MANAJEMEN BUKTI DIGITAL HASIL AKUISISI DFXML

Putry Wahyu Setyaningsih, Yudi prayudi, Bambang sugiantoro

Abstract


ABSTRAK

Kasus kejahatan yang banyak terjadi di era modern ini adalah kejahatan di dunia maya yang meninggalkan jejak berupa barang bukti elektronik. Barang bukti elektronik tersebut harus diakuisisi terlebih dahulu untuk menemukan bukti didalamnya dengan mengunakan aplikasi. Salah satu hasil dari akuisisi bukti elektronik adalah berupa DFXML. DFXML adalah pengembangan dari bahasa XML yang dirancang untuk berbagai macam informasi forensik dan hasil pengelolaan forensik. Hasil dari DFXML ini berupa file dengan ekstensi XML, dimana file dengan ekstensi XML ini menghasilkan banyak elemen-elemen dari bukti elektronik yang diakuisisi menjadi bukti digital. Banyaknya elemen-elemen yang dihasilkan oleh XML membuat petugas investigator sulit untuk membacanya. Saat ini masih belum banyak pengembangan yang dilakukan untuk memudahkan petugas investigator untuk membaca elemen-elemen XML hasil akuisisi bukti elektronik menjadi bukti digital yang berupa DFXML. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan melakukan sebuah pengembangan dengan sebuah wadah yang akan mengubah elemen-elemen XML ke dalam sebuah form yang dapat dibaca oleh petugas investigator.

 

ABSTRACT

Cases of crime that many occur in this modern era is a crime in cyberspace that leaves traces of electronic evidence. Electronic evidence must be obtained first to find evidence in it by using the application. One of the results of electronic evidence acquisition is DFXML. DFXML is an XML language development designed for various forensic information and forensic management results. This DFXML result is a file with an XML extension, where XML files generate many elements from each acquisition result. The number of elements generated by XML makes the investigation officer hard to read. Currently there is not much development done to facilitate the investigator to read the XML elements from the acquisition of electronic evidence into digital evidence in the form of DFXML. Therefore, research is done by developing with a system that will transform the XML element into a form that can be read by the investigator.

How To Cite : Setyaningsih, P.W. Prayudi, Y. Sugiantoro, B (2018). MANAJEMEN BUKTI DIGITAL HASIL AKUISISI DFXML. Jurnal Teknik Informatika, 11(1), 47-54.  doi 10.15408/jti.v11i1.6680

Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/jti.v11i1.6680

 


Keywords


DFXML, Elemen, XML

Full Text:

PDF

References


POLRI. (2017). Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2014, 1–12

A. Varol and Y. Ulgen Sonmez, “Review of Evidence Analysis and Reporting Phases in Digital Forensics Process,” 2017.

Al-Azhar, M. N. (2012). Digital Forensic: Panduan Praktis Investigasi Komputer. Jakarta: Salemba Infotek

Prayudi, Y. (2015). Digital Chain of Custody : State of The Art Digital Chain of Custody : State of the Art, (April).

Garfinkel, S. (2011). Digital Forensics XML and the DFXML Toolset, 1-44.

D. Zhao, H. Fu, H. Ren, M. Wei, and J. Chu, “XML Documents Clustering Algorithm Based on Cluster Core And LSPX,” pp. 1027–1032, 2017.




DOI: https://doi.org/10.15408/jti.v11i1.6680 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prodi Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Lantai 3, Prodi Teknik Informatika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jl. Ir. H. Juanda No.95, Cempaka Putih, Ciputat Timur. 
Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
Tlp/Fax: +62 21 74019 25/ +62 749 3315
Handphone: +6281371798903
E-mail: jurnal-ti@uinjkt.ac.id


Creative Commons Licence
Jurnal Teknik Informatika by Prodi Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/ti.

 

JTI Visitor Counter: View JTI Stats

 Flag Counter