PERBANDINGAN PERSPEKTIF PADA PUISI PADAMU JUA KARYA AMIR HAMZAH DAN PUISI AKU INGIN KARYA SAPARDI: KAJIAN TEORI HERMENEUTIKA

Authors

  • Eka Dewi Kirani UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Abstract

Penelitian ini menganalisis dua puisi yakni Padamu Jua karya Amir Hamzah dan Puisi Aku Ingin karya Sapardi dengan menggunakan teori hermeneutika Paul Ricoeur untuk mengali makna cinta yang terkandung dalam kedua teks puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan menafsirkan makna berdasarkan teori hermeneutika Ricoeur yang terdiri dari tiga tahapan yakni (1) makna literal, (2) makna simbolik , dan (3) pemahaman terbaru. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Amir Hamzah dalam puisi Padamu Jua menggunakan simbol-simbol spiritual untuk menggambarkan cinta kepada tuhan. Sedangkan sapardi dalam puisi Aku Ingin menggambarkan cinta manusia dengan manusia secara sederhana. Adapun perbedaan yang menonjol dari kedua puisi tersebut yakni makna cinta yang ditunjukan dalam perspektif spiritual dan humanis. Persamaan yang ditonjolkan dalam kedua puisi tersebut yakni sama-sama mengusung tema cinta yang tulus dan mandalam. Kontribusi dari analisis ini yakni membantu para pembaca memahami bagaimana kedua puisi tersebut menggambarkan cinta dengan cara yang berbeda dan dengan cara kerja teori hermeneutika kita dapat lebih mengapresiasi puisi dan makna yang terkandung didalamnya.

Author Biography

  • Eka Dewi Kirani, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia

Downloads

Published

2026-06-11