STREET CHILDREN, POOR TOUCH EDUCATION & PUTTING ATTENTION

Mujahidil Mustaqim

Abstract


Abstract

The study wanted to explore how much physiological, psychological, family, school and community factors to the religiousity of street children in Padang City. This research was conducted in one of the schools that inaugurated the city of Padang as a special education school for urban children especially street children. This type of research is field research by using combination method (mixed method) with sequential explanatory design model type. This study yields the following conclusions: First, the results of quantitative research mention the physiological, psychological, family, school and community influence on the religiosity of learners respectively by 6.3%, 17.8%, 12.5%, 10.2% and 14.9%. This figure indicates that street children although already formalized education, but considered not have a significant impact on the religiosity of street children. The two qualitative research results describe that the low nominal influence is caused by the various problems of life faced by street children, among them the most dominant are the problems of family disharmony, such as the concern and the poor attention of the parent to the education of the child, the unhealthy family communication, parental divorce, misconduct of children, financial shortage and so on. This then causes poor street children from the values ​​of religiosity. The results of this study provide a clear picture that the street children are still not getting the proper education as children in the usual and massive attention that all circles.

 

Abstrak

Penelitian ingin menelusuri seberapa besar faktor fisiologis, psikologis, keluarga, sekolah dan masyarakat terhadap religuisitas anak jalanan di Kota Padang.. Penelitian ini dilakukan di salah satu sekolah yang diresmikan Kota Padang sebagai sekolah pendidikan layanan khusus anak-anak urban perkotaan terutama anak jalanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kombinasi (mixed method) dengan jenis model sequential explanatory design. Penelitian ini menghasilkan sejumlah kesimpulan berikut: Pertama, hasil penelitian kuantitatif menyebutkan pengaruh fisiologis, psikologis, keluarga, sekolah dan masyarakat terhadap religiusitas peserta didik masing-masing sebesar 6.3%, 17.8%,  12.5%, 10.2% dan 14.9%. Angka ini menunjukkan bahwa anak jalanan meskipun sudah diformalitaskan pendidikannya, akan tetapi dinilai belum memberi dampak yang signifikan terhadap religiusitas anak jalanan. Kedua¸hasil penelitian kualitatif mendeskripsikan bahwa rendahnya nominal pengaruh disebabkan karena peliknya berbagai masalah kehidupan yang dihadapi anak jalanan, diantaranya yang paling dominan adalah masalah-masalah ketidakharmonisan keluarga, seperti kepedulian dan perhatian orangtua yang minim terhadap pendidikan anak, komunikasi keluarga yang tidak hangat, perselingkuhan, perceraian orangtua, salah pola asuh, kekurangan finansial dan sebagainya. Hal ini kemudian menyebabkan anak jalanan miskin dari nilai-nilai religiusitas. Hasil penelitian ini memberi gambaran nyata bahwa bahwa anak jalanan masih belum mendapatkan pendidikan yang layak sebagaimana anak-anak pada lazimnya dan perhatian yang massif yang semua kalangan.

 

How to Cite : Mustaqim, M. (2017).  Street Children, Poor Touch Education & Putting Attention. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 4(2), 200-215. doi:10.15408/tjems.v4i2.7232.

Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/tjems.v4i2.7232


Keywords


Determinant Factors of Education; Religiosity; Street Children

References


Abdul Mujib, J. M. (2008). Ilmu Pendidikan Islam. Jakata: Kencana Prenada Media Group.

Aji, G. B. (2010). Pengaruh Keberagamaan terhadap Perilaku Menyimpang Anak Jalanan di Kota Salatiga.

Alfariz. (2015, April 6). Berita Jawa Tengah. Retrieved from Berita Jawa Tengah: http://beritajateng.net/berita-jateng-terbaru-hari-ini/asik-mabuk-lem-enam-anak-jalanan-diciduk-satpol-pp/21206

Anggara, N. (2014, Oktober 12). Koran Padang Ekspres. Retrieved from Koran Padang Ekspres: http://www.koran.padek.co/read/detail/7959

Aries, M. (2013, Oktober 10). Republika. Retrieved from Republika: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/10/10/mugfnp-indonesia-bebas-anjal-di-2014

Astri, H. (2016). Kehidupan Anak Jalanan di Indonesia: Faktor Penyebab, Tatanan Hidup dan Kerentanan Berperilaku Menyimpang. Jurnal Aspirasi (Trial), 5(2), 145-155.

Awaluddin. (2013, Oktober 9). Okezone. Retrieved from Okezone: http://news.okezone.com/read/2013/10/09/500/879352/selinting-ganja-dijual-rp7-ribu-ke-anak-jalanan-di-tol-kebon-jeruk

Barry, C. M., Nelson, L., Davarya, S., Urry, S., Barry, C. M., Nelson, L., … Urry, S. (2010). Religiosity and Spirituality during the Transition to Adulthood. https://doi.org/10.1177/0165025409350964

Chu, D. C. (2007). From Drug Use, 34(5), 661–679. https://doi.org/10.1177/ 0093854806293485

Duriez, B., Soenens, B., & Neyrinck, B. (2009). Is Religiosity Related to Better Parenting, 1287–1307.

