Analisis Hermeneutika-Semiotik Terhadap Kajian Keislaman Di Media Sosial

Muchamad Mufid, Herlina Herlina

Abstract


Media sosial pada hakikatnya diciptakan untuk memudahkan pengguna dalam mengakses dan mendapat informasi. Namun pada praktiknya selalu tidak sejalan dengan tujuan diciptakannya. Islam, pada dasarnya mengajarkan kebaikan dan perdamaian. Namun, ajaran tersebut akhir-akhir ini menjadikan seseorang berperilaku tidak sesuai ajaran, menjadi radikal, serta mudah mengkafirkan. Oleh karenanya, perlu mengkaji setiap kajian, utamanya kajian ke-Islaman dalam media sosial. Analisis Hermeneutika digunakan untuk mengetahui serta menelusuri profil pengarang/da’i/pemberi kajian di media sosial tersebut. Kemudian Analisis Semiotik digunakan untuk dapat melacak kebenaran kajian yang diperolehnya dengan melihat tanda-tanda berupa kata dalam suatu teks, gambar, dan logo. Analisis-analisis tersebut akan memunculkan suatu pengetahuan apakah kajian tersebut bersifat radikal, moderat, dan liberal.

References


Abdul Hamid, “Globalisasi dan Tantangan Dakwah”, Jurnal Kordinat, Vol. XVI No. 1, April 2017.

Ali Sodikin, “Konstruksi Pemberitaan Partai Demokrat di Media Massa(Analisis Framing Pernyataan Pakar Komunikasi Politik di Kompas.com”, Jurnal Kordinat, Vol. XVII No. 2, Oktober 2018.

Asad Ali, Anam Iqbal, dan Kanwal Iqbal, “Effects of Social Media on Youth: A Case Study in University of Sargodha”, International Journal of Advanced Research (IJAR), Int. J. Adv. Res. 4 (11), November 2016.

Fanny Hendro Aryo Putro, “Perilaku Penggunaan Media Sosial dan Identitas Diri (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Perilaku Penggunaan Media Sosial dan Identitas Diri di

Kalangan Mahasiswa S1 Jurusan Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Surakarta)”, The International Conference on Language, Literature and Teaching.

http://wahidinstitute.org/v1/Jaringan/Detail/?id=47/hl=id/Jaringan_Islam_Liberal_JIL, diakses pada 30 Januari 2019, pukul 14.42.

http://www.nu.or.id/post/read/75282/dakwah-islam-moderat-di-dunia-maya-harus-terus-ditingkatkan, diakses pada tanggal 24 Januari 2019 pukul 15.58.

Jacob Amedia, “The Impact of Social Media on Society”, Advanced Writing: POP Culture Intersections, http:/scholarcommons.scu.edu/engl_176/2, 2015.

James Clark (Ed), Using Social Media in The Classroom, London: SAGE Publication, 2013.

Josep Bleicher, Contemporary Hermeneutics, London: Rotledge Paul, 1980.

Komaruddin Hidayat, Memahami Bahasa Agama, Sebuah Kajian Hermeneutika, Jakarta: Paramadina, 1996.

M. Din Syamsuddin, Islam Wasathiyah Solusi Jalan Tengah, Suara Majelis Ulama Indonesia: Mimbar Ulama, Edisi 372, hal. 6.

Marcel Danesi, Pengantar Memahami Semiotika Media, Yogyakarta: Jalasutra, 2017.

Mulawarman dan Aldila Dyas Nurfitri, “Perilaku Pengguna Media Sosial”, Buletin Psikologi, Vol. 25, No. 1, 2017.

Mutaya Saroh, Survey: Pesan Intoleransi Bertebaran di Media Sosial, https://tirto.id/survei-pesan-intoleransi-bertebaran-

Analisis Hermeneutika-Semiotik Terhadap Kajian Keislaman Di Media Sosial

di-media-sosial-cfeY, diakses pada tanggal 28 Januari 2019, pukul 10.37.

Nadirsyah Hosen, Tafsir Al-Qur’an di Medsoss: Mengkaji Makna dan Rahasia Ayat Suci pada Era Media Sosial, Bandung: PT Bentang Pustaka, 2017.

Navi’ Muthohirin, Radikalisme Islam dan Pergerakannya di Media Sosial, Jurnal Afkaruna, Vol. 11, No. 2, Desember 2015.

Nur Abdillah, 33 HP Keluaran Terbaru yang Sudah Rilis di Indonesia, https://www.pricebook.co.id/article/upcoming/2017/08/07/7153/hape-terbaru-yang-akan-rilis, diakses pada Minggu, 20 Januari 2019 pukul 13.09.

Pengguna ponsel di Indonesia mencapai 371,4 juta atau 142 persen dari populasi. Artinya rata-rata penduduk memakai 1.4 ponsel karena satu orang terkadang menggunakan 2-3 kartu telepon seluler. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2017/08/29/pengguna-ponsel-indonesia-mencapai-142-dari-populasi, diakses pada 23 Januari 2019, pukul 10.33 WIB.

Peter R. Scott dan J. Mike Jacka, Auditing Social Media: A Governance and Risk Guide, New Jersey: Institute of Internal Auditors Research Foundation, 2011.

Richard E. Palmer, Hermeneutika: Teori Baru Mengenai Interpretasi, terj. Husnur Hery dan Damanhury Muhammed, cet.II, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Sukron Kamil, Teori Kritik Sastra Arab Klasik dan Modern, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2009.

Sumaryadi dan Susilo Pradoko, Pedagogi Kritis: Bagi Dunia Pendidikan, Yogyakarta: Charissa Publisher, 2018.

Tasmuji, “Teologi Transformatif Jaringan Islam Liberal”, Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 1, No. 2, Desember 2011.

W. Akram dan R. Kumar, “A Study on Positive and Negative Effects of Sosial Media on Society”, IJCSE (International Journal of Computer Sciences and Engineering), Vol. 5 (10), October 2017.

Wahyunanda Kusuma Pertiwi, “Riset Ungkap Pola Pemakaian Medsos Orang Indonesia”, Kompas.com, 01/03/2018, https://tekno.kompas.com/read/2018/03/01/10340027/riset-ungkap-pola-pemakaian-medsos-orang-indonesia, diakses tanggal 30 Januari 2019.

Yasraf Amir Piliang, Semiotika dan Hipersemiotika: Gaya, Kode, dan Matinya Makna, Edisi 4, Bandung: Matahari, 2012.


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/kordinat.v18i2.11496

Refbacks

  • There are currently no refbacks.