FIKSIONALITAS EGGNOID MANUSIA MASA DEPAN DALAM DUA WAHANA WEBTOON DAN FILM: KAJIAN SASTRA BANDINGAN

Tarmidzi Tarmidzi, Livia Astuti

Abstract


ABSTRAK

Eggnoid diluncurkan melalui Webtoon oleh Archie The RedCat dan diadaptasi melalui film dengan arahan sutradara Naya Anindita telah menarik perhatian penikmat. Eggnoid menceritakan tentang pria tampan yang lahir dari telur diturunkan ke bumi sebagai manusia masa depan yang memiliki kecerdasan yang luar biasa. Kehadirannya sebagai pelindung Kirana yang selalu menjaga dan berusaha untuk membahagiakannya. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan kisah Eggnoid melalui perspektif dua wahana yaitu Webtoon dan film. Selain itu, tujuan penelitian ini juga untuk mendeskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam cerita Eggnoid dalam dua wahana yaitu webtoon dan film.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Sumber data yang dianalisis berupa webtoon yang berjudul Eggnoid dengan 221 episode terbagi menjadi empat season dan adaptasi film Eggnoid yang dibintangi oleh Sheila Dara dan Morgan Oey. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis simak dan catat, data yang dipaparkan berdasarkan hasil simakan dari film dan bacaan dari komik. Hasil analisis tersebut tertera bahwa kehadiran Eggnoid di muka bumi dan penggambaran sosok Eggy merupakan bentuk fiksionalitas karena sejatinya manusia dilahirkan bukan diperoleh dari telur. Teori yang diterdapat di dalam penelitian ini adalah teori Sastra Bandingan. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah Webtoon yang dialih wahanakan menjadi film, memiliki beberapa keterbatasan imajinasi; cerita yang sedikit berbeda dari asli di dalam webtoon; dan konflik batin yang berbeda dari cerita aslinya.

 

ABSTRACT

Eggnoid launched via Webtoon by Archie The RedCat and adapted through a film directed by Naya Anindita has caught the attention of connoisseurs. Eggnoid tells of a handsome man who was born from an egg sent down to earth as a future human who has extraordinary intelligence. His presence as Kirana's protector who always takes care of her and tries to make her happy. The purpose of this study is to compare the story of Eggnoid through the perspectives of two vehicles, namely Webtoon and film. In addition, the purpose of this study is also to describe the intrinsic elements contained in the Eggnoid story in two vehicles, namely webtoon and film. The method used in this research is descriptive qualitative. The data sources analyzed were a webtoon entitled Eggnoid with 221 episodes divided into four seasons and the film adaptation Eggnoid starring Sheila Dara and Morgan Oey. In this study using observation and note analysis techniques, the data presented is based on the results of listening to films and reading from comics. The results of the analysis show that the presence of Eggnoids on earth and the depiction of Eggy's figure are a form of fiction because humans are born not from eggs. The theory contained in this study is the theory of Comparative Literature. The conclusion that can be drawn is that Webtoons which are turned into films, have some limitations of imagination; slightly different story from the original in the webtoon; and a different inner conflict from the original story.


Keywords


Eggnoid; Fiksionalitas; Alih Wahana; Sastra Bandingan; Eggnoid, Fictionality; Transfer of Vehicles; Comparative Literature

Full Text:

PDF

References


Damono, Sapardi Djoko. 2015. Sastra Bandingan. Tangerang: Editum.

Damono, Sapardi Djoko. 2018. Alih Wahana. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Lubis, Evawani Elysa. 2021. “Pengaruh Media Sosial Line Webtoon Terhadap Minat Baca Komik Pada Mahasiswa Universitas Riau.” JOM FISIP 5(1).

Marcel, Bonnef. 1998. Komik Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Populer Gramedia.

Markhamah, Shindy Tresna Vinansih, Romhaningsih, Vitria Indriyani Setyaningsih, and Aulia Vista Devi. 2022. Kajian Bahasa: Perspektif Multidisiplin. Surakarta.

Muktiono. 2003. Aku Cinta Buku, Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Ni’mah. 2021. “Pandangan Nasionalisme Dalam Puisi Mahmud Darwisy Dan Rendra Dalam Analisis Sastra Banding.” An-Nas: Jurnal Humaniora 2(1).

Nugrahani, Farida. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Vol. 1. Solo.

Nurgiyantoro, Burhan. 2017. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Rokhmansyah. 2014. Studi Pengkajian Sastra; Perkenalan Awal Terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Selipan. 2017. “Inilah Gambaran Kehidupan Manusia Tahun 2116.” Selipan.Com. Retrieved December 29, 2021 (https://www.selipan.com/uncategorized/inilah-gambaran-kehidupan-manusia-tahun-2116/).

The RedCat, Archie. 2015. “Eggnoid.” Line Webtoon. Retrieved December 7, 2021 (https://www.webtoons.com/id/romance/eggnoid/list?title_no=593).

Tillman. 2011. Creative Character Design. Kidlington: Focal Press.

Waluyanto. 2015. Komik Sebagai Media Komunikasi Visual Pembelajaran. Nirmana.

Wellek and Warren. 1989. Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia.


Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Tandai Penghitung

 Lihat Statistik Saya