Faizuddin, A., An-Nuaimy, T., & Irzal, M. (2016). An Analysis of Factors Influencing Parents in the Selection of Schools. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 3(1), 90-95.

Firmansyah. (2015, Maret 27). Kompas. Retrieved from Kompas: http://regional.kompas.com/read/2015/03/27/18051861/tiga.anak.jalanan.tertangkap. mencurikotakamal.masjid

Fuad Nashori, R. D. (2009). Mengembangkan Kreativitas Dalam Perspektif Psikologi Islami. Jogjakarta: Menara Kudus.

Generasi, P. R. (2014, Januari 10). Pembinaan Anak Jalanan di Ruman Singgah Bina Generasi Kota Padang. (M. Mustaqim, Interviewer)

Hikmawati, F. (2016). Psychoeducation of Character Personal’s Local Wisdom of Sundanese People’s Behaviour in Internalizing Religious Commitment. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 3(1), 64-76.

Indonesia, D. S. (2001). Intervensi Psikososial. Jakarta: Direktorat Kesejahteraan Anak Keluarga dan Usia Lanjut.

Indonesia, D. S. (2011). Koran Harian Padang Ekspress. Padang.

Indonesia, D. S. (2014). Koran Harian Padang Ekspress. Padang.

Kurnia. (2014, Oktober 23). Kementerian Sosial. Retrieved from Kementerian Sosial: http://puspensos.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=101

Kusmanto, T. Y. (2013). Mereka yang Tercerabut dari Masa Depannya: Analisis Sosiologis Problem Sosial Anak di Indonesia. Sawwa: Jurnal Studi Gender dan Anak, 8(2), 225-244.

Laura, K. (2010). Psikologi Umum: Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta: Salemba Humanika.

Lubis, H. Z. (2011). Pengantar Psikologi untuk Kebidanan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Maghfiroh, I. (2015). Pembinaan Agama Islam Terhadap Anak Jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (Rpsbm) Kota Pekalongan. Doctoral dissertation. STAIN Pekalongan.

Masyithoh, S. (2017). The Influence of Parents’ Parenting and Emotional Quotient on Students’ Social Skills. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 4(1), 32-44.

Muhammadiyah, P. R. (2014, Januari 11). Pembinaan Anak Jalanan di Rumah Singgah Attaqwa Muhammadiyah Kota Padang. (M. Mustaqim, Interviewer)

Munawaroh, A. (2000). Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Sikap Sosial Anak Jalanan di Rumah Singgah Darul Hikmah Kalijaten Taman Sidoarjo. Doctoral dissertation. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Nasional, D. P. (2000). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Nata, A., & Sofyan, A. (2014). Pengembangan Desain Model Pembelajaran PAI Berbasis Karakter Mulia yang Holistik, Humanis, Emansipatoris, dan Efektif. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 1(1), 35-50.

Newmayer, E. (2003). Good Policy Can Lower Violent Crime: Evidence from a Cross-National Panel of Homicide Rates. Journal of Peace Research, Vol. 40 No. 60.

Padang, P. D. (2013, Desember 26 ). Rumah Singgah dan Anak Jalanan. (M. Mustaqim, Interviewer)

Saifullah, A. (2009). Skripsi; Pendidikan Agama Islam Anak Jalanan di Ruang Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol Padang. Padang: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Imam Bonjol Padang.

Sari, D. P. (2017). Analisis Program Pemberdayaan Anak Jalanan di Rumah Singgah Tabayun, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Shochib. (2007). Pola Asuh Orang Tua untuk Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineke Cipta.

Stavrova, O., & Siegers, P. (2013). Religious Prosociality and Morality Across Cultures: How Social Enforcement of Religion Shapes the Effects of Personal Religiosity on Prosocial and Moral Attitudes and Behaviors. https://doi.org/10.1177/0146167213510951

Suara Merdeka. (2015, Mei 15). Retrieved from Suara Merdeka: http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/mencuri-lima-anak-jalanan-diamankan/

Sudarsono. (1993). Kamus Filsafat dan Psikologi . Jakarta: Rineka Cipta.

Sulhin, I. (2012). Kemiskinan, kebijakan negara dan kenakalan anak. Jurnal Kriminologi Indonesia, 3(3).

Syah, M. (2010). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosadakarya.

Zulkifli. (2009). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© Copyright CC-BY- SA
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society
, p-ISSN: 2356-1416, e-ISSN: 2442-9848

Web Analytics View My Stats

Flag Counter

 

Indexed By:

DOAJ BASE-Search Google Scholar ISJD LIPI

Advanced Sciences Index (ASI) IPI Portal Garuda