbasis data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital dapat memperkuat efektivitas sistem pengelolaan lembaga dakwah apabila teknologi informasi tidak hanya diposisikan sebagai perangkat teknis, tetapi diintegrasikan ke dalam keseluruhan fungsi manajemen dakwah.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

DIGITAL TRANSFORMATION IN THE MANAGEMENT SYSTEM OF ISLAMIC PROPAGATION INSTITUTIONS IN THE SOCIETY 5.0 ERA: A QUALITATIVE STUDY OF INFORMATION TECHNOLOGY IMPLEMENTATION. (2026). Jurnal Manajemen Dakwah, 14(1), 174-191. https://doi.org/10.15408/xhrae917