KONFLIK INTERNAL TOKOH UTAMA DALAM MIMPI KECIL TITA KARYA DESI PUSPITASARI

Syifa Fauzia Chairul, Darsita Darsita Suparno, Santje Iroth, Donald Matheos Rattu

Abstract


Abstract: Many experts have observed the main character's internal conflict, however their analysis has not explained the conflict form that has an impact on the mental state of the child.  This study aims to analyze: a) form of inner conflict experienced by the main character in the novel Mimpi Kecil Tita, b) find out what factors cause internal conflict in the novel Mimpi Kecil Tita?  Sigmund Freud’s Psychoanalytic theory is used to reveal internal conflict and several factors that cause it.  Descriptive qualitative analysis was used as a research method. Overall, these results indicate that fears, anxiety, absence, and hopes are identified as conflict settings referring to the concepts of approach-avoidance and avoidance-avoidance. Viewed from the concept of approaching-avoidance (approach-avoidance) and broad-away (avoidance-avoidance) refers to anxiety, failure, pain, cunning based on the impact of personality or id.  The facts of the story show the Ego is miserable. This misery causes an inner conflict is identified as the avoidance of desire (approach-avoidance) marked by the confused id.  The form of Superego conflict in Tita is feelings of suffering, anger at someone, and hurt.  Four factors that cause internal conflict, namely economic hardship, dishonesty, frustration, and hurt feelings.

Abstrak: Penelitian yang mengkaji konflik internal tokoh utama telah banyak dilakukan para ahli, namun analisis mereka terhadap konflik internal tokoh utama belum menjelaskan bentuk konflik yang berdampak pada keadaan jiwa anak. Teori Psikoanalis dari Freud digunakan untuk mengungkap tikai batin dan aneka faktor penyebab konflik. Analisis kualitatif deskriptif digunakan sebagai metode penelitian.  Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan ketakutan, kegalauan, ketiadaan, dan berharap diidentifikasi sebagai tatanan konflik merujuk kepada konsep mendekat-menjauh (approach-avoidance), dan konflik menjauh-menjauh (avoidance-avoidance). Ditinjau dari konsep mendekat-menjauh (approach-avoidance) dan menjauh-menjauh (avoidance-avoidance) merujuk kepada kecemasan, kegagalan, kepedihan, kelicikan didasarkan adanya dampak personalitas atau id. Fakta cerita menunjukkan Ego sengsara. Kesengsaraan itu menimbulkan konflik batin yang diidentifikasi sebagai penghindaran diri dari keinginan (appproach-avoidance) ditandai oleh id yang merasa kebingungan. Wujud konflik superego dalam diri Tita adalah perasaan penderitaan, marah pada seseorang, dan sakit hati. Faktor-faktor yang menimbulkan konflik internal ada empat yaitu kesulitan ekonomi, ketidakjujuran, frustasi, dan sakit hati.

 


Keywords


sigmund freud's psychoanalytic theory, mimpi kecil tita of novel; teori psikoanalis sigmund freud; novel mimpi kecil Tita

Full Text:

PDF

References


Alwisol. Psikologi Kepribadian. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. 2016

Corey. Gerald. Theory and practice of counseling and psychotherapy. Diterjemahkan oleh E. Koswara, Cetakan ke 4. Jakarta: PT. Refika Aditama. 2009

Menderop, Albertine. Psikologi Sastra: Karya Sastra, Metode Teori dan Contoh Kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. 2013.

Hasan, M. Iqbal. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Penerbit Ghalia Indonesia: Jakarta. 2002

Krippendroff, Klaus. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. New Delhi: Sage Publication. 2004.

Keuis Rista Ristiana dan Ikin Syamsudin Adeani. “Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Surga yang tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia” dalam Jurnal Literasi, Oktober 2017, Vol. 1, No. 2 https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/literasi/index

Kamus Besar Bahasa Indonesia daring https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/konflik

Muis, Saludin. Kenali Kepribadian Anda dan Permasalahannya dari Sudut Pandang Teori Psikoanalisa. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2009.

Nurgiyantoro, Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 2012.

Puspitasari, Desi. Mimpi Kecil Tita. Jakarta: Republika. 2017

Ratna, Nyoman Kunta. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2009.

Rene Wellek dan Austin Warren. Teori Kesusasteraan. Diindonesiakan oleh Melani Budianta Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 1993.

Siswanto, Wahyudi. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Grasindo. 2008.

Semi, M Atar. Metode Penelitian Susatra. Padang: Angkasa Raya. 2008.

Sobur, Alex. Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia. 2009.

Sulastri, Saptiana. “Konflik Internal Tokoh Utama dalam Novel Hanum dan Rangga Karya Hanum Salsabiela Rais Dan Rangga Almahendra” 2019 dalam PRASI Jurnal Bahasa dan Sastra Volume 14 nomor 2, Desember 2019. DOI 10.23887/prasi.v14i02.22823, https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/PRASI, 2019

Susanti Rita, Desma Husni dan Eka Fitriyani. “Perasaan Terluka Membuat Marah” dalam Jurnal Psikologi, Volume 1, Nomor 2, Desember 2014. DOI 10.24014/jp.v10i2.1188, http://ejournal.uin-suska.ac.id/

Suyanto, Agus dkk. Psikologi Kepribadian. Jakarta: Bumi Aksara. 2009.

Tiyas Melati, Pipit Warisma, Mekar Ismayani. “Analisis Konflik Tokoh Dalam Novel Rindu karya Tere Liye Berdasarkan Pendekatan Psikologi Sastra. Dalam Jurnal Parole Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Maret 2019, Vol. 2, No. 2. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/parole

Wiramihardja, Sutardjo A. Pengantar Psikologi Klinis. Bandung: Rineka Cipta. 2006.




DOI: https://doi.org/10.15408/dialektika.v8i1.19327 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, P-ISSN : 2407-506X E-ISSN : 2502-5201

Indexing by:

    

more...