RELASI MANUSIA DAN ALAM DALAM NOVEL MATA DI TANAH MELUS KARYA OKKY MADASARI: PENDEKATAN EKOKRITIK SASTRA

Authors

  • Maritza Besya Al Farisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Abstract

Ekokritik adalah pendekatan karya sastra yang memfokuskan relasi antara alam dan manusia yang memiliki timbal balik antara keduanya. Kajian terhadap novel Mata di Tanah Melus karya Okky Madasari bertujuan untuk menggambarkan tentang hubungan yang terjalin antara manusia dengan alam sehingga membentuk interaksi dua arah yang saling menguntungkan satu sama lain. Novel Mata di Tanah Melus mengkisahkan tentang ekspedisi anak gadis di Tanah Melus atau daerah Belu yang sangat jauh dari kehidupan orang kota. Novel ini menggambarkan bagaimana daerah Belu yang sangat kental tradisi budayanya dengan menghubungkan kesehariannya dengan lingkungan alam dan makhluk hidup lainnya. Melalui tokoh Matara membawa pembaca ikut berimajinasi membayangkan berada di satu daerah terpencil dengan konflik sosial yang dihadapi. Metode deskriptif dan pendekatan kualitatif digunakan penelitian ini sebagai langkah mengkaji dengan terstruktur. Data penelitian ini dalam bentuk kutipan yang menjadi data penguat di dalam analisisnya. Adapun hasil dari penelitian ini menyatakan 1) Relasi antara manusia dengan alam dikaitkan tradisi yang dianutnya yang memiliki maksud dan tujuan; 2) Ekokritik pada penelitian ini tidak hanya tentang manusia dan alam, akan tetapi juga tentang relasi manusia dan makhluk lainnya; dan 3) Hubungan timbal balik manusia dan alam ini memengaruhi kehidupan tokoh masyarakat di lingkungannya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada pembaca agar dapat menjalin relasi manusia dengan alam dan makhluk lainnya yang efektif dan baik, guna meningkatkan kesadaran akan kelestarian lingkungan dan peran makhluk hidup lainnya yang dapat memberikan dampak baik bagi manusia.

Downloads

Published

2026-02-28