Aliran Psikoanalisis Dalam Perspektif Islam

Faiqatul Husna

Abstract

Abstract:
Humans are the most perfect creatures of God among all beings on this earth. Humans have more problems faced by other creatures in living life, both from social contact and so on. Therefore, some of the many people are scientists doing various ways to find solutions to these problems. Finally, psychology was born which discussed the human psyche. Psychology has a variety of sciences. One of them is developmental psychology. Developmental psychology is a branch of psychology that discusses human psychological development from prenatal to near death. On this occasion will examine and understand one of the schools of psychology, namely the flow of psychoanalysis. In addition to studying the scope of psychoanalysis and its relation to Islamic psychology.

Keywords: Psychology, Psychoanalysis, Islamic Perspective.

 

Abstrak:

Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna di antara seluruh makhluk di muka bumi ini. Manusia memiliki lebih banyak masalah yang dihadapi dibandingkan makhluk lain dalam menjalani kehidupan, baik dari kontak sosial dan lain sebagainya. Maka dari itu, beberapa orang dari sekian banyak manusia itu yakni para ilmuan melakukan berbagai cara untuk mencari pemecahan masalah tersebut. Akhirnya, lahirlah ilmu psikologi yang membahas tentang kejiwaan manusia. Psikologi memiliki berbagai macam ilmu. Salah satu di antaranya adalah psikologi perkembangan. Psikologi perkembangan merupakan suatu cabang ilmu psikologi yang membahas tentang perkembangan kejiwaan manusia dari prenatal sampai hampir meninggal. Pada kesempatan ini akan mengkaji dan memahami salah satu aliran psikologi yaitu aliran psikoanalisis. Selain dikaji ruang lingkup psikoanalisis serta kaitannya dengan psikologi islam.

Kata Kunci: Aliran psikologi, Psikoanalisis, Perspektif Islam.

References

Aji, Rizqon H Syah, & Nur Rohim Yunus, Filsafat Ilmu Pengetahuan Dalam Dimensi Transendental, (Bandung: Fajar Media, 2012).

Arrifai, M. Nasib. Kemudahan dari Allah : Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir volume 1, Jakarta : Gema Insani, 1999.

Baharuddin, Paradigma Psikologi Islam, Yogyakarta: Pustakan Pelajar, Cet. 2, 2007.

Basil, Victor Said. Manhaj al-Bahts ’an al-Ma’rifah ’inda al-Ghazâlî. Beirut: Dâr al-Kitâb al-Libnâny, 2002.

Corey, Gerald. Theory and practice of counseling and psycoterapy. Diterjemahkan oleh E. Koswara, Cet ke 4; PT. Refika aditama, 2009.

De Boer Tj, The History of Philosophy in Islam.,New York: Dover Publication Inc, 1967.

Imâm al-Ghâzalî, Abu Hamid Muhammad.. Ihyâ’ ‘Ulûm al-Dîn. ,Juz III, Beirut : Dâr al-Fikr, 1980.

Mujib, Abdul, & J. Mudzakir, Nuansa-Nuansa Psikologi Islam, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2001.

Mulyani, Ruslany. Psikologi Umum, Bandung: Pustaka Setia, 2010

Najati, Usman. Al-Qur’an dan Psikologi, Jakarta: Aras Pustaka, 2002.

Nashori, Fuad. Potensi-potensi Manusia, Seri Paikologi Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003

Nasr, Sayyed Hossein. Sufism and the Integration of Man dalam C. malik (Ed.). God and Man in Contemporary Islamic Thought. Beirut: American University of Beirut, Contennial Publication,1972.

Nasution, Yasir. Manusia Menurut al-Ghazali. Jakarta: Rajawali Press, 1988.

Purwanto, Yadi. Epistemologi Psikologi Islam, Bandung: PT. Refika Aditama, 2007.

Rauf, Hasymiyah. Psikologi Sufi untuk Transformasi: Hati diri, dan Jiwa ,Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2002.

Sabri, M. Alisuf. Pengantar Psikologi Umum dan Perkembangan. Jakarta:Pedoman Ilmu Jaya,1993.


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/sjsbs.v5i2.9411

Refbacks

  • There are currently no refbacks.